Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nusa Tenggara Timur » Ratusan Karyawan Demo Disnaker , Tuntut Hapus Potongan Infaq Karyawan Yayasan RSI dan Bayar Hak Pekerja

Ratusan Karyawan Demo Disnaker , Tuntut Hapus Potongan Infaq Karyawan Yayasan RSI dan Bayar Hak Pekerja

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
  • visibility 381
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mataram, Kamis 29  Mei  2025

Ratusan Karyawan Demo Disnaker , Tuntut Hapus Potongan Infaq Karyawan Yayasan RSI dan Bayar Hak Pekerja

 

NTB, indonesiaexpose.co.id   –  Ratusan orang termasuk karyawan Yayasan Rumah Sakit Islam (RSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram, Jalan Gajah Mada, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Rabu (28/5/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan yang mereka alami, termasuk kebijakan pemotongan infaq 2,5 persen dari gaji karyawan yang dinilai tidak transparan hingga gaji dibawah UMR. Lebih dari 25 karyawan RSI ikut aksi.

Koordinator aksi, Syaifullah, mengatakan bahwa aksi ini digelar untuk memperjuangkan hak-hak karyawan yang selama ini dinilai diabaikan oleh yayasan. Dia menyebut, pemotongan infaq tersebut tidak pernah disosialisasikan secara resmi kepada karyawan dan dilakukan tanpa persetujuan.

“Pemotongan infaq itu kami tolak. Tidak ada penjelasan untuk apa dan ke mana uang itu disalurkan. Kami merasa diperlakukan tidak adil,” tegasnya.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan sejumlah tuntutan, diantaranya membatalkan pungutan infaq 2,5 persen kepada karyawan, membayar penuh hak-hak karyawan tanpa pemotongan yang tidak jelas, merombak total kepengurusan Yayasan RSI NTB termasuk evaluasi kepemimpinan Lalu Imam Hambali.

“Membayar hak karyawan seperti upah lembur dan insentif secara utuh, menyesuaikan gaji karyawan RSI NTB agar setara dengan Upah Minimum Regional (UMR) dan mengusut aliran dana hasil pemotongan gaji karyawan,” kata orator aksi, Syaifullah.

Melalui aksi ini, para karyawan RSI NTB berharap agar Disnaker Kota Mataram turut memediasi dan mendorong penyelesaian menyeluruh terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan Yayasan RSI NTB yang diketuai oleh Lalu Imam Hambali.

“Ini bukan sekadar soal infaq. Ini soal keadilan dan transparansi. Kami hanya ingin hak kami dipenuhi, bukan dijadikan objek pemotongan sepihak,” pungkas Syaifullah.

Spanduk-spanduk bernada tajam dibentangkan, antara lain bertuliskan “Tanggung Jawab, Ketua Yayasan Wajib Mundur”, “Hak Pekerja adalah Kewajiban”, “Potong Infaq Karyawan Buat Bayar Hutang?”, “Bayar Penuh Hak Kami, atau Kami Tuntut Sampai Akhirat!”, “Kembalikan Yayasan RSI NTB ke Tangan yang Tepat”, dan “Usut Dana Yayasan, Sekarang!”.

Salah seorang perwakilan karyawan yang telah bekerja selama 26 tahun mengaku kecewa dan merasa haknya diabaikan. Ia mengatakan tidak pernah diberi informasi terkait adanya pemotongan infaq.

Ia juga menambahkan, potongan tersebut dikhawatirkan akan terus berlaku hingga pensiun, yang menurutnya sangat tidak manusiawi.

“Kami tidak tahu potongan itu ke mana. Tidak pernah ada pemberitahuan, tahu-tahu gaji sudah berkurang. Padahal nilai itu sangat berarti untuk kebutuhan hidup kami,” ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Mataram, H. Rudi Suryaman, mengatakan bahwa persoalan yang disampaikan para pendemo pada dasarnya berkaitan dengan pemotongan gaji berupa infaq sebesar 2,5 persen yang dilakukan secara sepihak oleh pihak yayasan RSI NTB.

“Tuntutan mereka sudah kami catat dan terima. Kami juga sudah sampaikan agar mereka melakukan dialog terlebih dahulu dengan pihak yayasan, barangkali bisa ditemukan jalan keluar terbaik,” ujar Rudi.

Ia menambahkan bahwa sebagai pemerintah, pihaknya akan turun tangan jika memang upaya mediasi internal menemui jalan buntu. “Kalau mentok, baru pemerintah bisa masuk untuk memediasi. Tapi ini kan internal mereka dulu, karena sifatnya infaq atau sumbangan, bukan potongan resmi yang diatur,” jelasnya.

Namun demikian, Disnaker tetap akan memantau jika ditemukan pelanggaran ketenagakerjaan, khususnya terkait pembayaran upah di bawah standar atau pelanggaran hak-hak normatif lainnya.

“Harapan kita, dua pihak bisa duduk bersama dan sepakat. Kalau sepakat, kami siap memfasilitasi mediasi secara resmi,” pungkasnya.

Latar Belakang Kasus

Masalah pemotongan infaq bukan satu-satunya polemik yang menjerat Yayasan RSI NTB. Sebelumnya, yayasan ini juga tersandung persoalan utang kepada kontraktor proyek pembangunan yang hingga kini belum diselesaikan.

Sejumlah kontraktor lokal menyatakan bahwa mereka belum menerima pembayaran atas proyek renovasi dan pembangunan di lingkungan RSI NTB. Nilainya disebut mencapai ratusan juta rupiah.

Akibat belum dibayarnya proyek tersebut, kontraktor mengaku mengalami kerugian finansial dan bahkan harus menunda proyek lainnya. Situasi ini memicu ketegangan antara pihak yayasan dan para penyedia jasa.

(061)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 08  April  2022   Jaya Negara Terima Kunjungan Menteri PPN Suharso Manoarfa di TPS3R Sekar Tanjung. Siap Bersinergi Pusat – Daerah Wujudkan Penanganan Sampah Terintegrasi di Kota Denpasar   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menerima kunjungan kerja Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Suharso Manoarfa didampingi Gubernur Bali, Wayan Koster […]

  • Kapolres Sukabumi Kota Laksanakan Rakor Pengelolaan Harkamtibmas

    Kapolres Sukabumi Kota Laksanakan Rakor Pengelolaan Harkamtibmas

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Bandung,  Kamis  07  November  2019   Kapolres Sukabumi Kota Laksanakan Rakor Pengelolaan Harkamtibmas   Jawa Barat,INDEX  –  Kepala Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota Polda Jabar, Rabu (6/11/2019) melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) Pengelolaan Harkamtibmas di Wilayah Hukum Polres Sukabumi Kota. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Waka Polres Sukabumi Kota, Kasat Intelkam Polres Sukabumi Kota, Perwakilan kantor cabang […]

  • Dukung Kemajuan dan Penguatan Industri Halal PT. Sucofindo Teken MoU Dengan UIN STS Jambi

    Dukung Kemajuan dan Penguatan Industri Halal PT. Sucofindo Teken MoU Dengan UIN STS Jambi

    • calendar_month Minggu, 19 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  19  September  2021   Dukung Kemajuan dan Penguatan Industri Halal PT. Sucofindo Teken MoU Dengan UIN STS Jambi Dirut Sucofindo Mas Wigrantoro Roes Setiyadi Bersama Rektor Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Acara MoU, (17/9/2021)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – PT SUCOFINDO (Persero) melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha […]

  • Sambut HUT Polwan Ke – 73, Laksanakan Baksos Kepada Warga Kurang Mampu Dimasa PPKM

    Sambut HUT Polwan Ke – 73, Laksanakan Baksos Kepada Warga Kurang Mampu Dimasa PPKM

    • calendar_month Selasa, 31 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Bandung,  Selasa  31  Agustus  2021   Sambut HUT Polwan Ke – 73, Laksanakan Baksos Kepada Warga Kurang Mampu Dimasa PPKM   Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id  –  Polwan Polres Majalengka Polda Jabar, Selasa (31/8/2021) kembali melaksanakan bakti sosial (Baksos) dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan ke-73, Bakti sosial tersebut berupa penyaluran bantuan kepada masyarakat kurang mampu. Kapolres […]

  • Kapolri : “Penanganan Kejahatan Transnasional Perlu Keterlibatkan Seluruh Aparatur Penegak Hukum”

    Kapolri : “Penanganan Kejahatan Transnasional Perlu Keterlibatkan Seluruh Aparatur Penegak Hukum”

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat  4  Desember  2020   Kapolri : “Penanganan Kejahatan Transnasional Perlu Keterlibatkan Seluruh Aparatur Penegak Hukum” Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis saat menandatangani pengukuhan Tim Koordinasi lnterpol Indonesia, Jumat (4/12/2020)     JAKARTA, indonesiaexpose.co.id  – Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menyatakan kejahatan transnasional merupakan kejahatan komprehensif yang memerlukan penanganan yang tepat, cepat, dan sinergis. […]

  • Ida  Cokorda  Mengwi XIII

    Ida  Cokorda  Mengwi XIII

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle 001
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Bali, Senin  10  Agustus  2026 Ida  Cokorda  Mengwi XIII            

expand_less