Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » BULOG bersama BUMN  Pangan dan Pupuk Bangun Kolaborasi Riset dan Pengembangan Talenta

BULOG bersama BUMN  Pangan dan Pupuk Bangun Kolaborasi Riset dan Pengembangan Talenta

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 18 Jun 2021
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat 18 Juni 2021

 

BULOG bersama BUMN  Pangan dan Pupuk Bangun Kolaborasi Riset dan Pengembangan Talenta

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – BULOG bersama BUMN Klaster Pangan dan Pupuk sepakat membangun kolaborasi riset dan pengembangan talenta dengan meluncurkan Indonesia Food and Fertilizer Research Institute (IFFRI) dan Indonesia Food & Fertilizer Learning Institute (IFFLI) atau “Learning & Research Institute” di Jakarta, Rabu (16/6/2021)

Dalam kolaborasi ini, Pupuk Indonesia melalui Indonesia Fertilizer Research Institute (IFRI) dipercaya sebagai champion untuk IFFRI. Sedangkan Perum Bulog, melalui Bulog Corporate University, menjadi pemimpin atau champion untuk IFFLI.

Adapun BUMN yang tergabung dalam Research & Learning Institute ini adalah Pupuk Indonesia, Perum Bulog, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Selain itu juga PT Sang Hyang Seri, PT Pertani, Perum Perikanan Indonesia, PT Perikanan Nusantara, PT Bhanda Ghara Reksa, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Berdikari, dan PT Garam.

Dalam acara peluncuran IFFRI dan IFFLI tersebut, Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury, menjelaskan bahwa kolaborasi ini dibangun untuk menghasilkan talenta terbaik dan inovasi yang implementatif dari BUMN klaster pangan dan pupuk. Kolaborasi ini juga menjadi jawaban tantangan bisnis di masa mendatang untuk Indonesia.

“Indonesia mempunyai market yang besar dan peluang besar. Tinggal bagaimana BUMN Indonesia mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, nelayan, dan peternak,” ujar Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury di Jakarta, melalui siaran tertulisnya, Jumat (18/6/2021).

Lanjutanya, kita melihat masih ada kekurangan dalam hal global competitiveness di industri pangan, BUMN harus menjadi ujung tombak inovasi di Indonesia.

Lebih lanjut Pahala mengungkapkan bahwa kerja sama antara Pupuk Indonesia dengan BUMN pangan dan Bulog ini nantinya dapat berkolaborasi meningkatkan daya saing sehingga BUMN Indonesia dapat menjadi pemain regional dalam hal ketahanan pangan.

“ Untuk itu, kita membutuhkan inovasi bersama”, kata Pahala. 11 BUMN yang bersinergi ini juga harus dapat menghasilkan talenta-talenta muda terbaik, menghasilkan riset yang bermanfaat, praktikal dan membanggakan.

“BUMN tentunya tidak dapat melakukan semuanya sendiri. Harus ada kerjasama dengan berbagai research center dan juga perguruan tinggi”, tegasnya.

Sementara itu, Direktur Human Capital Perum Bulog, Purnomo Sinar Hadi menambahkan IFFLI diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas karyawan BUMN klaster pangan dan pupuk dengan menyelenggarakan program pembelajaran.

“ Materi di dalamnya merupakan kolaborasi antar anggota Research & Learning Institute,” ujar Purnomo.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman, menjelaskan bahwa pihaknya sangat menyambut baik arahan Kementerian BUMN untuk membuat Indonesia Food and Fertilizer Research Institute ini.

“ Kami yakin, dengan riset yang terintegrasi, kita dapat menghasilkan produk-produk riset yang lebih baik, lebih terarah, terkoordinasi dengan baik dan tidak terjadi tumpang tindih atau redundancy riset diantara lembaga atau perusahaan yang ada.”, kata Bakir.

“Kita juga dapat menyatukan sumber daya kita, baik itu SDM, teknologi maupun tacit knowledge yang dimiliki setiap perusahaan.”, tambahnya.

Sebagai Ketua Klaster BUMN Pangan atau calon holding BUMN industri pangan, Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi menyampaikan bahwa dengan adanya IFFRI dalam konteks pangan akan berperan sebagai akselerasi pencapaian BUMN Klaster pangan mencakup riset pangan dari hulu ke hilir, mulai dari sistem produksi pangan seperti optimalisasi on farm dan off farm, demplot, optimalisasi produksi garam pangan dan industri. berperan untuk mengkaji hilirisasi produk pangan seperti produk turunan gula / tebu, diversifikasi produk ikan, daging, beras dan produk pangan lainnya, hingga riset sistem distribusi pangan dan pemanfaatan teknologi.

(Hartono /009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Kamis  16  April  2020    

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  09  Pebruari  2025 Renungan  Joger

  • Pangdam IX/Udayana dalam HUT TNI ke-74 :  TNI Profesional Kebanggaan Rakyat

    Pangdam IX/Udayana dalam HUT TNI ke-74 :  TNI Profesional Kebanggaan Rakyat

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  06  Oktober  2019   Pangdam IX/Udayana dalam HUT TNI ke-74 :  TNI Profesional Kebanggaan Rakyat   BALI,  INDEX  –  Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto SIP memimpin  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang jatuh pada 5 Oktober 2019 bertempat di lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar-Bali. Turut hadir Gubernur Bali […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 6 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 348
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu   7  Maret  2021   Renungan  JOGER  

  • Kapolri Cabut Telegram Larangan Media Tampilkan Kekerasan Polisi

    Kapolri Cabut Telegram Larangan Media Tampilkan Kekerasan Polisi

    • calendar_month Rabu, 7 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu  7  April  2021   Kapolri Cabut Telegram Larangan Media Tampilkan Kekerasan Polisi   Foto : Surat telegram Kapolri (ist)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  –  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mencabut aturan Surat Telegram (ST) yang isinya melarang media untuk menayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan kepolisian. Setelah mendapat masukan dari publik. Pencabutan tersebut termuat […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Jumat, 16 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat   16  Februari  2024

expand_less