Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Mahasiswa XL Future Leaders Berasal Dari Seluruh Provinsi Indonesia Siapkan Mahasiswa Beradaptasi dengan Trend Industri 4.0

Mahasiswa XL Future Leaders Berasal Dari Seluruh Provinsi Indonesia Siapkan Mahasiswa Beradaptasi dengan Trend Industri 4.0

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 17 Nov 2019
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Minggu  17 Oktober 2019.

 

Mahasiswa XL Future Leaders Berasal Dari Seluruh Provinsi Indonesia Siapkan Mahasiswa Beradaptasi dengan Trend Industri 4.0

 

JAKARTA, INDEX  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali mewisuda mahasiswa Program XL Future Leaders (XLFL) dan memulai perkuliahan untuk mahasiswa angkatan baru. Seperti tahun sebelumnya, sebanyak 150 mahasiswa diwisuda, sesuai dengan total jumlah peserta program untuk satu angkatan. Demikian juga, tahun ini ada 150 mahasiswa peserta baru, dari 17.000 lebih pendaftar, yang berhasil menembus tahapan seleksi yang sangat ketat untuk bisa mengisi kuota program XLFL yang sangat terbatas ini. Para mahasiswa XLFL berasal dari semua provinsi di Indonesia. Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini menyematkan tanda kelulusan kepada para mahasiswa angkatan ke-6 yang telah menyelesaikan masa belajar selama dua tahun.

Group Head Corporate Communication XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan, hingga tahun ini Program XLFL sudah meluluskan 6 angkatan dengan total 850 mahasiswa. Dengan mahasiswa angkatan baru ini, sekarang ada sebanyak 300 mahasiswa yang sedang mengikuti program. Satu hal yang juga membuat kami senang, meski tak menjadi pertimbangan khusus pada seleksi, mahasiswa yang terpilih pada program kami ini, juga para alumni, berasal dari hampir seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Yang dari Aceh ada, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan, Sulawesi, NTT, hingga dari Sorong, Papua. Sebagian dari mereka yang telah lulus kini berkiprah di daerah asal melalui beragam aktivitas bisnis, pemerintahan, maupun proyek sosial.

 

” Para mahasiswa yang tahun ini menyelesaikan masa belajar berasal dari 35 perguruan tinggi negeri dan swasta yang terbesar di berbagai kota. Sementara itu, mahasiswa peserta baru berasal dari 45 perguruan tinggi yang berlokasi di 20 provinsi. Dari sisi gender, komposisinya juga cukup berimbang, yaitu 72 perempuan dan 78 laki-laki,” tutur Tri wahyuningsih kepada indonesiaexpose.co.id melalui siaran tertulisnya,Minggu (17/11/2019).

 

Mereka pun berasal dari berbagai disiplin ilmu, baik eksakta maupun sosial. Memang program XLFL tidak membatasi para peserta dari sisi disiplin ilmu di perguruan tinggi masing-masing. Kurikulum XLFL lebih menekankan pada pengembangan soft skills.

 

Peserta XL Future Leaders baru merupakan mahasiswa tahun kedua dan ketiga atau masuk semester ketiga dan kelima, dengan jurusan baik dari rumpun ilmu eksakta maupun ilmu sosial. Program XL Future Leaders terbuka untuk semua jurusan karena kurikulum yang diajarkan lebih mengedepankan penguasaan peserta atas berbagai soft skills yang bertumpu pada kemampuan dalam komunikasi yang efektif, kemampuan mengelola perubahan, serta inovasi dan kewirausahaan.

 

Soft skills yang diajarkan tersebut akan membekali kemampuan para alumni untuk mampu antara lain beradaptasi dengan lingkungan pekerjaan dan segala kegiatan di dalamnya. Mereka akan mudah untuk bekerja dan berkomunikasi secara efektif, juga berpikir secara kritis. Kurikulum yang diterapkan juga sejak awal, sudah dirancang dengan menyesuaikan pada perkembangan era digital hingga beberapa tahun ke depan. Dengan demikian, diharapkan apa yang diajarkan juga akan tetap relevan untuk diaplikasikan di masa ketika digitalisasi semakin mempengaruhi berbagai sisi kehidupan.

Menciptakan solusi berbasis IoT

Bersamaan dengan acara XL Future Leaders National Conference 2019 sepanjang akhir pekan, 15-17 Oktober 2019 ini, juga diselenggarakan eksibisi beragam prototipe layanan Internet of Thing (IoT) inovatif yang dibuat oleh para mahasiswa XLFL sebagai salah satu tugas belajar mereka. Ada 25 prototipe IoT yang dibuat dan selanjutnya dinilai oleh tiga orang juri untuk memilih yang terbaik. Ketiga juri merupakan para ekspert di bidang IoT, yaitu Teguh Prasetya, Ketua Asosiasi IoT Indonesia, Soegijanto, Senior Manager Business Development Polytron, dan Feby Sallyanto, Chief Enterprise and SME Officer XL Axiata.

Beberapa prototipe layanan IoT yang dibuat para mahasiswa merupakan solusi untuk layanan publik, seperti antara lain untuk pengelolaan sampah, antisipasi bencana, pengelolaan sumber air, peningkatan layanan transportasi, hingga perlindungan satwa langka. Selanjutnya juga ada propotipe yang ditujukan sebagai solusi IoT untuk perkebunan yang memiliki kemampuan memantau kondisi tanah, kebutuhan pupuk, hingga kesehatan tanaman. Ada pula solusi bagi para peternak, juga bagi kalangan pengusaha UKM agar mampu mengelola persediaan dan pasokan barang. Tidak ketinggalan, beberapa prototipe lebih ditujukan ke perorangan, mulai dari solusi untuk memantau anak berkebutuhan khusus, memastikan kesehatan tubuh, hingga menjaga kesehatan ibu hamil.

 

Untuk mahasiswa angkatan tahun 2017 / Batch 6 memang ditugaskan membuat proyek solusi digital berbasis IoT. Pertimbangannya tidak lain agar para mahasiswa dapat menyesuaikan diri dengan kondisi terkini di industri pada umumnya yang semakin beradaptasi dengan teknologi digital. Lebih dari itu, di era industri 4.0 di mana saat ini trend industri memang sedang menuju ke sana, teknologi IoT diprediksi akan menjadi penopang utama. Pengenalan teknologi IoT pada para mahasiswa setidaknya akan menjadi dasar bagi mereka beradaptasi dengan teknologi tersebut, sehingga mereka sudah siap dengan solusi serba IoT di saat nanti mulai terjun di dunia kerja.

 

Untuk menjalakan project IoT ini, XLFL mendapat dukungan dari 9 kampus, yakni Institut Pertanian Bogor, Politeknik Negeri Jakarta, Akademi Teknik Telekomunikasi Sandhy Putra Jakarta, Universitas Pendidikan Indonesia, Politeknik Bandung, Universitas Gadjah Mada, Politeknik Negeri Semarang, Universitas Brawijaya, dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya.

(010)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 31  Oktober  2025

  • Mendagri berikan Anjungan Dukcapil Mandiri kepada Kalteng

    Mendagri berikan Anjungan Dukcapil Mandiri kepada Kalteng

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Palangka Raya, Minggu, 19 Juli 2020   Mendagri berikan Anjungan Dukcapil Mandiri kepada Kalteng   Mendagri Tito Karnavian (kiri) secara simbolis memberikan bantuan buku manajemen penanganan COVID-19 kepada Gubernur Kalteng Sugianto Sabran di Palangka Raya, Minggu (19/7/2020). (IST)     KALTENG, INDEX – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberikan sebanyak dua unit mesin Anjungan […]

    • calendar_month Senin, 6 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 6 September 2021   Wawali Arya Wibawa Tinjau Pembangunan TPS3R Desa Dauh Puri Kaja   Wakil Walikota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa meninjau lokasi rencana pembangunan TPS3R di Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar-Bali,Senin, (6/9/2021).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Untuk mewujudkan pengolahan sampah berbasis sumber serta percepatan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle […]

  • Warga  Denpasar  Yang Positif Covid-19, diberi bantuan 150 ribu  perhari  selama 14 Hari

    Warga  Denpasar  Yang Positif Covid-19, diberi bantuan 150 ribu  perhari  selama 14 Hari

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin 23  Maret  2020   Warga  Denpasar  Yang Positif Covid-19, diberi bantuan 150 ribu  perhari  selama 14 Hari   Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Denpasar bergerak cepat guna mengantisipasi dampak yang nantinya ditimbulkan akibat virus corona ini. Tak ingin masyarakat mengalami keresahan di bidang ekonomi […]

  • ITB STIKOM Bali, Satu-satunya PTS di Bali Ditunjuk Sebagai Pendamping SMK se-Bali

    ITB STIKOM Bali, Satu-satunya PTS di Bali Ditunjuk Sebagai Pendamping SMK se-Bali

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 18 Mei 2021   ITB STIKOM Bali, Satu-satunya PTS di Bali Ditunjuk Sebagai Pendamping SMK se-Bali     Bali, indonesiaexpose.co.id    – Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Bali kembali medapat kepercayaan dari pemerintah. Kali ini ITB STIKOM Bali menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS) di Bali bersama dua perguruan tinggi negeri besar […]

  • Antisipasi Cuaca Ekstrim, Pemkab Tabanan Gelar Apel Pasukan

    Antisipasi Cuaca Ekstrim, Pemkab Tabanan Gelar Apel Pasukan

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Tabanan, Senin  06 Desember  2021   Antisipasi Cuaca Ekstrim, Pemkab Tabanan Gelar Apel Pasukan     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Bupati Tabanan dalam hal ini diwakili oleh Sekda I Gede Susila, pimpin Apel Gelar Pasukan Perlengkapan/Sapras dalam mengantisipasi cuaca ekstrim yang dilaksanakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin pagi (6/12). Apel gelar pasukan ini […]

expand_less