Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Dugaan Pemalsuan TTD hingga KDRT  Terkuak: Pansus TRAP DPRD Bali Siap Seret Mr. Puneet Malhotra ke Ranah Hukum

Dugaan Pemalsuan TTD hingga KDRT  Terkuak: Pansus TRAP DPRD Bali Siap Seret Mr. Puneet Malhotra ke Ranah Hukum

  • account_circle 080
  • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
  • visibility 169
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar , Senin  02  Maret  2026

Dugaan Pemalsuan TTD hingga KDRT  Terkuak: Pansus TRAP DPRD Bali Siap Seret Mr. Puneet Malhotra ke Ranah Hukum

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali, Selasa (24/2/2026), berubah panas. Manajemen Queens Tandoor Restaurant dipanggil untuk memberikan klarifikasi atas dugaan pelanggaran tata ruang dan perizinan yang disebut belum tuntas.

Rapat di Ruang Gabungan Lantai III DPRD Bali itu dipimpin Sekretaris Pansus TRAP, I Dewa Nyoman Rai, SH., MH., bersama Wakil Sekretaris Dr. Somvir. Tak hanya jajaran manajemen, pemilik saham kedua entitas usaha turut dimintai keterangan.

Sorotan Pansus tak lagi semata soal administrasi tata ruang. Sejumlah temuan yang dipaparkan dalam forum memunculkan dugaan pelanggaran yang lebih serius—bahkan berpotensi pidana.
Sindiran dan Klaim “Dukungan Penuh”

Situasi memanas seusai rapat salah  satu  pemegang  saham ‘ Queens Tandoor Restaurant, Mr. Puneet Malhotra’, disebut melontarkan pernyataan bernada sindiran. Ia dikabarkan menyatakan mendapat dukungan penuh dari Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, serta aparat penegak hukum yang siap membantu kelangsungan usahanya meski dinilai melanggar aturan.

Pernyataan itu, menurut sejumlah anggota Pansus TRAP, terdengar langsung oleh peserta rapat lainnya. Klaim tersebut dinilai berpotensi mencatut nama pejabat dan aparat penegak hukum untuk kepentingan pribadi.

“Jika benar ada pencatutan nama pejabat daerah maupun aparat hukum, itu tidak bisa ditoleransi. Kewibawaan pemerintah harus dijaga,” ujar salah satu anggota Pansus yang enggan disebutkan namanya.

Temuan Mengejutkan

Dalam forum, Pansus mengungkap sejumlah dugaan pelanggaran serius, antara lain:

  • Dugaan pemalsuan tanda tangan di perusahaan GRO Indonesia
  • Dugaan gaji ratusan karyawan Queens Tandoor Restaurant yang tidak dibayarkan.
  • Dugaan penahanan ijazah karyawan.
  • Dugaan penganiayaan terhadap sejumlah karyawan.
  • Dugaan pemalsuan tanda tangan untuk pengajuan status WNI.
  • Dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
  • Dugaan pencatutan nama pimpinan Bali, aparat penegak hukum, imigrasi, dan DPRD.

Pansus menegaskan seluruh temuan tersebut masih dalam tahap pendalaman dan akan dikoordinasikan dengan instansi berwenang.

Potensi Jerat Hukum dan Sanksi Pidana

Jika dugaan tersebut terbukti, sejumlah ketentuan perundang-undangan dapat dikenakan:

1. Pemalsuan Tanda Tangan
Melanggar Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat.
Ancaman pidana: penjara hingga 6 tahun.
2. Penahanan Ijazah dan Upah Tidak Dibayar
Melanggar Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.
Sanksi: pidana penjara hingga 4 tahun dan/atau denda hingga Rp400 juta (Pasal 185).
Penahanan dokumen pribadi pekerja juga dapat dikualifikasikan sebagai perampasan hak dan berpotensi pidana jika disertai unsur tekanan atau ancaman.
3. Penganiayaan
Melanggar Pasal 351 KUHP.
Ancaman pidana: penjara hingga 2 tahun 8 bulan, dan lebih berat bila menyebabkan luka berat.
4. Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
Melanggar Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.
Ancaman pidana: hingga 5 tahun penjara atau lebih, tergantung akibat yang ditimbulkan.
5. Dugaan Manipulasi Dokumen KewarganegaraanJika terbukti memalsukan dokumen untuk pengajuan WNI, dapat dijerat Pasal 263 KUHP serta ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia, dengan ancaman pidana penjara.
Kewibawaan Negara Dipertaruhkan.

Pansus TRAP menegaskan, persoalan ini bukan semata konflik administratif usaha, melainkan menyangkut marwah hukum dan kewibawaan pemerintah daerah maupun pusat.

“Bali tidak boleh menjadi tempat praktik pembangkangan hukum. Jika ada pelanggaran, proses pidana harus berjalan,” tegas salah satu pimpinan rapat.
Pansus menegaskan akan merekomendasikan hasil temuan kepada aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan instansi terkait, untuk proses lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak  Queens Tandoor Restaurant belum memberikan klarifikasi resmi atas seluruh dugaan yang mencuat dalam rapat RDP tersebut.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: putri
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 25 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 26 November 2022 Renungan  JOGER  

  • Ekonomi Bali Tumbuh di Atas Nasional, OJK Soroti Kredit Seret dan Gadai Ilegal

    Ekonomi Bali Tumbuh di Atas Nasional, OJK Soroti Kredit Seret dan Gadai Ilegal

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 491
    • 0Komentar

    Denpasar , Jumat  10  April  2026 Ekonomi Bali Tumbuh di Atas Nasional, OJK Soroti Kredit Seret dan Gadai Ilegal   “NGORTE, Ngobrol Bersama Update Berita With Media” yang digelar Jumat malam (10/4/2026).   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menegaskan ekonomi daerah tetap berada di jalur positif dengan pertumbuhan melampaui rata-rata nasional. […]

  • STIKOM  BALI

    STIKOM BALI

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  06  Maret  2022   STIKOM  BALI  

    • calendar_month Minggu, 9 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Bangli, Minggu  09  April  2023 Penkab Bangli  Ngaturang  Bakti  Penganyar di Pura   Agung  Besakih   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Serangkaian Karya Ida Batara Turun Kabeh di Pura Agung Besakih. Pemerintah Kabupaten Bangli, ngaturang bakti penganyar di Pura Penataran Agung Besakih Kab. Karangasem, Minggu 09/04/2023. Bakti Penganyar dipimpin oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta beserta Ny. […]

  • Promo HUT 27 Tahun XL Axiata Tebar Bonus untuk Pelanggan Setia

    Promo HUT 27 Tahun XL Axiata Tebar Bonus untuk Pelanggan Setia

    • calendar_month Minggu, 8 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 398
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  08  Oktober 2023. Promo HUT 27 Tahun XL Axiata Tebar Bonus untuk Pelanggan Setia   Program spesial ini berlaku untuk layanan XL Prabayar, XL PRIORITAS, AXIS, XL SATU Fiber, dan XL Axiata Business Solutions. Pelanggan bisa mendapatkan promo dan bonus menarik selama bulan Oktober 2023 melalui aplikasi myXL, AXISNet, dan saluran-saluran penjualan seperti […]

  • KPK panggil tujuh saksi kasus proyek SPAM Kementerian PUPR

    KPK panggil tujuh saksi kasus proyek SPAM Kementerian PUPR

    • calendar_month Jumat, 15 Feb 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Jakarta ,Jumat 15 Februari 2019 KPK panggil tujuh saksi kasus proyek SPAM Kementerian PUPR Juru Bicara KPK Febri Diansyah.(Foto/Ist)     JAKARTA, INDEX – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tujuh saksi dalam penyidikan kasus suap pelaksanaan proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tahun Anggaran 2017-2018. Tujuh saksi itu dijadwalkan diperiksa untuk dua tersangka berbeda, […]

expand_less