Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » ‘Sejuta Polis Untuk Negeri ‘ Wujud UpayaNyata Industri dalam Meningkatkan Penetrasi dan Literasi Asuransi di Indonesia 

‘Sejuta Polis Untuk Negeri ‘ Wujud UpayaNyata Industri dalam Meningkatkan Penetrasi dan Literasi Asuransi di Indonesia 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2019
  • visibility 203
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa  Dua, Kamis  17  Oktober  2019

 

‘Sejuta Polis Untuk Negeri ‘ Wujud UpayaNyata Industri dalam Meningkatkan Penetrasi dan Literasi Asuransi di Indonesia

 

 

 

BALI,  INDEX  – Guna mendorong peningkatan penetrasidan literasi asuransi di seluruh lapisan masyarakat, Dewan Asuransi Indonesia (DAI)bekerja sama dengan seluruh anggota asosiasi asuransi yang beranggotakan asosiasiasuransi umum(AAUI),asuransi jiwa(AAJI), asuransi jaminan sosial(AAJSI), asuransi syariah(AASI), pialang asuransi dan reasuransi (APPARINDO) serta penilai kerugian asuransi(APKAI), kembali mengadakan eventtahunan ‘Hari Asuransi 2019’ yang kinimemasuki tahun ke-14.

Melalui tematetap “Mari Berasuransi”serta sub tema ‘Sejuta Polis untuk Negeri’, kegiatan Hari Asuransi tahun ini berfokus untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya berasuransi untuk perlindungan jangka kepada sebanyak mungkin masyarakat.

Ketua Umum DAI (Dewan Asuransi lndonesia) Dadang Sukresna mengatakan, perayaan Hari Asuransi ke-14 Tahun 2019 ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan DAI bagi masyarakat Indonesia.

“Melalui tema tetap “Mari Berasuransi” dan sub tema ‘Sejuta Polis untuk Negeri’, kami ingin kembali menjabarkan tujuan bersama untuk meningkatkan pemahaman asuransi, khususnya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dalam mendorong ketersedian akses dan layanan keuangan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat di Indonesia,” tutur Dadang Sukresna di acara pres conference bertempat di Nusa Dua-Bali, Kamis (17/10/2019).

Dadang menjelaskan, berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), penetrasi asuransi di Indonesia masih tergolong rendah, baru 3,01%. Padahal, asuransi seharusnya menjadi andalan sebagai pelindung dari berbagai risiko di masa depan yang dapat mengancam perencanaan keuangan.

Menurutnya, tingkat pendidikan, kesadaran dan pendapatan masyarakat masih menjadi beberapa penyebab utama rendahnya minat masyarakat dalam berasuransi.

“Selain itu, kondisi wilayah Indonesia yang merupakan negara kepulauan, turut memengaruhi percepatan penetrasi asuransi kepada masyarakat dan merupakan tantangan tersendiri bagi Industri asuransi, agar kegiatan penetrasi tidak hanya berfokus di kota-kota besar,” jelasnya.

Untuk itu dalam mensosialisasikan asuransi lebih masif, dilakukan hingga pelosok-pelosok desa dan kepada anak sekolah (SMA/SMK). Tujuannya untuk mengenalkan asuransi sejak dini.

“Jadi ketika tamat sekolah mereka sudah tahu apa asuransi dan produk-produknya,” ujarnya.

Dikatakan DAl melakukan berbagal kegiatan yang berfokus pada edukasi dan sosialisasi manfaat berasuransi kepada seluruh lapisan masyarakat, baik untuk kalangan internal maupun eksternal industri perasuransian, termasuk pada kegiatan Hari Asuransi ini.

Ketua Panitia Hari Asuransi 2019 Fachri Adnan mengatakan terkait tantangan penetrasi asuransi saat ini, insan asuransi melihat masih banyak celah yang dapat dilakukan, guna mencapai tujuan peningkatan masyarakat untuk sadar berasuransi.

Riswinandi, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan NonBank (IKNB) OJK  menambahkan, dalam konteks yang lebih luas, tema yang diambil ini juga searah dengan program pemerintah yang mencanangkan target keuangan inklusif atau presentase jumlah penduduk dewasa yang memiliki akses layanan keuangan pada lembaga keuangan formal sebesar 75% pada akhir tahun 2019,target tersebut tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 tahun 2016.

”Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan bahwa tahun depan Indonesia akan memasuki periode dengan komposisi jumlah penduduk produktif yang tinggi, Hal ini akan berimplikasi pada meningkatnya demandterhadap asuransi karena sebetulnya lapisan golongan masyarakat ini akan membutuhkan berbagai produk keuangan baik untuk proteksi, investasi, dan lain sebagainya,” sambung Riswinandi.

Lanjutnya, potensi tersebut juga ditunjang dengan hegemoni insurance technology(insurtech)yang kian populer, melalui evolusi dalam semua aspek operasional asuransi mulai dari sisi penjualan produk, underwritinghinggapembelian polis yang bisa dilakukan hanya dengan sentuhan jari. Inovasi ini akanmemudahkan perusahaan-perusahaandalam menjangkau untapped marketdan tentunyaakan memberikan pengalaman baru pada calon tertanggung,” imbuhnya.

“Melalui ‘Sejuta Polis Untuk Negeri’, kami berharap distribusi produk-produk asuransi bisa lebih masif. Meningkatnya pemahaman masyarakat akan pentingnya asuransi pada akhirnya akan mampu mendorong percepatan pertumbuhan industri asuransi nasional,” tutup Dadang.

(067)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Bandung, Minggu  26  April  2020

  • PLN Sediakan Listrik Andal untuk Sukseskan GPDRR yang Dibuka Presiden Jokowi

    PLN Sediakan Listrik Andal untuk Sukseskan GPDRR yang Dibuka Presiden Jokowi

    • calendar_month Kamis, 26 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  26   Mei 2022   PLN Sediakan Listrik Andal untuk Sukseskan GPDRR yang Dibuka Presiden Jokowi     “PLN juga menyiagakan 95 personel untuk menjaga keandalan pasokan listrik demi menyukseskan The 7th Global Platform for Disaster Risk Reduction”.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) berhasil menghadirkan listrik tanpa kedip dalam pembukaan The 7th […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Minggu, 2 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  03  Juli 2023 Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Tabanan, Senin  06  Juni  2022   Menjelang Galungan Bupati Tabanan Ngobrol Pintar (Ngopi) dengan Pewarta     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Jelang Hari Raya Galungan dan Kuningan tahun 2022, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, didampingi Sekda, Asisten III dan OPD terkait, bersama Persatuan Wartawan Tabanan (Pewarta), “Ngopi” (Ngobrol Pintar) di Rumah Jabatan […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  01  Desember  2021   Renungan  JOGER  

  • Berikan Perlindungan Produk, Diskop UMKM Kota Denpasar Gelar Sosialisasi HKI

    Berikan Perlindungan Produk, Diskop UMKM Kota Denpasar Gelar Sosialisasi HKI

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  30  September  2019   Berikan Perlindungan Produk, Diskop UMKM Kota Denpasar Gelar Sosialisasi HKI     Sosisalisasi HKI di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar dengan menyasar pelaku UMKM di Kota Denpasar, Seni (30/1/2019).   BALI,  INDEX  –  Sebagai upaya untuk terus mendukung dan penguatan UMKM di Kota Denpasar, Pemkot Denpasar melalui […]

expand_less