Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Jaya Negara Nyanggingin Serangkaian Karya Metatah Lan Menek Kelih Paiketan Mahasatya

Jaya Negara Nyanggingin Serangkaian Karya Metatah Lan Menek Kelih Paiketan Mahasatya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 20 Okt 2019
  • visibility 159
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin 21  Oktober  2019

 

Jaya Negara Nyanggingin Serangkaian Karya Metatah Lan Menek Kelih Paiketan Mahasatya

Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat Nyanggingin serangkaian Karya Manusa Yadnya Metatah lan Menek Kelih Paiketan Mahasatya KSU Santi Asih di Banjar Tatasan Kaja, Minggu (20/10/2019).

 

BALI,  INDEX  –  Sebagai wujud sradha dan bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa serta membantu sesama, Paiketan Mahasatya, KSU Santi Asih, Br. Tatasan Kaja menggelar upacara Manusa Yadnya Karya Metatah dan Menek Kelih Massal. Dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara “ngayah” Nyanggingin serangkaian karya metatah yang digelar bertepatan dengan Redite Pon Perangbakat, Minggu (20/10/2019).

Sebagai Wakil Walikota, Jaya Negara memang tidak asing lagi dalam tugas nyanggingin. Terlihat begitu terampil dan apik dalam menatah. Lantunan kidung dan suara gender mengiringi Wawali Jaya Negara melaksanakan tugas dalam menatah peserta. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota, I Gusti Ngurah Gede, Anggota DPRD Provinsi Bali, AA Ngurah Adhi Ardhana, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, Pimpinan OPD serta sanak saudara dan peserta metatah dan menek kelih masal.

Disela-sela pelaksanaan karya Wakil Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara mengatakan, bahwa ritual potong gigi (mepandes) yang merupakan salah satu ritual Manusa Yadnya yang wajib dilakukan. Dalam agama Hindu Mepandes wajib dilakukan ketika anak menginjak usia remaja atau sudah dewasa.

” Ritual ini bertujuan untuk mengendalikan 6 sifat buruk manusia yang menurut agama Hindu dikenal dengan istilah sad ripu (enam musuh dalam diri manusia),” Ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, selain merupakan sebuah kewajiban yang dilaksanakan dalam kehidupan, metatah merupakan upacara untuk menetralisir sifat buruk dalam diri manusia yang disebut dengan Sad Ripu yang meliputi Kama (sifat penuh nafsu indriya), Lobha (sifat loba dan serakah), Krodha (sifat kejam dan pemarah), Mada (sifat mabuk atau kemabukan), Matsarya (sifat dengki dan irihati), dan Moha (sifat kebingungan atau susah menentukan sesuatu).

“Metatah dan Menek Kelih masal merupakan wujud bhakti kepada Sang Pencipta, sehingga guna memnuhi kewajiban manusia wajib beryadnya, Dengan dilaksanakannya karya metatah dan menek kelih masal ini diharapkan mampu meningkatkan sradha dan bhakti umat, serta para peserta atau yang bersangkutan mampu menjadikan diri lebih dewasa dan bijak baik dalam berpikir, berbuat dan berbicara,” ujar Jaya Negara.

Sementara Penasehat Panitia Karya Metatah dan Menek Kelih Masal, I Ketut Suteja Kumara didampingi Penasehat Paiketan Mahasatya, I Ketut Catur serta Ketua PanitiaI Made Karmana menambahkan, bahwa seluruh rangkaian karya dilaksanakan sejak pagi hari Minggu (20/10) yang diawali dengan Medengan-dengan (Pengekeban) dan Mekala-Kalaan. Dilanjutkan dengan Upacara Metatah dan Menek Kelih serta Natab Mepedamel yang dipimpin Ida Pedanda Griya Toko. Seluruh rangkaian acara akan berakhir dengan pelaksanaan upacara madingin kasur yang dilaksanakan pada Senin (23/10).

Menurut Catur,  bahwa dari pelaksanaan Karya Manusa Yadnya ini merupakan ajang untuk saling membantu serta meringankan beban sesama Umat Hindu, serta meningkatkan syukur dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.

“Tentu kami dari Paiketan dan Koperasi berkomitmen untuk membantu sesama serta meringankan beban umat dalam pelaksanaan yadnya, serta selalu berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat serta dapat meningkatkan sradha dan bhakti umat,” tutupnya.

(076)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Deklarasi Yayasan Bhakti Petani Nusantara dan Pelantikan Pengurus Koperasi Bhakti Mandiri.

    Deklarasi Yayasan Bhakti Petani Nusantara dan Pelantikan Pengurus Koperasi Bhakti Mandiri.

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 24 Mei 2023   Deklarasi Yayasan Bhakti Petani Nusantara dan Pelantikan Pengurus Koperasi Bhakti Mandiri.   Gede Suarsa bersama Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko, S.IP, M.Si., Kepala Staf Kepresidenan RI yang sekaligus sebagai Ketua Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam sebuah artikel berjudul Manusia Bali, […]

  • STIKOM  BALI

    STIKOM  BALI

    • calendar_month Jumat, 25 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  25  Februari  2022 STIKOM  BALI  

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  03  Februari  2022   Kasus Covid-19 Meningkat di Kota Denpasar, Satgas Ambil Langkah Taktis.PTM Dihentikan, Pembelajaran Kembali Daring, Fasilitas Publik Ditutup Sementara   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana saat memimpin Rapat Kordinasi di Ruang Praja Utama Kantor Walikota Denpsar, Kamis (3/2/2022).     […]

  • ITB Stikom Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  17  Agustus  2021 ITB Stikom Bali    

  • Tak Terima Ditegur, Sejumlah Pemuda Keroyok Anggota Polisi dan Aparat Desa

    Tak Terima Ditegur, Sejumlah Pemuda Keroyok Anggota Polisi dan Aparat Desa

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  27  Juli  2020   Tak Terima Ditegur, Sejumlah Pemuda Keroyok Anggota Polisi dan Aparat Desa   Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.I saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Bandung,Senin (27/7/2020) (foto : Ist/indonesiaexpose.co.id)   JAWA  BARAT, INDEX– Sejumlah pemuda di Kp. Kerenceng, Desa Bojong Malaka, Kec. Baleendah, Kabupaten Bandung mengeroyok seorang anggota polisi […]

  • Warga Lembang Temukan Mortir Sisa PD II, Sat Brimob Polda Jabar Sisir Lokasi

    Warga Lembang Temukan Mortir Sisa PD II, Sat Brimob Polda Jabar Sisir Lokasi

    • calendar_month Minggu, 23 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Bandung, Minggu  23  Januari  2022   Warga Lembang Temukan Mortir Sisa PD II, Sat Brimob Polda Jabar Sisir Lokasi     Jawa Barat, Indonesiaexpose.co.id  –  Sebuah bahan peledak jenis mortir yang diduga sisa Perang Dunia II ditemukan oleh warga di Kampung Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si […]

expand_less