Badung Bergerak! Perang Terbuka Lawan Sampah dan Ancaman Abrasi
- account_circle 110
- calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
- visibility 195
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mangupura, Minggu Senin 01 Maret 2026
Badung Bergerak! Perang Terbuka Lawan Sampah dan Ancaman Abrasi

Foto : Bupati Dan Ketua Dprd Badung Pimpin Gerakan Bersih Sampah Di Pantai Petitenget
Bali, indonesiaexpose.co.id — Pemerintah Kabupaten Badung menunjukkan langkah nyata dalam perang melawan sampah pesisir. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti memimpin langsung Gerakan Bali Bersih Sampah yang dipusatkan di Pantai Petitenget, Minggu (1/3/2026).
Aksi lingkungan yang digagas Dinas Lingkungan Hidup Badung ini tidak sekadar membersihkan sampah plastik di garis pantai, tetapi juga disertai penanaman pohon di kawasan pesisir sebagai upaya memperkuat ekosistem pantai. Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan Compost Bag secara simbolis kepada perwakilan seluruh kecamatan di Badung guna mendorong pengolahan sampah organik dari sumbernya.
Gerakan korve massal tersebut menyisir garis pantai dari Pantai Petitenget hingga Pantai Cemagi. Secara bersamaan, aksi bersih-bersih juga digelar serentak di berbagai banjar di seluruh wilayah Badung.
Bupati Adi Arnawa menegaskan, kebersihan pantai merupakan kunci keberlanjutan ekonomi daerah yang bertumpu pada sektor pariwisata.
“Pantai adalah urat nadi pariwisata Badung. Karena itu kebersihannya harus menjadi tanggung jawab bersama. Gerakan ini rutin kita lakukan setiap minggu agar budaya bersih benar-benar tumbuh di masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, penanganan sampah tidak cukup dilakukan di hilir. Pengelolaan harus dimulai dari rumah tangga agar beban lingkungan dapat ditekan sejak awal.
Selain isu sampah, Pemkab Badung juga menyiapkan langkah strategis melindungi pesisir dari ancaman abrasi melalui pembangunan breakwater di sejumlah titik hingga kawasan Canggu.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mengalokasikan anggaran Rp266 miliar pada 2026 untuk mengatasi persoalan banjir melalui penataan drainase, pelebaran sungai, dan pembangunan embung.
Menariknya, Badung juga menggandeng PDAM Tirta Mangutama menerapkan teknologi Membrane-Based Non-Revenue Water Processing (NPR) portabel untuk mengolah air genangan menjadi cadangan air bersih.
Gerakan bersih pantai ini melibatkan ribuan relawan dari unsur TNI, Polri, pelaku usaha pariwisata, mahasiswa, pelajar, hingga masyarakat adat, menandai semakin kuatnya gerakan kolektif menjaga masa depan lingkungan Badung.
(110)
- Penulis: 110
- Editor: putri
- Sumber: hms
