Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Lima Arahan Terbaru Presiden Terkait Penanganan Pandemi Covid-19

Lima Arahan Terbaru Presiden Terkait Penanganan Pandemi Covid-19

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2020
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bogor, Selasa  05  Mei 2020

 

Lima Arahan Terbaru Presiden Terkait Penanganan Pandemi Covid-19

Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah arahan terbaru terkait pandemi virus korona atau Covid-19 dalam rapat terbatas yang digelar melalui telekonferensi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 4 Mei 2020 (Foto/ist)

 

JABAR,  INDEX  –  Presiden Joko Widodo menyampaikan sejumlah arahan terbaru terkait pandemi virus korona atau Covid-19 dalam rapat terbatas yang digelar melalui telekonferensi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Senin, 4 Mei 2020. Arahan Presiden tersebut yaitu pertama terkait evaluasi penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang telah berlangsung di 4 provinsi dan 12 kabupaten/kota.

“Saya ingin memastikan bahwa ini betul-betul diterapkan secara ketat dan efektif dan saya melihat beberapa kabupaten dan kota telah melewati tahap pertama dan akan masuk ke tahap kedua. Ini perlu evaluasi, mana yang penerapannya terlalu over, terlalu kebablasan, dan mana yang masih kendur. Evaluasi ini penting sehingga kita bisa melakukan perbaikan-perbaikan di kota/kabupaten maupun provinsi yang melakukan PSBB,” jelas Presiden melalui siaran resminya, Kamis (04/5/2020).

Kedua, Presiden meminta agar setiap daerah yang melakukan PSBB harus memiliki target-target yang terukur. Misalnya, berapa jumlah pengujian sampel dan tes PCR (polymerase chain reaction) yang telah dilakukan, apakah pelacakan yang agresif telah dikerjakan, serta berapa kontak yang telah ditelusuri setiap hari.

“Betul-betul ini harus dikerjakan. Kemudian juga apakah isolasi yang ketat juga dilakukan, karena saya melihat ada yang sudah positif saja masih bisa lari dari rumah sakit, yang PDP (pasien dalam pengawasan) masih beraktivitas ke sana ke mari. Kemudian juga apakah warga yang berisiko, yang manula (manusia usia lanjut), yang memiliki riwayat penyakit, riwayat komorbid (penyakit penyerta), ini sudah diproteksi betul. Evaluasi-evaluasi yang terukur seperti ini perlu dilakukan,” paparnya.

Ketiga, Kepala Negara meminta agar dilakukan monitor secara ketat terkait potensi penyebaran di beberapa klaster seperti klaster pekerja migran, klaster jemaah tablig, klaster Gowa, klaster rembesan pemudik, hingga klaster industri. Menurutnya, pengawasan klaster harus dilakukan secara baik guna mengantisipasi munculnya gelombang kedua.

“Kita lihat bahwa pekerja migran Indonesia, laporan yang saya terima, sudah 89 ribu (pekerja) yang sudah kembali dan akan bertambah lagi kemungkinan 16 ribu (pekerja), ini betul-betul harus ditangani, dikawal secara baik di lapangan sehingga jangan sampai muncul gelombang kedua. Yang lain juga klaster industri, kita harus memastikan industri-industri yang diizinkan beroperasi itu yang mana, harus dicek di lapangan, mereka melakukan protokol kesehatan secara ketat atau tidak,” ungkapnya.

Keempat, yang berkaitan dengan program jaring pengaman sosial yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), paket sembako, bantuan sosial (bansos), bantuan langsung tunai (BLT), hingga Dana Desa yang semuanya telah berjalan. Meski demikian, Presiden ingin agar seluruh program tersebut bisa sampai di tangan keluarga penerima secepatnya pada pekan ini.

Lebih lanjut, Presiden juga meminta Menteri Sosial Juliari P. Batubara, para gubernur, bupati, wali kota, camat, hingga kepala desa untuk turun langsung menyisir ke lapangan. Di samping itu, Presiden juga meminta agar para kepala daerah bisa fleksibel dalam mencari solusi bagi warga miskin yang belum mendapatkan bansos.

“Saya juga minta data penerima bansos dibuka secara transparan, siapa yang dapat, kriterianya apa, jenis bantuannya apa sehingga jelas, tidak menimbulkan kecurigaan-kecurigaan dan kita bisa melakukan segera, koreksi di lapangan. Tadi sudah saya sampaikan mengenai persoalan timing, betul-betul harus di-manage secara baik karena ada bantuan dari pusat, dari daerah, kemudian juga dari desa,” ujarnya.

“Yang terakhir, saya minta dibuat hotline untuk pengaduan sehingga apabila menemukan penyimpangan-penyimpangan, kita bisa ketahui secara cepat,” tandasnya.

(012)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung PLN Kembangkan EBT, Menko Luhut: Indonesia Siap Sambut Investasi USD 700 Miliar

    Dukung PLN Kembangkan EBT, Menko Luhut: Indonesia Siap Sambut Investasi USD 700 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 12 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Nusa Dua, Sabtu 12 November 2022 Dukung PLN Kembangkan EBT, Menko Luhut: Indonesia Siap Sambut Investasi USD 700 Miliar     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan komitmen Indonesia dalam mempercepat transisi energi guna mencapai target net zero emission pada tahun 2060. Luhut menilai target tersebut sangat mungkin […]

  • Terima Audiensi Gapeksindo Denpasar,  Wawali Arya Wibawa Rangkul Kolaborasi dalam Pembangunan

    Terima Audiensi Gapeksindo Denpasar,  Wawali Arya Wibawa Rangkul Kolaborasi dalam Pembangunan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 07  Januari  2025 Terima Audiensi Gapeksindo Denpasar,  Wawali Arya Wibawa Rangkul Kolaborasi dalam Pembangunan   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menerima audiensi dari pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Organisasi Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (GAPEKSINDO) Kota Denpasar, di Gedung Kantor Walikota Denpasar, Selasa (7/2/2024). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota […]

  • Rayakan Hut ke-19 ITB STIKOM Bali Berbagi Kasih

    Rayakan Hut ke-19 ITB STIKOM Bali Berbagi Kasih

    • calendar_month Selasa, 10 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  09  Agustus  2021   Rayakan Hut ke-19 ITB STIKOM Bali Berbagi Kasih   Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadamg Hermawan sedang donor darah di kampus ITB STIKOM Bali. Senin, 09 Agustus 2021.   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Memeriahkan Hut ke-19 yang jatuh pada Selasa, 10 Agustus 2021, ITB STIKOM Bali mengadakan kegiatan kemanusian berupa […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 5 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  06  Desember  2023 Renungan  Joger

  • Sekretariat  DPRD  Prov.Bali

    Sekretariat  DPRD  Prov.Bali

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 18  November  2025 Sekretariat  DPRD  Prov.Bali          

  • Cegah Penyebaran Virus, BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusra-Papua :  Menghimbau Masyarakat optimalkan Layanan Lapak Asik Online maupun Lapak Asik Onside

    Cegah Penyebaran Virus, BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusra-Papua :  Menghimbau Masyarakat optimalkan Layanan Lapak Asik Online maupun Lapak Asik Onside

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Mangupura, Kamis 25 November 2021   Cegah Penyebaran Virus, BPJS Ketenagakerjaan Bali Nusra-Papua :  Menghimbau Masyarakat optimalkan Layanan Lapak Asik Online maupun Lapak Asik Onside Deputi direktur wilayah BPJS Ketenagakerjaan Bali  Nusra – Papua, Toto Suharto     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Ditengah Pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan Bali  Nusra – Papua terus berinovasi dalam […]

expand_less