Nyepi dan Idul Fitri Beriringan, Bali Kirim Pesan Kuat Toleransi
- account_circle 080
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bangli, Rabu 18 Maret 2026
Nyepi dan Idul Fitri Beriringan, Bali Kirim Pesan Kuat Toleransi

Bali, indonesiaexpose.co.id — Umat Hindu bersiap menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026. Rangkaian sakral dimulai dari Pemelastian, Tawur Agung Kesanga, hingga puncak Nyepi dan Ngembak Geni. Menariknya, perayaan ini beriringan dengan Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah pada 21–22 Maret, memperkuat pesan toleransi di Bali.
Prosesi Melasti menjadi simbol penyucian bhuana alit dan bhuana agung, dilanjutkan Tawur Agung Kesanga untuk menetralisir energi negatif alam. Malam Pangerupukan diramaikan ogoh-ogoh sebagai representasi Nyomya Bhuta Kala, sebelum umat menjalani Catur Brata Penyepian: Amati Geni, Karya, Lelungan, dan Lelanguan.
Ketua Komisi I DPRD Bali Fraksi PDIP I Nyoman Budiutama S.H , mengajak masyarakat memaknai momentum ini sebagai introspeksi diri dan penguatan toleransi.
“Nyepi dan Idul Fitri adalah ajang mulat sarira serta penyucian alam semesta dalam spirit Vasudhaiva Kutumbakam,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, mempererat semangat menyama braya, serta menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman. Momentum dua hari suci yang berdekatan ini diharapkan menjadi simbol kuat persatuan menuju Bali yang damai dan berbudaya.
(080)
- Penulis: 080
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
