Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Polres Bogor Bongkar Kasus Jaringan Uang Palsu, 7 Pelaku Berhasil Ditangkap

Polres Bogor Bongkar Kasus Jaringan Uang Palsu, 7 Pelaku Berhasil Ditangkap

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2020
  • visibility 279
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, Rabu  08  Juli  2020

 

Polres Bogor Bongkar Kasus Jaringan Uang Palsu, 7 Pelaku Berhasil Ditangkap

 

 

JAWA  BARAT, INDEX – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bogor Polda Jabar, Rabu (8/7/2020) menggelar konfrensi pers pengungkapan jaringan uang palsu. 7 orang tersangka berhasil dibekuk dan ratusan juta rupiah uang palsu (upal) dan uang dollar yang hendak beredar berhasil diamankan.

“Alhamdulillah, kami telah berhasil mengungkap jaringan kasus peredaran upal dengan menangkap 7 orang tersangka dan berikut barang bukti berupa upal yang akan di edarkan berupa pecahan Rp. 100.000,- sebanyak Rp.357.900.000, upal pecahan $100 sebanyak 92 lembar, 15 lembar bahan uang palsu $, 1 buah printer, 1 buah mesin pencetak uang, bahan-bahan pewarna buat upal,” ucap Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

“Mulanya pelaku ini kami tangkap di daerah Cilebut Sukaraja, kemudian kami lakukan pengembangan dan berhasil menangkap para Pelaku lainnya di wilayah Pabuaran Residen Kota Tanggerang TKP pembuatan upal,” tutur Kapolres.

Terkait pengungkapan itu Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, mengatakan bahwa para pelaku berinisial AKR (50) Pria, RS alias C (43) Pria, RF (48) Wanita, DS (34) Pria, SP (51) Pria, ESR (47) Pria dan NPN (55) Wanita.

“Uang palsu yang diproduksi oleh para pelaku ini belum sempat diedarkan, jadi para pelaku ini memproduksi lebih dahulu kemudian menawarkan kepada calon pelaku pengedar uang palsu lainnya,” imbuh Kabid Humas Polda Jabar.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menyebutkan bahwa para pelaku ini memanfaatkan situasi moment Pandemik Covid-19, namun kami berhasil menangkap lebih dulu sehingga uang palsu tidak sempat beredar khususnya di wilayah Kabupaten Bogor, terangnya.

“Terhadap para tersangka dijerat Pasal 36 ayat (3) juncto Pasal 26 Undang-Undang Republik Indonesia No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman pidana penjara diatas 10 tahun dan pidana denda paling banyak 10 miliard Rupiah,” tutupnya.

(A.Hasibuan)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gobel: Pelabuhan Anggrek Akan Jadi Lokomotif Kemajuan Gorontalo

    Gobel: Pelabuhan Anggrek Akan Jadi Lokomotif Kemajuan Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Gorontalo, Rabu  29  September  2021   Gobel: Pelabuhan Anggrek Akan Jadi Lokomotif Kemajuan Gorontalo Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel Mengatakan Pelabuhan Anggrek Akan Lokomotif Gorontalo, (28/9/21) Dok. DPR RI Sulawesi Utara, indonesiaexpose.co.id – Wakil Ketua DPR RI Rachmat Gobel mengatakan di banyak kota di dunia, kemajuan suatu masyarakat berawal dari pembangunan pelabuhan. Karena itu […]

  • Kapal Pesiar Viking Sun Bisa Berlabuh di Benoa Dengan Syarat?

    Kapal Pesiar Viking Sun Bisa Berlabuh di Benoa Dengan Syarat?

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  06  Maret  2020   Kapal Pesiar Viking Sun Bisa Berlabuh di Benoa Dengan Syarat? Pertemuan Walikota Rai Mantra dan Gubernur Bali, Wayan Koster sepakat melakukan penundaan terkait kunjungan Kapal Pesiar Viking Sun di Benoa, Jumat (6/3/2020) bertempat di rumah jabatan Gubernur Bali, Jaya Sabha Denpasar.   BALI, INDEX – Rencana kedatangan Kapal Viking […]

  • Menkopolhukam dan Menkumham Temui Eks MAHID di Belanda Bahas Kewarganegaraan dan Repatriasi

    Menkopolhukam dan Menkumham Temui Eks MAHID di Belanda Bahas Kewarganegaraan dan Repatriasi

    • calendar_month Minggu, 27 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu 28 Agustus 2023 Menkopolhukam dan Menkumham Temui Eks MAHID di Belanda Bahas Kewarganegaraan dan Repatriasi   (Foto/ist)   Amsterdam, indonesiaexpose.co.id   – Menteri Koordinator Bidang Polhukam, Mahfud MD dan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly temui eks Mahasiswa Ikatan Dinas (MAHID) di Belanda. Mereka berdialog terkait persoalan pelanggaran HAM yang terjadi di masa lalu […]

  • Tutup KFC Danau Toba Rally, Bersama IMI Sumut dan TPL, Ijeck Janji Perbaiki Lintasan

    Tutup KFC Danau Toba Rally, Bersama IMI Sumut dan TPL, Ijeck Janji Perbaiki Lintasan

    • calendar_month Senin, 26 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Simalungun, Senin 26 Juni  2023 Tutup KFC Danau Toba Rally, Bersama IMI Sumut dan TPL, Ijeck Janji Perbaiki Lintasan   (Foto/ist) Sumatera Utara, indonesiaexpose.co.id  – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah menutup secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Reli Putaran l, KFC Danau Toba Rally 2023 di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) Toba Pulp […]

  • Jaya Negara Tebar Ribuan  Benih Ikan Lele

    Jaya Negara Tebar Ribuan  Benih Ikan Lele

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  15  Juni  2019   Jaya Negara Tebar Ribuan  Benih Ikan Lele  Wakil Walikota Denpasar IGN. Jaya Negara bersama Karang Taruna Bhakti Sumerta Kelod dan Komunitas Kali Bersih Warga Empelan Terbin Dangin Tukad Kepisah melakukan giat bersih lingkungan, sungai serta penebaran benih ikan lele di bantaran sungai Terbin kawasan Br. Kepisah, Desa Sumerta Kelod, […]

    • calendar_month Jumat, 12 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  12  Februari  2021

expand_less