Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Wacana Pariwisata Halal di Bali, Tak sesuai Potensi, Karakter dan Branding Pariwisata Pulau Dewata

Wacana Pariwisata Halal di Bali, Tak sesuai Potensi, Karakter dan Branding Pariwisata Pulau Dewata

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 17 Mar 2019
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuta, Minggu 17 Maret 2019

 

Wacana Pariwisata Halal di Bali, Tak sesuai Potensi, Karakter dan Branding Pariwisata Pulau Dewata

Wayan Puspa Negara,S.P.,MSi.

 

BALI, INDEX  – Tokoh masyarakat sekaligus politisi andal Wayan Puspa Negara,S.P.,MSi.  menyatakan, bahwa konsep Parwisata Halal yang disuarakan calon wakil presiden Sandiaga Uno tidak cocok dikembangkan di Bali.

“Konsep pariwisata halal tidak sesuai dengan potensi, karakter, serta branding pariwisata Bali Yang selama ini telah mendunia,”  jelas Caleg DPRD Badung dari Partai Golkar nomor urut 2 Dapil Kuta ini.

“Jika konsep itu dipaksakan di Bali malah akan menyebabkan kemunduran pariwisata Bali. Karena inilah maka semua pelaku pariwisata di Bali menolak konsep pariwisata halal itu,” tambahnya.

Menurut Puspa Negara , konsep pariwisata halal layak dikembangkan di destinasi-destinasi wisata yang memiliki kedekatan kultur dengan kebudayaan Timur Tengah dan memiliki potensi untuk menarik kedatangan pelawat dari kawasan itu.

“Potensi wisatawan Timur Tengah bagi Bali sangat kecil sehingga secara pertimbangan ekonomi tidak masuk akal melakukan investasi besar-besaran membangun pariwisata halal di Bali,”paparnya.

Merujuk data pariwisata Bali, Puspa Negara menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir penyumbang wisatawan terbanyak bagi Bali adalah negara-negara Asia seperti Cina, Jepang, Korea, Taiwan dan India, serta negara-negara Barat seperti Australia, Inggris, Amerika, Jerman, Perancis dan Belanda.

“Inilah potensi pasar yang harus terus menerus kita jaga dan kembangkan,”

Menariknya, negara-negara pasar terbesar itu mencerminkan hubungan yang erat dengan karakter pariwisata Bali.

“Karakter pariwisata kita adalah pariwisata budaya, sebuah model pembangunan pariwisata yang bersifat kerakyatan dan berkelanjutan. Pariwisata budaya ini dijiwai oleh kearifan lokal masyarakat Bali dan secara filosofis dilandasi oleh ajaran Hindu,”

Wisatawan dari negara-negara Barat itu datang ke Bali karena tertarik dengan keunikan kebudayaan Bali. Sedangkan wisatawan dari negara-negara Asia berkunjung ke Bali karena mereka merasakan adanya hubungan kultural yang dekat dengan Bali.

“Contohnya Cina dan India. Kedua wilayah ini sudah memiliki hubungan kebudayaan dan ikatan emosional dengan Bali sejak berabad-abad lampau,”imbuhnya.

“Kebijakan pengembangan pariwisata Bali sudah tepat. Karena kita pariwisata budaya tentunya yang kita kembangkan adalah pasar yang wisatawannya tertarik dan peduli dengan kebudayaan Bali,”ungkapnya.

Selain itu, konsep pariwisata budaya ini telah menjadi branding yang sangat kuat di tingkat global dan telah terbukti membawa kemakmuran bagi para pelaku industri pariwisata serta masyarakat Bali.

Di tataran global, branding itu membuat Bali dikenal sebagai The Last Paradise, surga terakhir yang dihuni oleh pemeluk Hindu yang selalu menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Pencipta dan Alam-nya.

“Branding ini bisa rusak jika kita mengembangkan konsep pariwisata yang tidak cocok dengan keunikan dan karakter budaya Bali, misalnya konsep pariwisata halal itu,” tegas Puspa Negara.(016)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITB  Stikom  Bali

    ITB  Stikom  Bali

    • calendar_month Kamis, 22 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  22  Juli  2021 ITB  Stikom  Bali    

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 03  April  2025 Renungan  Joger  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  07  Pebruari  2025 Renungan  Joger  

  • Segera Dibuka di Bulan Maret, Living World Denpasar Siap Menjadi Destinasi Belanja Terbesar di Bali

    Segera Dibuka di Bulan Maret, Living World Denpasar Siap Menjadi Destinasi Belanja Terbesar di Bali

    • calendar_month Rabu, 8 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 418
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  09  Maret 2023 Segera Dibuka di Bulan Maret, Living World Denpasar Siap Menjadi Destinasi Belanja Terbesar di Bali Ilustrasi Mall Living World Denpasar (foto/ist)   Bali,  Index   – Setelah sukses di kota Tangerang dan Pekanbaru, pusat perbelanjaan dengan konsep Home Living, Lifestyle & Eat-ertainment yang dikembangkan oleh Kawan Lama Group, Living World, akan […]

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Nusa  Dua, Rabu  23  September  2020  

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 25 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  26  Desember  2021   Renungan  JOGER  

expand_less