Maksimalkan Pelayanan dan BOR, Walikota Denpasar Jaya Negara Bersama Forkopimda Tinjau Rumah Sakit Rujukan Covid-19
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
- visibility 74
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar, Kamis 9 September 2021
Maksimalkan Pelayanan dan BOR, Walikota Denpasar Jaya Negara Bersama Forkopimda Tinjau Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Forkopimda Kota Denpasar melaksanakan peninjauan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Denpasar pada Kamis 9-9-2021.
Bali, indonesiaexpose.co.id – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengingatkan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Denpasar agar tetap waspada dalam mencegah penyebaran Covid 19, dengan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) serta menyegerakan melaksanakan vaksinasi.
Hal tersebut disampaikan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Forkopimda, saat meninjauan rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Denpasar pada Kamis (9/9/2021). Sebanyak dua rumah sakit rujukan menjadi sasaran peninjauan kali ini, yakni RSUD Wangaya dan RSUP Sanglah Denpasar.
” Semoga kasus Covid-19 semakin menurun dan kita bisa bekerja lebih maksimal. Namun kita tidak boleh lalai,tatap ingat Covid ingat masker,bagi yang sudah di vaksin 1 segera lanjut vaksin 2,” tutur Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara .
Ia menegaskan, bahwa dalam setiap kegiatan usahakan agar tetap waspada dengan tidak berkerumun saling menjaga jarak, minimal setiap orang tidak bersentuhan bahu.
” Peninjauan rumah sakit rujukan covid-19 di Kota Denpasar ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memastikan optimalisasi pelayanan, penanganan kasus aktif covid-19 di rumah sakit rujukan serta Bad Occupancy Rate (BOR), selain itu juga sebagai upaya untuk memastikan penanganan kasus aktif di RS rujukan,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, dari peninjauan kali ini dapat kita saksikan bersama bahwa pelayanan di RS rujukan sudah berjalan dengan optimal serta fokus penurunan BOR juga sudah dilaksanakan.
Jaya Negara menjelaskan, dari pemantauan kali ini RSUD Wangaya menyediakan 109 tempat tidur untuk mendukung ketersediaan ruang isolasi Covid-19. Dari jumlah tersebut sebanyak 45 tempat tidur terisi atau 41,28 persen. Sedangkan di RSUP Sanglah tersedia sebanyak 289 tempat tidur ruang isolasi Covid-19. Dimana, dari jumlah tersebut sebanyak 88 telah terisi atau 30,5 persen.
“Jadi untuk BOR dan pelayanan sudah optimal, sehingga saat ini kita fokus pada penurunan kasus aktif dan positif rate, sehingga diharapkan level PPKM untuk Bali, khususnya Kota Denpasar dapat segera turun, serta tentunya dengan harapan kasus menurun dan pasien yang ditangani lekas sembuh,” ujarnya.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. Made Alit Yudana, Wakapolresta Denpasar, AKBP I Wayan Jiartana dan Kasi Intel Kejari Denpasar, Eka Suyantha. Kunjungan pertama Walikota Jaya Negara di RSUD Wangaya diterima langsung Dirut RSUD Wangaya, dr. AA Made Widiasa sementara di RSUP Sanglah diterima Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang RSUP Sanglah, Dr. dr. Ketut Ariawati, Sp.A(K).
Sementara Dandim 1611 Badung Kol. Inf. Made Alit Yudana meminta agar RS rujukan agar benar benar memberikan pelayanan secara maksimal sehingga bisa menekan kasus kematian.
Lebih lanjut ,ia juga meminta agar para ASN dan seluruh pelajar Kota Denpasar untuk ikut vaksinasi ,agar dapat segera membentuk kekebalan imun kelompok (herd immunity), sehingga upaya penanganan Covid-19 bisa lebih mudah dilakukan dan hidup bisa kembali normal.
(Panusunan Siagian/080).
- Penulis: Admin
