Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » ICW Minta Pemerintah Transparan Dalam Pengeluaran Anggaran Untuk Covid 19

ICW Minta Pemerintah Transparan Dalam Pengeluaran Anggaran Untuk Covid 19

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2020
  • visibility 265
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta ,  Kamis  16  April  2020

 

ICW Minta Pemerintah Transparan Dalam Pengeluaran Anggaran Untuk Covid 19

 

(foto/ist)

 

JAKARTA,  INDEX  –  Indonesia Coruption Watch (ICW) mengatakan, dalam penanganan wabah virus corona (Covid 19) seperti saat ini , sangat mungkin terjadi tindak pidana korupsi , karena itu. ICW meminta pemerintah transparan soal pengeluaran anggaran untuk penanganan Covid 19

 

“Ya harusnya pemerintah transparan dalam hal anggaran , seharusnya tugas jubir Gugus Tugas tidak hanya menyampaikan berapa banyak orang yang meninggal dan jumlah yang sembuh dari virus corona (Covid 19) dan yang positif. Tapi penting juga untuk di sampekan ke masyarakat berapa besar uang yang sudah di gunakan untuk penanggulangan ini,” kata pegiat anti korupsi ICW Wana Alamsyah dalam diskusi bertema ” korupsi dan corona ” belum lama ini.

 

Menurut Wana ,  hal tersebut dilakukan agar masyarakat tahu besaran dan kegunaan anggaran dalam penanganan wabah virus corona (Covid 19) Terlebih lagi ,  dana yang di siapakan untuk penanganan Covid 19 sangat besar.

 

“Kalau kita lihat dari sisi anggaran ada Rp 405 trilun , Pemerintah coba anggaran dalam 4 kategori. Yakni Kesehatan , Jaring Pengaman Sosial , Pajak dan UMKM. Dari anggaran yang besar ini bagaimana pemerintah mengajak masyarakat untuk turut mengawasi kerja , ” sebut nya.

 

Dari sektor kesehatan , Wana mengungkapakn sektor ini merupakan salah satu sektor yang sangat rentan terjadi tindak pidana korupsi. Berdasarkan data ICW dalam kurun waktu 3 tahun terakhir 2017 sudah ada 59 kasus korupsi di sektor ini dengan kerugian negara mencapai 126 Milyar

 

“Kalau di kaitkan dengan wabah , tapi saat itu tidak masifkan sudah pernah terjadi di Indonesia tahun 2015. Menkes Siti Fadillah Supari di tetapkan oleh KPK tersangka korupsi Vaksin Flu Burung. Inikan preseden ini sudah terjadi sehingga yang perlu dilakukan pemerintah coba menguatkan dari instrumen hukumnya ,” ujar Wana.

 

Lanjut Wana dalam kondisi penanganan wabah virus corona Covid 19 , seperti saat ini hal yang rentan tindak pidana korupsi ialah proses pengadaan barang dan jasa. Ia menyebut Modus yang digunakan para oknum ini dengan melakukan mark up harga

 

Sebelum diberitakan , Presiden RI Joko Widodo mengatakan untuk menangani Covid 19 , pemerintah di perkirakan mengeluarkan tambahan belanja dalam APBN 2020 mencapai Rp 405,1 trilun. Total anggaran itu di alokasikan sebesar Rp 75 trilun untuk belanja bidang kesehatan Rp 110 trilun untuk perlindungan sosial Rp 70,1 trilun untuk insentif Perpajakan dan Stimulus Kredit Usaha Rakyat ( KUR) Rp 150 trilun untuk pembiyaan Program pemulihan ekonomi nasional.

( Hartono/009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jabar Peringati Hari Sumpah Pemuda ke 91

    Polda Jabar Peringati Hari Sumpah Pemuda ke 91

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin 28  Oktober  2019   Polda Jabar Peringati Hari Sumpah Pemuda ke 91   Kapolda Jabar lrjen Pol Drs Rudy Sufahriadi sebagai lnspektur Upacara pada peringatan upacara Hari Sumpah Pemuda ke 91 di Mapolda Jabar, Jl.Soekarno Hatta 748 Bandung Senin pagi (28/10/2019) (Foto : A.Hasibuan/indonesiaexpose.co.id)   Jawa Barat,INDEX  –  Kepala kepolisian daerah (Kapolda) Jabar, Irjen […]

  • Gubenur Koster dan Forkompinda Sepakat Tolak Ormas Preman Yang Meresahkan Bali

    Gubenur Koster dan Forkompinda Sepakat Tolak Ormas Preman Yang Meresahkan Bali

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 356
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 12  Mei  2025 Gubenur Koster dan Forkompinda Sepakat Tolak Ormas Preman Yang Meresahkan Bali       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Seluruh unsur pimpinan Bali menyatakan sikap tegas menolak keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menyaru menjaga ketertiban, namun justru berperilaku preman, menebar ancaman, dan menciptakan ketegangan sosial. Hal ini di ungkapkan Gubenur Bali Wayan Koster […]

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 30 September 2022   Pemerintah  Kota  Denpasar Mengucapkan Selamat  Hari  Kesaktian  Pancasila

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 9 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 10  November  2020   Renungan  JOGER  

  • Sinergi Pemkot Denpasar Bersama OJK, Persamakan Persepsi Terkait Penyaluran KUR Kepada UMKM Mikro Kecil

    Sinergi Pemkot Denpasar Bersama OJK, Persamakan Persepsi Terkait Penyaluran KUR Kepada UMKM Mikro Kecil

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  5  April  2021   Sinergi Pemkot Denpasar Bersama OJK, Persamakan Persepsi Terkait Penyaluran KUR Kepada UMKM Mikro Kecil   Bali,  indonesiaexpose.co.id    – Pemkot Denpasar melalui Dinas Koperasi Kota Denpasar melaksanakan rapat terkait upaya penyamaan persepsi dalam kegiatan pelaksanaan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2020 dan 2021. Rapat yang dipimpin Kadis Koperasi […]

  • index

    index

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Bali, Senin 03 April  2023

expand_less