Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Dapat Kucuran Stimulus 30 M Dari Perum Perindo Genjot Penyerapan Ikan Tangkapan Nelayan 1500 Ton

Dapat Kucuran Stimulus 30 M Dari Perum Perindo Genjot Penyerapan Ikan Tangkapan Nelayan 1500 Ton

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Sabtu  02  Mei  2020

 

Dapat Kucuran Stimulus 30 M Dari Perum Perindo Genjot Penyerapan Ikan Tangkapan Nelayan 1500 Ton

(Foto/ist)

JAKARTA,  INDEX   – Setelah mendapat kucuran stimulus 30 Miliar Perusahaan Umum Perikanan Indonesia Perum Perindo berencana mempercepat penyerapan ikan nelayan yang terdampak Covid 19 , kucuran stimulus dari pemerintah melalui Kementerian Kelautan Perikanan KKP di targetkan dapat menyerap ikan sebanyak 1500 Ton

Direktur Utama Perum Perindo Farida Mokodompit mengatakan, dukungan modal usaha sangat di butuhkan untuk meningkatkan kapasitas pembelian ikan hasil tangkapan nelayan dan hasil budidaya petambak. Penyerapan hasil tangkapan ikan nelayan ini di dasari banyak nya yang terdampak wabah Covid 19.

” Penyerapan yang pertama tentu saja di lokasi-lokasi kami. Kami juga akan berkoordinasi dengan Ditjen Perikanan Tangkap KKP misalnya, yang punya data cold strorage dan nelayan-nelayan yang ikannya belum tertampung,” ujar Farida dalam keterangan tertulisya kemarin….

Ia mengatakan belakangan serapan hasil perikanan mereka berkurang drastis. Oleh karena itu, penyerapan ikan tangkapan nelayan oleh Perum Perindo merupakan komitmen perusahaan terhadap para nelayan. Perseroan mulai menyerap hasil perikanan nelayan pada awal Mei 2020 melalui lima cabang dan 23 unit yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mereka juga akan berkoordinasi dengan pihak lain, untuk memperluas penyerapan.

Untuk tahap awal, tutur Farida, Perum Perindo merencanakan menyerap hasil tangkapan nelayan dan hasil budidaya petambak di 6 wilayah di Indonesia. Keenam wilayah tersebut antara lain Natuna, Tahuna, Ternate, Bacan, Merauke dan Sulawesi Selatan.

Direktur Operasional Perum Perindo Arief Goentoro menambahkan bahwa serapan pertama senilai Rp10 Miliar. Produk yang akan diserap yaitu berbagai jenis ikan, cumi, gurita, udang dan produk perikanan lainnya dengan total volume 151.515 kilogram. Tahap kedua, Perum Perindo menyerap produk perikanan sebesar 639.900 kilogram dengan valuasi Rp15 miliar dan seterusnya hingga target serapan nelayan terpenuhi.

Untuk tahap awal  Perum Perindo merencanakan menyerap hasil tangkapan nelayan hasil budidaya dan petambak di enam (6) wilayah di Indonesia. Ke enam wilayah tersebut antara lain Natuna , Tahuna , Ternate , Bacan , Merauke dan Sulawesi Selatan

Direktur Oprasional Perum Perindo Arief Goentoro menambahkan bahwa serapan pertama senilai 10 Miliar produk yang akan di serap yaitu berbagai jenis ikan , cumi , gurita , udang dan produk perikanan lain nya dengan total volume 151.151 kg

Tahap kedua Perum Perindo akan menyerap produk perikanan sebesar 639.900 kg dengan value Rp 15 Miliar dan seterusnya hingga target serapan nelayan terpenuhi untuk Natuna jenis ikan yng akan diserap berupa cumi , layang demersal lokal dan gurita

Sedangkan di Tahuna ikan yang akan di serap yakni layang deho  dan cakalang , sementara itu di daerah lain serapan ikan berupa jenis ikan barramundi , gulama , tuna dan udang

“Produk ikan yang di serap Perum Perindo dari nelayan dan petambak selanjutnya akan di manfaatkan untuk di olah di Unit Pengolahan Ikan (UPI) milik Perum Perindo. Selanjutnya hasil pengolahan di jual melalui market place secara online , kerjasama reseller dan bahan paket bantuan sosial yang disalurkan oleh Perum Perindo ” ungkap Arief

Selain itu hasil serapan ikan juga di manfaatkan untuk bahan baku industri dalam negeri ekspor dan sebagian di simpan di 14 Unit Cold Strorage yang di kelola perusahaan Perum Perindo. Berharap langkah KKP memberikan fasilitas pinjaman dapat di ikuti oleh Kementerian lain dan Perbankan sebagai komitmen bersama membantu nelayan di tengah pandemi Covid 19

Pasal nya nelayan dan petambak adalah dua kelompok usaha mikro kecil dan menengah (UKM) yang ikut terdampak wabah virus corona di sebabkan berkurangnya aktivitas penjualan ikan di Tempat Penjualan Ikan (TPI) di sejumlah pelabuhan di Indonesia selain itu juga industri lokal mengurang produksi nya akibat di terapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

(Hartono / 007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ERICK EST, SUTRADARA KENAMAAN BALI MENGGEBRAK ANTIDA SOUNDGARDEN

    ERICK EST, SUTRADARA KENAMAAN BALI MENGGEBRAK ANTIDA SOUNDGARDEN

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  25  Januari  2020   ERICK EST, SUTRADARA KENAMAAN BALI MENGGEBRAK ANTIDA SOUNDGARDEN   BALI,  INDEX  –   Selalu ada yang baru di program dua mingguan Antida SoundGarden. Kali ini, Erick EST, sutradara kenamaan pulau Bali ini pun tidak ragu-ragu menggebrak Antida SoundGarden dengan pemutaran film-film yang telah dibuatnya dengan berdarah-nanah demi memajukan industry perfilman […]

  • HUT Ke-52 PDIP , Sanjaya Ketua DPC Tabanan :  Semangat Juang Tak Pernah Padam

    HUT Ke-52 PDIP , Sanjaya Ketua DPC Tabanan :  Semangat Juang Tak Pernah Padam

    • calendar_month Jumat, 10 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Tabanan, Jumat  10  Januari  2025 HUT Ke-52 PDIP , Sanjaya Ketua DPC Tabanan :  Semangat Juang Tak Pernah Padam   Perayaan HUT ke-52 PDIP yang diadakan secara daring bersama DPP PDI Perjuangan di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kab. Tabanan,Jumat (10/1/2025).   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-52 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan […]

  • Putus Matai Rantai Penyebaran COVID-19  Desa Dauh Puri Kelod Gencarkan Patroli Wilayah, Sasar Hunian Non Permanen.

    Putus Matai Rantai Penyebaran COVID-19 Desa Dauh Puri Kelod Gencarkan Patroli Wilayah, Sasar Hunian Non Permanen.

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  14  Juni  2020 Putus Matai Rantai Penyebaran COVID-19 Desa Dauh Puri Kelod Gencarkan Patroli Wilayah, Sasar Hunian Non Permanen.   Memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Denpasar dilakukan berbagai upaya oleh segenap pihak. Desa Dauh Puri Kelod pada Sabtu (13/6) dimulai sekitar pukul 20.00 WITA melibatkan Pemerintah Desa dari unsur Kadus, Kelian […]

  • Polsek Cibinong Gelar Operasi Yustisi, Sasar Para Pelanggar Protokol Kesehatan

    Polsek Cibinong Gelar Operasi Yustisi, Sasar Para Pelanggar Protokol Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Bogor, Selasa  22  September  2020   Polsek Cibinong Gelar Operasi Yustisi, Sasar Para Pelanggar Protokol Kesehatan     JAWA  BARAT,  INDEX  – Gelaran Operasi Yustisi gabungan Polsek Cibinong Polres Bogor, TNI, Koramil dan Muspika Cibinong sidak tempat -tempat keramaian yang berpotensi terjadinya pelanggaran Protokol Kesehatan, Selasa (22/09/2020) Dalam kegiatan Operasi Yustisi ini, Tim Gabungan dilakukan […]

  • Eksekutif dan Legislatif Tabanan Teken Kebijakan Bersama KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024

    Eksekutif dan Legislatif Tabanan Teken Kebijakan Bersama KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Tabanan , Minggu  13  Agustus  2023 Eksekutif dan Legislatif Tabanan Teken Kebijakan Bersama KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2024   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Dalam upaya bersama mewujudkan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM), Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, […]

  • G. A. Diah Utari Deputi KpwBI Bali :  Ekonomi Bali  Tumbuh 5,86% (yoy), Lebih Tinggi dibandingkan Nasional Sebesar 5,04% (yoy)

    G. A. Diah Utari Deputi KpwBI Bali :  Ekonomi Bali  Tumbuh 5,86% (yoy), Lebih Tinggi dibandingkan Nasional Sebesar 5,04% (yoy)

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  09  Februari  2024  G. A. Diah Utari Deputi KpwBI Bali :  Ekonomi Bali  Tumbuh 5,86% (yoy), Lebih Tinggi dibandingkan Nasional Sebesar 5,04% (yoy)   Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, G. A. Diah Utari ( kanan) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra (tengah) dan Direktur […]

expand_less