Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Dea Imut Bicara Harmonisasi Bali di ITB STIKOM Bali

Dea Imut Bicara Harmonisasi Bali di ITB STIKOM Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
  • visibility 233
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Senin 31 Mei 2021

 

Dea Imut Bicara Harmonisasi Bali di ITB STIKOM Bali

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id   – Artis peran Claudia Annisa atau akrab dipanggil Dea) Annisa atau Dea Imut Senin (31/06/2021) siang hadir di kampus ITB STIKOM Bali. Dea ditemani ibunya Massayu Chairini yang juga seorang sineas dan KH Imam Asosrie, Ketua Forum Pemerhati Sejarah Islam (FPSI) Bali.

Ternyata kehadiran mereka untuk berdialog dengan para pentolan organisasi mahasiswa seperti Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Badan Legislatif Mahasiswa (Balma) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tentang harmonisasi kehidupan antar umat beragama di kampus ITB STIKOM Bali. Maklum, FPSI dan Massayu Chairini serta Dea Imut tengah mempersiapkan sebuah proyek pembuatan film layar lebar yang menggambarkan harmonisasi kehidupan umat bergama di Bali. Dalam film ini, ibunda Dea Imut, Massayu Chairini sebagai produser sedangkan Dea Imut sebagai pemeran utama.

“Walaupun film ini dibuat oleh mama saya tapi saya sendiri tertarik main karena saya melihat filmnya bagus, membawa pesan yang baik, mengisahkan harmonisasi hidup dalam masyarakat Bali. Semoga segera shooting sehingga kita bisa nikmati filmnya,” kata Dea Imut.

Menurut Massayu Chairini, pihaknya sudah melakukan survey pada 8 – 9 desa muslim di Bali yang bakal menjadi lokasi shooting.

“Di situlah kami ingin menggambarkan bagaimana kehidupan masyarakat, toleransi bergama antara umat Hindu dan Islam di desa tersebut. Bahkan Dea sendiri akan berperan sebagai gadis Bali yang jatuh cinta dengan pemuda Islam,” beber Massayu Chairini.

Menurut Ketua FPSI Bali KH Imam Asrorie, akulturasi budaya yang melahirkan semangat toleransi kehidupan umat beragama, terutama Islam dan Hindu di Bali dapat ditelusuri sejak abad ke-13. Yakni sejak kedatangan Islam pertama kali di Desa Gelgel, Kabupaten Klungkung.

Disebutkan, akuluturasi Budaya ini melalui beberapa cara. Pertama, proses geneologi atau asimiliasi perkawinan. Kedua, proses kekerabatan secara alamiah sebagai akibat dari asimilasi perkawinan tadi. Ketiga proses identitas nama misalnya Nyoman, Made, Ketut yang diikuti dengan nama Islam seperti Abdullah. Keempat, proses pembauran dalam kehidupan, yaitu proses sosial yang alamah dalam seriap masyarakat.

Intinya FPSI Bali ingin memperkuat kembali harmonisasi seperti yang telah dilakukan para raja terdahulu terhadap komunitas Islam pada massa itu yang kini dilanjutkan oleh keturunan mereka.

” Bali ini daerah tujuan wisata dunia jadi syaratnya harus tetap damai. Kalau yang mau ribut-ribut biarlah terjadi di daerah lain,” tegas Asrorie.

Sementara itu Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB STIKOM Bali Ida Bagus Suradarma, SE, M.Si menambahkan, mengenai kehidupan beragama di kampus sampai saat ini berjalan wajar karena semua mahasiswa berbaur secara harmonis

“Semua mahasiswa apapun agamanya berbaur dengan harmonis, semua kegiatan ekstrakurikuler melibatkan mahasiswa dari berbagai agama. Kegiatan keagamaan berjalan lancar lancar saja,” tutup Suradarma.

(071)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Denpasar Peraih  Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024 Kategori Pemerintah Daerah Dari  Kemendikbud Ristek RI

    Kota Denpasar Peraih  Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024 Kategori Pemerintah Daerah Dari  Kemendikbud Ristek RI

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  16  Oktober  2024   Kota Denpasar Peraih  Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024 Kategori Pemerintah Daerah Dari  Kemendikbud Ristek RI     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Komitmen Pemerintah Kota Denpasar terkait pengembangan Kota Berbasis Kebudayaan melalui Spirit Vasudhaiva Kutumbakam, mendapatkan pengakuan tingkat nasional dan masuk ke dalam Kota Peraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) Tahun 2024 Kategori […]

  • Proyek PT.BTID Di Tutup

    Proyek PT.BTID Di Tutup

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle 080
    • visibility 706
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  23 April 2026 Proyek PT.BTID Di Tutup   Pansus TRAP DPRD Bali , Rekomendasikan penutupan proyek  PT.BTID  di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Serangan, Kamis (23/4/2026).   Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan KEK Kura-Kura Bali, Serangan, Kamis (23/4/2026). […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 26  Juni  2025

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 563
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  20  Januari  2023 Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 1 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Tabanan,  Rabu  02  November 2022 Bupati Tabanan Harapkan Pameran Bonsai Sebagai Ajang Mempopulerkan Kota Tabanan   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pameran Bonsai berskala Nasional serangkaian memperingati HUT Kota Tabanan ke-529 yang puncaknya pada 29 Nopember 2022 kembali digelar. Dengan tajuk Pelangi Bonsai Tabanan VI, pameran dibuka secara langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, […]

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Selasa, 2 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  02  Januari  2024

expand_less