Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pemkab Tabanan dan Paiketan Seniman Tabanan Kolaborasi Gelar Workshop Joged Bumbung

Pemkab Tabanan dan Paiketan Seniman Tabanan Kolaborasi Gelar Workshop Joged Bumbung

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
  • visibility 109
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan , Rabu  26  April  2023

Pemkab Tabanan dan Paiketan Seniman Tabanan Kolaborasi Gelar Workshop Joged Bumbung

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Tarian Joged Bumbung belakangan ini tidak terlepas dari stigma negatif karena sebagian besar masyarakat pada umumnya mengidentikkan Tari Joged dengan tarian goyang jaruh. Hal itu jelas sangat disayangkan, mengingat Joged Bumbung merupakan salah satu warisan budaya adiluhung Bali yang ditetapkan sebagai warisan budaya dunia yang patut dijaga kelestariannya dan ke-estetikannya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Tabanan sangat mendukung inisiasi Paiketan Seniman Tabanan sekaligus berkolaborasi menggelar Workshop Joged Bumbung. Kegiatan bertajuk Workshop Pakem Joged Bumbung Tradisi menuju Modernisasi ini dibuka secara langsung oleh Bupati Tabanan diwakili Sekda I Gede Susila, Minggu, (23/4/2023), di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan.

Kegiatan perdana di Kabupaten Tabanan tersebut juga mendapat apresiasi anggota DPR RI Dapil Bali yang saat itu diwakili oleh stafsusnya. Turut hadir, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Ketua Paiketan Seniman Bali dan Kabupaten/Kota se-Bali, Ketua MDA Tabanan, para Narasumber dan Moderator, serta para penasehat dan pembina Paiketan seniman Bali Kabupaten Tabanan.

Bupati Tabanan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekda I Gede Susila sangat mengapresiasi terbentuknya Paiketan Seniman Bali Kabupaten Tabanan, yang menginisiasi kegiatan positif khususnya dalam menjaga pelestarian seni, tradisi, adat dan juga budaya di Tabanan melalui workshop ini. Diharapkan juga workshop ini menghasilkan pakem-pakem etika dari Tarian Joged Bumbung yang merupakan tarian pergaulan masyarakat Bali.

“Melalui workshop ini, saya juga berharap bahwa tarian-tarian yang sudah mentradisi sejak dahulu, Tarian Joged ini di semua Kabupaten termasuk Kabupaten Tabanan tidak keluar dari pakem-pakem yang sudah ada yang pada nantinya akan menjadi acuan dari sekaa-sekaa Joged yang ada di Tabanan,” harap Susila.

Terlepasnya pakem tarian joged menurut Susila bukan hanya dari Penari Joged namun juga bisa dari pengibing maupun gamelan. Untuk itu Ia menghimbau kepada seluruh seniman terutama Sekaa-sekaa Joged di Tabanan agar mampu memberikan pemahaman kepada para pengibing Joged maupun memilih gamelan yang seuai dengan etika-etika yang ada.

“Kita tidak bisa mengurangi kebebasan berekspresi dari masyarakat, namun melalui workshop ada norma-norma gerakan yang kita atur kemudian disosialisasikan kepada masyarakat, sehingga pengibing joged pun mengikuti. Tarian eksotis dari penari Joged juga bisa ditutupi oleh pakem-pakem yang sudah ada dan saya sangat percaya seniman-seniman saat ini sudah pintar dalam melestarikan tari pergaulan ini,” imbuh Susila.

Sebelumnya I Made Novianta selaku Ketua Panitia mengatakan, bahwa Workshop Joged Bumbung ini mengambil tema Revitalisasi dan Modernosasi Tari Joged Bumbung yang Dilandasi Pakem Tradisi untuk Mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani. Tema ini ditetapkan, mengingat saat ini kurangnya media sosialisasi dan edukasi Tarian Joged Bumbung yang sesuai dengan nilai estetika yang ada pada Joged Bumbung, sehingga mengarah ke tarian porno aksi ataupun Joged Jaruh.

“Berdasarkan hal tersebut, kami Paiketan Seniman Bali Kabupaten Tabanan berkolaborasi dengan Pemkab Tabanan menyelenggarakan workshop Joged Bumbung sebagai upaya mengembalikan nilai-nilai etika yang ada pada Joged Bumbung, sehingga kami berharap saat ini Joged kembali citra positifnya. Untuk itu kami memilih narasumber yang kompeten dalam kegiatan workshop ini,” ujar Novianta.

Narasumber tersebut diantaranya Ni Luh Nyoman Sri Suryati, S.Sn yang merupakan praktisi seni tari asal Tabanan dan Komang Edi Diana, S.Sn alias Tompel yang juga merupakan praktisi seni, serta I Ketut Rudita alias Sokir yang merupakan praktisi seni Karawitan Bali. Workshop ini diikuti oleh puluhan perwakilan sekaa Joged khususnya di Tabanan. Sebanyak 80 perwakilan Sekaa Joged dan 26 Penari Joged sangat antusias mengikuti pagelaran workshop. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITB Stikom Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  9  September  2021 ITB Stikom Bali        

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  17  Juli 2021   Renungan JOGER  

  • Ketua  Komisi  II DPRD  Provinsi  Bali  &  Ketua  DPC  Partai  Golkar  Kab.Buleleng,  Bali  IGK  Kresna  Budi

    Ketua  Komisi  II DPRD  Provinsi  Bali  &  Ketua  DPC  Partai  Golkar  Kab.Buleleng,  Bali  IGK  Kresna  Budi

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  14  September  2020   Ketua  Komisi  II DPRD  Provinsi  Bali  &  Ketua  DPC  Partai  Golkar  Kab.Buleleng,  Bali IGK  Kresna  Budi  

  • Pasca Kasus Positif Covid-19, Pasar Pelataran Kumbasari Ditutup 5 Hari.

    Pasca Kasus Positif Covid-19, Pasar Pelataran Kumbasari Ditutup 5 Hari.

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  10  Juni  2020   Pasca Kasus Positif Covid-19, Pasar Pelataran Kumbasari Ditutup 5 Hari   Jubir GTPP Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Kasus positif Covid-19 akibat transmisi lokal di Kota Denpasar menambah klaster baru. Dimana, pasar tradisional menjadi salah satu klaster penyebaran Covid-19 di Denpasar. Karenanya, pasca […]

  • Perkuat Ketahanan Perbankan OJK  Luncurkan  Panduan  Resiliensi  Digital

    Perkuat Ketahanan Perbankan OJK  Luncurkan  Panduan  Resiliensi  Digital

    • calendar_month Selasa, 20 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  21 Agustus 2024. Perkuat Ketahanan Perbankan OJK  Luncurkan  Panduan  Resiliensi  Digital       Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan Panduan Resiliensi Digital (Digital Resilience) bagi industri bank umum untuk semakin memperkuat ketahanan industri perbankan di era digital serta mengawal transformasi digital perbankan sesuai Cetak Biru Transformasi Digital Perbankan yang telah […]

  • Desa Dauh Puri Kaja Gelar DPKJ Kreatif Festival, Wadahi Kreatifitas Anak Muda dan UMKM Desa.

    Desa Dauh Puri Kaja Gelar DPKJ Kreatif Festival, Wadahi Kreatifitas Anak Muda dan UMKM Desa.

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  01  November  2024 Desa Dauh Puri Kaja Gelar DPKJ Kreatif Festival, Wadahi Kreatifitas Anak Muda dan UMKM Desa.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Desa Dauh Puri Kaja kembali menggelar Dauh Puri Kaja (DPKJ) Kreatif Festival Tahun 2024. Kegiatan yang dilaksanakan guna meningkatkan kreatifitas masyarakat dalam bidang ekonomi, sosial dan budaya ini dibuka Sekda […]

expand_less