Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Pemerintah Perlu Rumuskan Regulasi Royalti Lagu yang Adil dan Tidak Bebani Pelaku Usaha

Pemerintah Perlu Rumuskan Regulasi Royalti Lagu yang Adil dan Tidak Bebani Pelaku Usaha

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 281
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu 06  Agustus 2025

Pemerintah Perlu Rumuskan Regulasi Royalti Lagu yang Adil dan Tidak Bebani Pelaku Usaha

 

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyoroti polemik penarikan royalti atas pemutaran lagu di ruang-ruang publik yang tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat. Ia meminta Kementerian Hukum (Kemenkum) segera merumuskan regulasi teknis yang tidak memberatkan para pelaku usaha, namun tetap melindungi hak-hak ekonomi pencipta lagu.

“DPR RI juga mencermati dunia permusikan yang beberapa saat ini ada dinamika, dan kami sudah minta Kementerian Hukum yang kemudian juga membawahi LMK-LMK (Lembaga Manajemen Kolektif) untuk juga kemudian membuat aturan yang tidak menyulitkan,” kata Dasco  melalui siaran resminya di Jakarta, Senin (4/8/2025).

Menurut Dasco, saat ini Komisi X DPR RI tengah membahas revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Revisi ini diharapkan mampu memberikan kejelasan hukum dan sistem pengelolaan royalti yang lebih transparan dan akuntabel.

“Sambil menunggu revisi Undang-Undang Hak Cipta yang sedang direvisi oleh DPR (pemerintah perlu menciptakan regulasi yang adil),” imbuh Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Isu royalti musik kembali mencuat setelah sejumlah pelaku usaha—terutama pemilik kafe, restoran, dan hotel—menyatakan keberatan atas kewajiban membayar royalti atas lagu yang diputar di tempat usaha mereka. Banyak yang merasa prosedur penarikan royalti tidak transparan dan terlalu membebani, apalagi di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Data dari Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) mencatat, pada tahun 2023 total pendapatan royalti mencapai lebih dari Rp 150 miliar, namun distribusinya ke para pencipta lagu masih menjadi sorotan. Saat ini, ada sekitar 10 Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang beroperasi di Indonesia dengan tugas menarik dan mendistribusikan royalti dari berbagai jenis penggunaan lagu.

Di sisi lain, para musisi dan pencipta lagu menuntut hak ekonomi mereka dipenuhi sebagaimana diatur dalam hukum. Mereka menyebut pemutaran karya tanpa kompensasi adalah bentuk pembajakan yang dilegalkan.

Dasco menekankan bahwa aturan teknis yang akan disusun pemerintah dan LMK harus bersifat adil dan tidak menimbulkan konflik baru antara pelaku usaha dan pencipta lagu. “Harus ada kejelasan mekanisme, transparansi besaran tarif, serta saluran pengaduan jika ada pelanggaran dari kedua pihak,” ujarnya.

DPR, lanjut Dasco, juga berharap revisi UU Hak Cipta nanti dapat mengatur lebih rinci klasifikasi tempat usaha berdasarkan skala bisnis, sehingga pemberlakuan royalti bisa lebih proporsional.

(002)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIC Berikan Apresiasi Kepada KPK OTT Pejabat Kemensos RI

    CIC Berikan Apresiasi Kepada KPK OTT Pejabat Kemensos RI

    • calendar_month Sabtu, 5 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu  5  Desember  2020   CIC Berikan Apresiasi Kepada KPK OTT Pejabat Kemensos RI   Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigastion Commiittee (CIC) R. Bambang. SS JAKARTA  ,indonesiaexpose.co.id  –  Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigastion Commiittee (CIC) Memberikan Aspreasiasi kepada pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam beberapa hari ini telah berhasil melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap […]

  • Menangkan Hati Rakyat , Paslon  AMERTA  Blusukan ke Pasar  Trandisional

    Menangkan Hati Rakyat , Paslon  AMERTA  Blusukan ke Pasar  Trandisional

    • calendar_month Sabtu, 14 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 236
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  14  November  2020   Menangkan Hati Rakyat , Paslon  AMERTA  Blusukan ke Pasar  Trandisional       BALI, INDEX –  Ketika Pasangan Calon (Paslon) AMERTA Nomor Urut 2 Gede Ngurah Ambara Putra dan Made Bagus Kertha Negara turun ke Pasar Sindu dan Pasar Intaran, banyak masukan dan keluhan pedagang. Salah satu keluhan pedagang yang […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 18 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  19  November  2022 Renungan  JOGER  

  • PDAM Tirta Patria Kota Blitar

    PDAM Tirta Patria Kota Blitar

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 360
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  29  Oktober  2025 PDAM Tirta Patria Kota Blitar  

  • Selamatkan  Uang  Negara, Kejati Kalbar  Terima  Penghargaan  dari  Mensos  Tri  Rismaharini

    Selamatkan  Uang  Negara, Kejati Kalbar  Terima  Penghargaan  dari  Mensos  Tri  Rismaharini

    • calendar_month Kamis, 26 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Pontianak, Kamis  26  Agustus  2021    Selamatkan  Uang  Negara, Kejati Kalbar  Terima  Penghargaan  dari  Mensos  Tri  Rismaharini Penghargaan Diterima Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr Masyhudi, SH.MH di Kantor Kemensos Jakarta, Selasa (24/8/2021)(Foto/ist)   Kalimantan  Barat, indonesiaexpose.co.id   – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menerima penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, atas keberhasilannya menyelamatan uang Negara acara penyerahan di […]

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Kuta,  Jumat  20   Mei 2022   Wagub Cok Ace Dampingi Wamen Agama RI Serahkan Cinderamata Kepada Pemda Atas Partisipasi PAI (Foto/ist)   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menghadiri acara Pemberian Tanda Mata kepada Pemerintah Daerah Tk. I dan II yang telah berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam Pendidikan Agama Islam […]

expand_less