Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Sabtu   05   November 2022

Perayaan Tumpek Landep, Bupati Tabanan Berikan Kuis Kepada Para Peserta Sembahyang

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Hal yang menarik terjadi saat pelaksanaan perayaan Tumpek Landep kali ini, tak hanya melakukan persembahyangan secara khusyuk, dalam upacara yang dipimpin oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M ini juga diwarnai dengan suasana yang penuh semangat dan sukacita. Persembahyangan berlangsung di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan dan dimulai sejak pagi, Sabtu, Saniscara Kliwon, Landep (5/11/2022).

Perayaan Rahina Tumpek Landep sebagai langkah tindak lanjut dari instruksi Gubernur Bali Nomor 12 Tahun 2022, dengan pelaksanaan Upacara Jana Kerthi dan atau Atma Kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali bedasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era baru. Nampak turut mengikuti persembahyangan, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta para Asisten, Forkopimda, Para Kepala Bagian beserta OPD Terkait di lingkungan Setda dan seluruh Camat di Tabanan.

Secara filosofis, tumpek landep memiliki makna yang sangat baik jika diimplementasikan dalam pelaksanaan tata-titi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Seperti pada kata akhirannya landep yang berarti “lancip” yang mengacu pada lancipnya tonggak pemikiran manusia. Esensi dari filosofi tersebut, seperti disampaikan Bupati Tabanan, Sanjaya, menjadi momen bagi kita sebagai manusia untuk selalu instrospeksi diri, mulat sarira, serta menajamkan kembali pikiran kita, untuk meraih tujuan yang lebih baik dalam kehidupan.

Jatuh di setiap 210 hari, Tumpek Landep adalah momen pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, ida Sang Hyang Pasupati. Di mana kita memohon kepada Sang Hyang Pasupati agat pikiran kita menjadi baik, sesuai dengan norma-norma agama. “Di Hari tumpek landep ini, setiap 6 bulan sekali kita instrospeksi diri, apa yang telah kita lakukan 6 bulan lalu sampai sekarang, benarkah kita sudah melaksanakan hal-hal yang sesuai dengan ajaran agama hindu atau norma agama dan norma negara” Sanjaya menyampaikan.

Pihaknya juga menegaskan, dalam Tumpek Landep ini, selain berdoa dan instrospeksi, sudah sepatutnya juga menjadi momen bagi kita berterima kasih kepada barang-barang pusaka yang dimiliki. Sebab benda-benda tersebut menjadi alat / pendukung aktifitas kita dan bermanfaat untuk melindungi diri kita ataupun untuk kemajuan masyarakat dan bangsa jika dilihat pada era kekinian. Sanjaya juga berpesan agar kearifan lokal dari Tumpek Landep ini tiak hilang dimakan zaman dan tergerus dengan kemajuan teknologi. Sehingga memahami betul apa itu esensi, makna dan filosofi Tumpek sendiri itu menjadi penting.

“Karena dalam Visi Misi Nangun Sat Kerthi, bagaimana kita menjaga sebuah keseimbangan dan keharmonisan ala mini, baik itu manusianya, kramanya, baik itu tata laksana budayanya maupun alam lingkungannya, harus dijaga kesuciannya secara sekala dan niskala. Tumpek Landep adalah bagian dari implementasi visi misi kita” paparnya. Kearifan lokal, pelestarian adat dan budaya yang metaksu, juga ditegaskannya, menjadi bagian dari daya tari Bali bagi para pengunjung di luar Bali. Oleh sebab itu budaya Bali yang adiluhung tidak boleh kita tinggalkan.

Hal yang menarik yakni usai persembahyangan dan di tengah-tengah sambutannya, Bupati Sanjaya melemparkan pertanyaan berbentuk kuis kepada para peserta sembahyang terkait upacara yakni menyebutkan, apa saja 30 wuku, 5 panca wara dan 7 sapta wara dan bagi peserta yang berhasil menyebutkan dengan lengkap, langsung diberikannya hadiah. Tentu saja kuis tersebut disambut antusiasme yang tinggi oleh para peserta dan merekahkan senyum suka cita di pagi hari itu.

Tak lupa Sanjaya juga terus menerus mengingatkan agar ajaran yang sangat sederhana dari para leluhur, namun memiliki implementasi yang luar biasa tersebut untuk selalu dilestarikan. Terutama dalam menegakkan ajaran Tri Hita Karana, menjaga harmonis manusia dan Ida Sang Hyang Widi Wasa, manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam dan lingkungannya, harus kita jaga lingkungan juga, baik dari hulu, tengah maupun hilir.

“ingat ada 6 tumpek yang wajib kita puja, Tumpek Lanep sebagai esensi jana kerthi dan atma kerthi, bagaimana kita melancipkan dan mengharmoniskan pikiran kita sehingga menjadi bagus dan suci dalam menjalankan kaidah-kaidah yang baik, terlepas dari kegelapan, kebodohan dan kesengsaraan,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korem 163/Wira Satya Gelar Simakrama Bersama Puluhan Insan Media di Bali

    Korem 163/Wira Satya Gelar Simakrama Bersama Puluhan Insan Media di Bali

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Denpasar,  Sabtu  27  April  2024 Korem 163/Wira Satya Gelar Simakrama Bersama Puluhan Insan Media di Bali     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Media massa merupakan pilar keempat dalam pembangunan demokrasi. Hal itu disampaikan oleh Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Chb I Made Oka Widianta pada saat menggelar acara simakrama yang dirangkai dengan halal bihalal untuk mempererat silaturahmi […]

  • Keputusan Presiden ,PLN Siap Melaksanakan

    Keputusan Presiden ,PLN Siap Melaksanakan

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa  31 Maret  2020   Keputusan Presiden ,PLN Siap Melaksanakan     JAKARTA,  INDEX  –  PLN mendukung penuh kebijakan Pemerintah untuk membebaskan pembayaran listrik bagi 24 juta pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA) dan memberikan diskon 50 persen bagi 7 Juta pelanggan dengan daya 900 VA bersubsidi. Keringanan biaya listrik ini akan berlaku […]

  • Persiapan Rampung 100 Persen, PLN Siap Hadirkan Listrik Tanpa Kedip untuk KTT AIS Forum 2023

    Persiapan Rampung 100 Persen, PLN Siap Hadirkan Listrik Tanpa Kedip untuk KTT AIS Forum 2023

    • calendar_month Kamis, 5 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  06  Oktober 2023 Persiapan Rampung 100 Persen, PLN Siap Hadirkan Listrik Tanpa Kedip untuk KTT AIS Forum 2023   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) memastikan persiapan untuk menghadirkan listrik andal tanpa kedip pada perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic Island States (AIS) Forum yang akan diselenggarakan pada 10 – 11 Oktober 2023 […]

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 425
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 29 Mei  2020

  • Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung.

    Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung.

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Lumajang, Rabu 16  Juli  2025 Pemkot Denpasar Ngaturang Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung.   Jajaran Pemkot Denpasar yang dipimpin Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat melaksanakan Bhakti Penganyar di Pura Mandhara Giri Semeru Agung, […]

  • Koster-Giri dan Jaya- Wibawa Dapat Dukungan Penuh Masyarakat Banjar Pegok ,Denpasar

    Koster-Giri dan Jaya- Wibawa Dapat Dukungan Penuh Masyarakat Banjar Pegok ,Denpasar

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  20  Oktober  2024 Koster-Giri dan Jaya- Wibawa Dapat Dukungan Penuh Masyarakat Banjar Pegok ,Denpasar   Cagub   Bali, indonesiaexpose.co.id – Calon Wakil Gubenur Bali Nyoman Giri Prasta dan paslon petahana nomor urut 2 Pilwali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara–I Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) melakukan simakrama dan persembahyangan ‘Pujawali Purnama Kapat ‘ […]

expand_less