Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Setelah Sukses Menggelar Shanti Puja Samgraha, MGPSSR dan ITB STIKOM Bali Adakan Dharmatula Nasional 2021

Setelah Sukses Menggelar Shanti Puja Samgraha, MGPSSR dan ITB STIKOM Bali Adakan Dharmatula Nasional 2021

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  09  Oktober  2021

Setelah Sukses Menggelar Shanti Puja Samgraha, MGPSSR dan ITB STIKOM Bali Adakan Dharmatula Nasional 2021

Dari kiri: Nararya Narotama, Made Mangku Sulasa Jaya, Ida Pandita Mpu Jaya Brahmananda, Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharyananda, Ida Pandita Mpu Acharya Jaya Daksa Vedananda, dan I Made Sarjana.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Pusat kembali bekerja sama dengan ITB STIKOM Bali menggelar Dharmatula Nasional secara daring, bertempat di kampus ITB STIKOM Bali, Denpasar, Jumat (08/10/2021) dan diikuti ratusan warga Pasek di seluruh Indonesia. Dharmatula atau diskusi nasional ini bertemakan “Revitalisasi Nilai Budaya Melalui Peningkatan Literasi dan Moderasi Beragama Bagi Warga MGPSSR di Era Modern”.

Ketua Umum MGPSSRI Pusat Prof. Dr. I Wayan Wita, SPJ dalam sambutannya mengatakan kerja sama dengan ITB STIKOM Bali ini adalah yang ketiga kalinya, setelah menggelar doa bersama Shanti Puja Samgraha dan Pesamuan Agung tahun 2020 serta sekarang Dharmatula Nasional.

“Terima kasih kepada STIKOM Bali karena sudah menyediakan tempat dan fasilitas demi kemajuan umat,” kata Prof. Wita.

Disebutkan, karena dharmatula ini menyangkut agama Hindu, maka dikhususkan untuk warga Pasek, yang secara kuantitatif diperkirakan sebanyak 2,7 juta orang di Indonesia. “Jadi jangan salah tafsir, tapi kami ingin ke dalam dengan membangun SDM dulu, kami mulai dengan diri sendiri sebelum kami mengajak orang lain,” sebutnya.

Menurutnya, era pandemi telah meluluhlantakkan seluruh sendi kehidupan ekonomi, sosial, budaya, dan moral. Meski ekonomi terpuruk, mental dan spiritual kita tidak boleh terpuruk.

“Sebab kalau terpuruk, waduh hancur leburlah. Karena definisih sehat sekarang adalah sehat fisik, mental, spiritual dan inovatif ekonomi. Artinya bisa kreatif dan mengurus diri sendiri,” ucap Wita.

Masalahnya, lanjut Prof. Wita, di era digital ini masyarakat kita bukanlah masyarakat pembaca sehingga gempuran informasi melalui media sosial tidak disimak secara utuh. Seharusnya dipilah dan dipilih, mana yang baik mana yang tidak, jangan ditelan mentah-mentah karena berdampak pada moral dan etika. Itulah Dharmatula Nasional ini digelar untuk memberi pencerahan literasi sehingga nilai budaya dan agama tidak boleh luntur tetapi menjadi perekat kehidupan beragama, bermasyarakat, dan menghargai lingkungan sesuai ajaran Tri Hita Karana. “Kata kuncinya yang paling mendasar, kami ingin mempraktekan, bahwa kita semua bersaudara atau “Vasudhaiva Kutumbakam”, bukan saja sesama warga Pasek atau umat Hindu tetapi juga umat agama lain.

Wakil Rektor 3 Bidang Kerja Sama dan Inovasi ITB STIKOM Bali I Made Sarjana, SE., MM mengatakan, Kerja sama dengan MGPSSR untuk ketiga kalinya ini sebagai wujud kolaborasi Penta Helix (Pemerintah, media, komunitas, bisnis, dan akademisi) dalam meningkatkan pemahaman beragama umat Hindu khususnya warga MGPSSR didalam menghadapi perubahan zaman yang demikian dasyat dan cepat sehingga tercipta sikap toleran menuju keseimbangan dan keselarasan secara hirisontal maupun vertikal.

Dharmatula nasional ini dipandu oleh Dr. Nararya Narotama, SE., M.Par., M.Rech. menghadirkan tiga narasumber, yaitu Ida Pandita Mpu Acharya Jaya Daksa Vedananda dengan materi “Arahan Sastra Agama Terkait Perubahan Budaya Beragama di Bali”, Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharyananda membawa materi “Fenomena Pergeseran Budaya Beragama”, dan Ida Pandita Mpu Jaya Brahmananda dengan materi “Keseimbangan, Moderasi Beragama dalam Hindu Nusantara”.

Menurut Mpu Acharya Vedananda, beberapa wujud perubahan beragama di Bali dan Nusantara tampak dalam aspek àcàra agama seperti pembuatan bangunan suci (pelinggih) di masa lalu tampak sederhana, kini tampak megah, sarana upacara pitrayajña seperti wadah (bade) dan patulangan lainnya, juga sarana upacara upacara dewayajña seperti penggunaan buah-buahan import.

“Melalui literasi revitalisisasi agar warga kita kembali kepada ajaran agama. Untuk itu perlu sikap moderasi beragama. Ini berkaitan dengan sikap kita seperti dua sisi dari sekeping uang logam. Satu sisi adalah dharma agama, bagaimana dia sebagai umat Hindu, di sisi lain adalah dharma negara yaitu umat Hindu menjadi warga negara yang baik,” sebutnya.

Bagi Ida Pandita Mpu Nabe Jaya Acharyananda Hindu memerlukan landasan dan berbagai jenis filosofi. Mengingat apa yang menarik bagi seseorang, belum tentu menarik bagi orang lain. Kemudian apa yang mudah bagi seseorang kemungkinan sulit bagi orang lain. Oleh karena itu diperlukan pandangan yang berbeda. Semua filsafat Hinduisme adalah sudut pandangan yang benar menurut cara mereka sendiri.

Ia menuntun para calon spiritual selangkah demi selangkah, setahap demi setahap, hingga mereka mencapai puncak kemuliaan spiritual.

“Egaliterian dan toleransi itu, menyebabkan Hindu hadir dengan berbagai kemasan sesuai tingkat pendukung kebudayaan suatu masyarakat,” katanya.

Menurut Mpu Jaya Brahmananda, moderasi ini penting karena ditengarai saat ini ada praktek beragama yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan, munculnya tafsir agama yang tidak bisa dipertanggungjawabkan secara pengetahuan, mulai terlihat cara beragama yang merusak ikatan kebangsaan.

“Karena itu moderasi bergama adalah konsepsi ‘jalan tengah’ di dalam melaksanakan ajaran agama, menghindari sikap dan perilaku ekstrim radikal, berisikan prinsip keseimbangan, dan memberi ruang-ruang bagi berbagai bentuk perbedaan. Moderasi beragama adalah prasyarat terjadinya kerukunan,” pungkasnya.

(077)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Bulan Bahasa Bali VII, Desa Kesiman Kertalangu Berikan Pembekalan Bagi Para Peserta Lomba Bahasa Bali

    Jelang Bulan Bahasa Bali VII, Desa Kesiman Kertalangu Berikan Pembekalan Bagi Para Peserta Lomba Bahasa Bali

    • calendar_month Rabu, 29 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  29  Januari  2025 Jelang Bulan Bahasa Bali VII, Desa Kesiman Kertalangu Berikan Pembekalan Bagi Para Peserta Lomba Bahasa Bali     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Menjelang Bulan Bahasa Bali VII Tahun 2025 yang akan jatuh pada Februari mendatang, Pemerintah Desa Kesiman Kertalangu menggelar pembekalan terhadap para peserta yang akan berpartisipasi pada lomba lomba, di […]

  • Presiden Jokowi Jenguk Try Sutrisno di RSPAD Gatot Soebroto

    Presiden Jokowi Jenguk Try Sutrisno di RSPAD Gatot Soebroto

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu 24 Desember 2022 Presiden Jokowi Jenguk Try Sutrisno di RSPAD Gatot Soebroto   Presiden Joko Widodo menjenguk Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, pada Jumat, 23 Desember 2022. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr. Presiden pun berharap agar Try Sutrisno segera […]

  • Bupati Tinjau Kesiapan Operasional RSUD Giri Asih 

    Bupati Tinjau Kesiapan Operasional RSUD Giri Asih 

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle 110
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Mangupura, Selasa  05 Mei 2026 Bupati Tinjau Kesiapan Operasional RSUD Giri Asih Foto : Bupati Tinjau Kesiapan Operasional Rsud Giri Asih Harapkan Jadi Rs Rujukan Terbaik, di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (5/5/2026).   Bali,  indonesiaexpose.co.id   — Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana dan anggota Ni […]

  • 26 Terduga Teroris Yang Diterbangkan dari Makassar Ditahan di Cikeas

    26 Terduga Teroris Yang Diterbangkan dari Makassar Ditahan di Cikeas

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  4  Februari  2021   26 Terduga Teroris Yang Diterbangkan dari Makassar Ditahan di Cikeas   JAKARTA,  indonesiaexpose.co.id  –  Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menerbangkan 26 terduga teroris yang berhasil ditangkap di Makkasar dan Gorontalo ke Jakarta. Sesampainya di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, mereka akan ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) khusus tindak pidana terorisme di […]

  • ODSK Terima Penghargaan KASN

    ODSK Terima Penghargaan KASN

    • calendar_month Jumat, 7 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Yogyakarta, Sabtu  08  Oktober  2022 ODSK Terima Penghargaan KASN (Foto/ist)   Sulawesi Utara,  indonesiaexpose.co.id  – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw menciptakan sejarah baru dengan berhasil mendapat penghargaan pada Anugerah Kualitas Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dengan kategori sangat baik. Penghargaan ini diberikan Komisi Aparatur Sipil Negara […]

  • Sinergikan Berbagai Program Pencegahan Korupsi di Tengah Covid 19, Denpasar ikuti Rakor Online dengan KPK

    Sinergikan Berbagai Program Pencegahan Korupsi di Tengah Covid 19, Denpasar ikuti Rakor Online dengan KPK

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  27  April  2020   Sinergikan Berbagai Program Pencegahan Korupsi di Tengah Covid 19, Denpasar ikuti Rakor Online dengan KPK   BALI,  INDEX   – Sehubungan dengan perkembangan untuk menindaklanjuti koordinasi komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Daerah terkait mengenai Progres pencegahan korupsi diantaranya tentang Indikator MCP (Monitoring Corruption Prevention) 2020, Refocussing dan Realokasi APBD […]

expand_less