Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Warga Miskin Melonjak di Masa Pandemi, Bank Dunia Memaparkan Skenario Kebijakan Atasi Kemiskinan

Warga Miskin Melonjak di Masa Pandemi, Bank Dunia Memaparkan Skenario Kebijakan Atasi Kemiskinan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 22 Okt 2021
  • visibility 270
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat  22  Oktober  2021

 

Warga Miskin Melonjak di Masa Pandemi, Bank Dunia Memaparkan Skenario Kebijakan Atasi Kemiskinan

(Foto/Ist)

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Kemiskinan semakin merajalela sejak pandemi Covid-19. Penduduk miskin bertambah akibat dampak ekonomi dan sosial yang begitu hebat. Perlu strategi yang efektif untuk menggulirkan pemulihan ekonomi yang tepat sasaran.

Berdasarkan survei Cigna pada kuartal kedua 2021, indeks persepsi kesejahteraan Indonesia 2021 tercatat sebesar 63,8 poin. Angka ini lebih rendah daripada tahun 2019 sebesar 65,4 poin, maupun tahun 2020 yakni 66,3 poin.

Melalui siaran tertulis yang di terima redaksi indonesiaexpose.co.id ,di Jakarta Jumat (22/10/2021) di jelaskan, survei tersebut menilai persepsi kesejahteraan responden di setiap negara dalam lima aspek, yaitu kesehatan fisik, hubungan sosial, keluarga, finansial, dan pekerjaan.

Pelemahan indeks persepsi kesejahteraan ini tak terjadi di Indonesia saja, tetapi di 21 negara lain akibat dampak pandemi Covid-19. Namun, indeks persepsi kesejahteraan Indonesia pada tahun 2021 ini masih lebih baik dari negara tetangga seperti Singapura 59,2 dan Thailand 62,5.

Kemiskinan melonjak

Hasil survei Cigna tersebut pun sejalan dengan temuan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut adanya kenaikan jumlah penduduk miskin selama satu tahun terakhir akibat pandemi.

BPS mencatat jumlah penduduk miskin secara nasional pada Maret 2021 sebanyak 27,54 juta jiwa atau naik 1,12 juta orang atau sekitar 0,36% ketimbang Maret 2020.

Tak hanya BPS, Kementerian Ketenagakerjaan pada periode sama menemukan terdapat 29,4 juta orang terdampak pandemi Covid-19. Jumlah itu termasuk mereka yang terkena PHK, dirumahkan tanpa upah, hingga pengurangan jam kerja dan upah.

Menurut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, selama pandemi jumlah warga miskin masih paling banyak berada di desa. Warga pedesaan yang masuk kategori miskin ekstrem mencapai lebih dari 10 juta orang.

Pandemi memang telah menekan perekonomian hingga titik nadir. Pada kuartal kedua hingga empat 2020 lalu saja pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di teritori negatif yakni 15,32% di kuartal II, -3,49% di kuartal III, dan -2,19% di kuartal IV.

Memasuki tahun 2021, pelemahan masih berlanjut pada kuartal I 2021 yakni -0,74%, namun pada kuartal II 2021 membaik menjadi 7,07% secara tahunan (year on year/yoy).

Salah satu dampaknya adalah meningkatnya kredit macet akibat ketidakmampuan nasabah membayar kredit. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) perbankan selalu berada di atas tiga persen sejak Mei 2020, sedangkan nilai kredit perbankan mengalami penurunan.

NPL perbankan pada April 2021 sebesar Rp176,48 triliun atau 3,22% dari total kredit yang dikucurkan, yakni Rp5.482,17 triliun.

Meski demikian, sebenarnya pemerintah sudah melakukan upaya untuk membantu masyarakat bertahan selama pandemi. Salah satunya, pemerintah merealisasikan program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Pada 2020, pemerintah menganggarkan Rp695,2 triliun untuk penanganan pandemi Covid-19 dan jaring pengaman sosial. Jumlah ini bertambah pada 2021 menjadi Rp744,77 triliun.

Skenario Bank Dunia

Bank Dunia pun mengakui, pandemi Covid-19 telah meningkatkan jumlah masyarakat miskin dan semakin memperlebar jurang antara si kaya dan si miskin.

Oleh karenanya, Bank Dunia mengeluarkan dua skenario mengenai tingkat kemiskinan bagi negara Asia Timur dan Pasifik, termasuk Indonesia. Skenario ini memberikan gambaran tentang tingkat kemiskinan bila suatu negara menerapkan salah satu kebijakan dari yang progresif atau regresif.

Skenario kebijakan progresif berarti ada perlakuan adil yang menguntungkan mereka yang berpendapatan tinggi dan mereka yang berpendapatan rendah.

Dengan adanya kesetaraan, menurut Bank Dunia, mampu memperbaiki pendapatan rumah tangga bagi lima kelompok masyarakat termiskin hingga mencapai kelayakan. Misalnya, rumah tangga paling miskin mendapat 1,33 kali dari rata-rata pendapatan per kapita saat itu.

Dengan demikian, jumlah masyarakat yang tetap berada di zona aman alias tidak masuk ke zona rentan miskin atau menjadi miskin, bisa tumbuh hingga 4,6% poin.

Sementara itu, dengan skenario kebijakan regresif, Bank Dunia menilai akan ada ketimpangan yang lebih tinggi antara masyarakat kaya dan miskin. Tingkat kemiskinan pun susah turun, dan menyebabkan masih banyaknya masyarakat yang tidak bisa keluar dari zona rentan miskin.

Pemulihan yang regresif di Indonesia membuat perlambatan pemulihan tingkat kemiskinan hingga 2% poin dari pola progresif. Sementara masyarakat yang berada di zona aman hanya tumbuh 3,0% poin, lebih rendah dari perkiraan skenario progresif.

Dengan demikian, bila pola kebijakan regresif diterapkan, maka kurang dari 5,7 juta orang berhasil keluar dari jurang kemiskinan dan kurang dari 4,6 juta orang keluar dari zona rentan. Ini berarti, ada kurang dari 5,7 juta orang yang berhasil keluar dari zona kemiskinan dan kurang dari 4,6 juta orang keluar dari zona rentan miskin.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah  Kota  Denpasar-Bali

    Pemerintah  Kota  Denpasar-Bali

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  28  April   2022     Pemerintah  Kota  Denpasar-Bali  

  • Kapolda Jabar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2021

    Kapolda Jabar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2021

    • calendar_month Senin, 12 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Bandung, Senin  12  April  2021   Kapolda Jabar Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2021   Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Lodaya 2021 di Halaman Mapolda Jabar, Senin (12/4/2021).   Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id –  Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si memimpin Apel […]

  • 1.5 Tahun Bertransformasi Jadi Institut, ITB STIKOM Bali Raih Peringkat Cukup Bergengsi di Tingkat Nasional

    1.5 Tahun Bertransformasi Jadi Institut, ITB STIKOM Bali Raih Peringkat Cukup Bergengsi di Tingkat Nasional

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 307
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin  8  Februari  2021   1.5 Tahun Bertransformasi Jadi Institut, ITB STIKOM Bali Raih Peringkat Cukup Bergengsi di Tingkat Nasional Dari kiri :Rektorat ITB STIKOM Bali: Wakil Rektor 3, I MadeSarjana, SE., MM., Rektor Dr. Dadang Hermawan, Wakil Rektor 2 Ni Luh Putri Srinadi, SE., MM.Kom, dan Wakil Rektor 1 Ida Bagus Suradarma, SE., […]

  • Berikan Kenyamanan Pelanggan, Wawali Jaya Negara Launching Separator Gojek

    Berikan Kenyamanan Pelanggan, Wawali Jaya Negara Launching Separator Gojek

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 328
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  06  Agustus  2020   Berikan Kenyamanan Pelanggan, Wawali Jaya Negara Launching Separator Gojek   BALI,  INDEX  –  Di tengah pandemi Covid-19, Gojek terus beradaptasi dan berprinsip menjalankan pedoman cara hidup untuk berkegiatan sehari-hari selama pandemi. Jaga Kesehatan, Jaga Kebersihan dan Jaga Keamanan (J3), sebagai langkah untuk memberikan kenyamanan dan keamanan dalam berkendara di […]

  • Rai Mantra Jadi Pembicara Pada Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019

    Rai Mantra Jadi Pembicara Pada Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 14  Oktober  2019   Rai Mantra Jadi Pembicara Pada Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019     Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menjadi narasumber serangkaian Indonesia Architectur Forum Tahun 2019 di Rumah Sanur Creative Hub, Jumat (11/10/2019).   ”  Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019, paparkan beragam inovasi, dari Denpasar Kota […]

  • Jaya Negara Terima Kunjungan Komandan Kapal Perang Prancis FNS Vendemiaire

    Jaya Negara Terima Kunjungan Komandan Kapal Perang Prancis FNS Vendemiaire

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Denpasar,  Senin 18  Maret  2024 Jaya Negara Terima Kunjungan Komandan Kapal Perang Prancis FNS Vendemiaire   Walikota Denpasar Jaya Negara didampingi Palaksa Lanal Denpasar Letkol Laut (P) I Gde Padang Suryawan, yang mewakili Komandan Lanal Denpasar, saat menerima kunjungan kehormatan Komandan Kapal Perang Prancis FNS Vendemiaire F-734, CMR Sebastien Drouelle, pada Senin (18/3) di Kantor Walikota […]

expand_less