Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Jaya Negara Hadiri Serangkaian Karya Manusia Yadnya Metatah lan Menek Kelih

Jaya Negara Hadiri Serangkaian Karya Manusia Yadnya Metatah lan Menek Kelih

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 28 Des 2019
  • visibility 222
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  28  Desember  2019

 

Jaya Negara Hadiri Serangkaian Karya Manusia Yadnya Metatah lan Menek Kelih

 

 

Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara saat Menghadiri serangkaian Karya Manusia Yadnya Metatah lan Menek Kelih, Desa Padangsambian Klod bersama Paguyuban Pemangku Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) di Banjar Jabapura, Jumat (27/12/2019).

 

BALI,  INDEX  –  Sebagai wujud sradha dan bhakti umat Hindu kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa serta membantu sesama, Pemerintah Desa Padangsambian Klod bersama Paguyuban Pemangku Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) melaksanakan upacara metatah masal yang digelar pada, Sukra Umanis Wuku Ukir, Jumat (27/12). Upacara ini dilaksanakan sebagai upaya pemerintah Desa Padangsambian Klod untuk memberdayakan masyarakat membuat sarana upakara dan mendorong masyarakat untuk melaksanakan upacara dengan biaya yang murah, sesuai sastra agama dengan tidak menghilangkan makna upacara.

 

Hadir langsung dalam upacara tersebut Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara. Turut hadir dalam kesempatan tersebut beberapa tokoh masyarakat setempat, warga masyarakat dan peserta metatah dan menek kelih massal.

 

Disela-sela pelaksanaan karya Wakil Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara mengatakan bahwa ritual potong gigi (mepandes) yang merupakan salah satu ritual Manusa Yadnya yang wajib dilakukan. Dalam agama Hindu Mepandes wajib dilakukan ketika anak menginjak usia remaja atau sudah dewasa. Ritual ini bertujuan untuk mengendalikan 6 sifat buruk manusia yang menurut agama Hindu dikenal dengan istilah sad ripu (enam musuh dalam diri manusia). Ujarnya.

 

Lebih lanjut dikatakannya, selain merupakan sebuah kewajiban yang dilaksanakan dalam kehidupan, metatah merupakan upacara untuk menetralisir sifat buruk dalam diri manusia yang disebut dengan Sad Ripu yang meliputi Kama (sifat penuh nafsu indriya), Lobha (sifat loba dan serakah), Krodha (sifat kejam dan pemarah), Mada (sifat mabuk atau kemabukan), Matsarya (sifat dengki dan irihati), dan Moha (sifat kebingungan atau susah menentukan sesuatu).

 

“Metatah dan Menek Kelih massal merupakan wujud bhakti kepada Sang Pencipta, sehingga guna memenuhi kewajiban manusia wajib beryadnya, Dengan dilaksanakannya karya metatah dan menek kelih masal ini diharapkan mampu meningkatkan sradha dan bhakti umat, serta para peserta atau yang bersangkutan mampu menjadikan diri lebih dewasa dan bijak baik dalam berpikir, berbuat dan berbicara,” ujar Jaya Negara.

 

Sementara Ketua Panitia Upacara Metatah Masal, Jro Mangku Wayan Suwarsa, mengatakan peningkatan sumber daya manusia khususnya pada paguyuban pemangku terus dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Padangsambian Klod. Bahkan sering menghadirkan Ida Pandita Mpu Acharya Nanda guna memberikan dharma wecana kepada pemangku dan umat. Mangku Suwarsa menjelaskan ritual potong gigi yang dalam tradisi Hindu di Bali dikenal dengan nama Mapandes (Masangih) atau Metatah.

 

“Upacara Matatah ini merupakan salah satu proses yang harus dilakukan oleh umat Hindu. Hal itu dikarenakan dalam upacara Mapandes/Matatah ini, guru rupaka atau si orang tua akan memberikan kesempatan kepada anaknya untuk memohon maaf atas kesalahannya baik yang diperbuat secara sengaja maupun tidak disengaja,” Ujar Wayan Suwarsa

 

Selanjutnya, Masangih yang artinya mempertajam pikiran. “Dalam hal ini, mempertajam pikiran disimbolkan dengan menyembah kedua orang tua. Terakhir adalah Matatah, yakni ritual memotong gigi taring yang dilakukan oleh seorang sangging. Sebelum upacara dilaksanakan si anak akan melakukan ritual menyembah para roh leluhur sekaligus memohon restu kepada kedua orang tuannya. Inilah inti dari upacara potong gigi ini. Dengan adanya runtutan acara tersebut, makna upacara matatah ini adalah untuk menghilangkan kotoran diri dalam wujud kala, bhuta, pisaca, dan raksasa, dalam arti jiwa dan raga diliputi oleh watak sad ripu.

 

“Dengan upacara ini dilaksanakan si anak mampu menemukan jati diri nya dan mampu melakukan pengendalian diri dan bisa menjadi anak yang suputra sesuai harapan orang tua dan keluarga,”pungkasnya.

(075)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muhammad Ali, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar : Sosialisasikan Penyesuaian Iuran BPJS Kesehatan 

    Muhammad Ali, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar : Sosialisasikan Penyesuaian Iuran BPJS Kesehatan 

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  30  Juni  2020   Muhammad Ali, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Denpasar : Sosialisasikan Penyesuaian Iuran BPJS Kesehatan   BALI, INDEX  –  Mengacu pada Perpres No.64 Tahun 2020, mulai 1 Juli 2020 hingga Desember 2020 besaran iuran JKN untuk peserta mandiri yang mencakup Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) akan mengalami penyesuaian. […]

  • Serangkaian Hut Pemprov Bali Ke-56. Pemkot Denpasar Raih Juara 1 Cabang Futsal

    Serangkaian Hut Pemprov Bali Ke-56. Pemkot Denpasar Raih Juara 1 Cabang Futsal

    • calendar_month Sabtu, 6 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 06 Agustus 2022   Serangkaian Hut Pemprov Bali Ke-56. Pemkot Denpasar Raih Juara 1 Cabang Futsal   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –   Tim Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar berhasil keluar sebagai Juara 1 dalam cabang olah raga Futsal serangkaian Hut Pemprov Bali ke-56. Tim Pemkot Denpasar berhasil menjadi yang terbaik setelah di babak final menekuk Tim […]

  • PLN Optimis Penjualan Meningkat saat New Normal

    PLN Optimis Penjualan Meningkat saat New Normal

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Jakarta,  Minggu  21  Juni  2020   PLN Optimis Penjualan Meningkat saat New Normal     JAKARTA,  INDEX  – PLN optimis penjualan Listrik akan kembali meningkat di era new normal. Sebelumnya, secara total konsumsi listrik mengalami penurunan saat diberlakukannya PSBB. Langkah yang dilakukan untuk meningkatkan penjualan “New Normal” pada Tahun 2020 meliputi intensifikasi dan ekstensifikasi. ” […]

  • Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Libur Panjang Natal dan Pergantian Tahun

    Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Libur Panjang Natal dan Pergantian Tahun

    • calendar_month Kamis, 17 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  17 Desember 2020.   Jaringan XL Axiata Siap Hadapi Libur Panjang Natal dan Pergantian Tahun Teknisi sedang bekerja di atas tower BTS (Base Transceiver Station) XL Axiata yang berlokasi di Pantai Klayar, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur.  XL Axiata meningkatkan kapasitas jaringan sebesar 2x untuk mengantisipasi kenaikan trafik data […]

  • Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Denpasar Bertambah 3 Orang

    Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Denpasar Bertambah 3 Orang

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  13  September  2020   Pasien Covid-19 Meninggal Dunia di Denpasar Bertambah 3 Orang Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   “Pasien Sembuh Bertambah 21 Orang, Kasus Positif Bertambah 29 Orang”. BALI, INDEX – Pasien Covid-19 di Kota Denpasar yang dinyatakan meninggal dunia kembali bertambah. Pada Minggu […]

  • Aburizal Bakrie sebut Airlangga siap jadi capres

    Aburizal Bakrie sebut Airlangga siap jadi capres

    • calendar_month Rabu, 4 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Jakarta , Kamis  05  Desember  2019   Aburizal Bakrie sebut Airlangga siap jadi capres Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie (foto/ist)     DKI, INDEX  – Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie mengungkapkan dalam Munas X Golkar, di Jakarta, Rabu, mengenai kesiapan Airlangga Hartarto untuk diusung sebagai calon Presiden RI dalam Pilpres 2024. […]

expand_less