Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » PLN Raih Green Business Ratings Terbaik di Sektor Energi dan Pertambangan

PLN Raih Green Business Ratings Terbaik di Sektor Energi dan Pertambangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
  • visibility 45
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Minggu  02  Juni  2024

PLN Raih Green Business Ratings Terbaik di Sektor Energi dan Pertambangan

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – PT PLN (Persero) mendapatkan penghargaan Green Business Ratings atau Pemeringkatan Bisnis Hijau terbaik di Indonesia pada sektor energi dalam Green Economic Forum 2024, Rabu (29/5/2024) di Jakarta. Predikat ini diberikan atas upaya PLN menjalankan praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di atas rata-rata industri lainnya.

Green Business Ratings ini menilai perusahaan berdasarkan aspek keberlanjutan, seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah, perlindungan alam, tanggung jawab sosial perusahaan, pembiayaan, dan lain-lain. Fokus penilaian pada tahun ini adalah peran dan kebijakan perusahaan dalam meningkatkan transisi energi, baik melalui pembiayaan atau perbaikan model bisnis.

Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Riyatno menyampaikan bahwa Pemerintah terus mendorong pengembangan ekonomi hijau untuk mendukung transisi energi sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita harus menjaga upaya yang positif dan nyata. Ada beberapa proyek investasi dalam pembangkit listrik EBT di Indonesia yang bekerja sama dengan sektor swasta, seperti pembangkit listrik tenaga surya terapung di Cirata, pembangkit listrik tenaga angin di Sidrap, Sulawesi, dan solar PV di Likupan,” ujarnya dalam sambutan Green Economic Forum 2024 yang digelar CNBC Indonesia Research di Jakarta (29/5).

Selain itu, Riyatno mengatakan bahwa pemerintah juga fokus pada hilirisasi industri hijau dalam negeri. Beberapa yang sedang menjadi fokus Pemerintah adalah pengembangan ekosistem kendaraan listrik, pembuatan baterai, sistem penyimpanan energi (battery storage) dan daur ulang baterai.

“Dalam konteks ekonomi hijau, kita harus memperkuat industri hilir dengan nilai-nilai yang sejalan dengan prinsip ekonomi hijau, seperti menggunakan teknologi pengolahan terbaru yang mengurangi jejak karbon,” imbuhnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh melakukan transisi energi dan mendukung Pemerintah mencapai target Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.

“Kami melakukan perjuangan transisi energi bukan karena ada perjanjian internasional, kami melakukannya karena betul-betul peduli untuk menjaga bumi dan menghadirkan masa depan yang lebih baik,” pungkas Darmawan.

Direktur Manajemen Risiko PLN, Suroso Isnandar menyampaikan bahwa PLN telah menjalankan berbagai inisiatif dalam melakukan transisi energi. Bersama Pemerintah, PLN telah memiliki Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang paling hijau sepanjang sejarah dengan mayoritas penambahan kapasitas pembangkit hingga tahun 2030 akan berasal dari EBT, yaitu sebesar 51,6% (21 GW).

Beberapa langkah nyata lain yang telah dilakukan PLN adalah mengganti 800 Megawatt (MW) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara dengan pembangkit gas, menghapus 13 GW PLTU dan menggantikan 1,8 GW PLTU dengan pembangkit EBT sebagai baseload. Bahkan, 1,3 GW PLTU yang sudah dalam pipeline dan Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik (PPA) juga telah dibatalkan.

“Langkah-langkah ini dilakukan PLN untuk bisa mengurangi emisi dari sektor pembangkitan. Kami berencana untuk memberikan lebih banyak ruang bagi EBT untuk masuk ke dalam sistem kelistrikan,” ujar Suroso.

Ke depan, Pemerintah bersama PLN telah menyiapkan strategi Accelerated Renewable Energy Development (ARED) guna memfasilitasi penambahan kapasitas pembangkit yang 75% akan berbasis EBT dan 25% berbasis gas hingga tahun 2040.

“Kami membangun suatu ekosistem menuju ke arah ramah lingkungan. Tentu saja skenario yang sangat agresif ini harus mempunyai landasan yang jelas. Kami bersama Pemerintah sedang menuangkan program ARED ke dalam RUPTL terbaru,” ungkapnya.

Melalui ARED, lanjut Suroso, PLN akan dapat mengatasi tantangan ketidaksesuaian antara lokasi mayoritas sumber EBT yang tersebar di Sumatra dan Kalimantan dengan pusat permintaan listrik di perkotaan. Dengan membangun Green Transmission Line dan Smart Grid, PLN sekaligus akan memecahkan tantangan intermittensi dari listrik EBT.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebanyak 227 Orang Sembuh di Kota Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 221 Orang

    Sebanyak 227 Orang Sembuh di Kota Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 221 Orang

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  16  Agustus  2021   Sebanyak 227 Orang Sembuh di Kota Denpasar, Kasus Positif Covid-19 Bertambah 221 Orang   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.   Bali,  indonesiaxpose.co.id  –  Meski kasus sembuh secara konsisten terus mengalami penambahan, kasus positif Covid-19 masih terjadi di Kota Denpasar. Berdasarkan data resmi pada […]

  • Ajak UMKM Bersatu Tumbuh Bersama, Pegadaian Luncurkan GadePreneur

    Ajak UMKM Bersatu Tumbuh Bersama, Pegadaian Luncurkan GadePreneur

    • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa 11 Juli 2023 Ajak UMKM Bersatu Tumbuh Bersama, Pegadaian Luncurkan GadePreneur   Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Sebagai wujud nyata perusahaan dalam mendorong kemandirian dan pengembangan UMKM, PT Pegadaian melakukan launching GadePreneur dengan tema “UMKM Tumbuh & Tangguh Bersama Pegadaian”, pada Selasa (11/07/2023). Peluncuran GadePreneur ditandai dengan pemukulan tambur, oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku […]

  • Padukan Kolaborasi Beragam Kegiatan Kreatif Anak Muda, D’Youth Fest 3.0 Siap Digelat 20-21 Oktober Mendatang

    Padukan Kolaborasi Beragam Kegiatan Kreatif Anak Muda, D’Youth Fest 3.0 Siap Digelat 20-21 Oktober Mendatang

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  17  Oktober 2023 Padukan Kolaborasi Beragam Kegiatan Kreatif Anak Muda, D’Youth Fest 3.0 Siap Digelat 20-21 Oktober Mendatang   Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, Plt, Kadis Pariwisata Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswati, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Denpasar, Cokorda […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  02  November  2021   Renungan  JOGER  

  • Beras sejahtera warga distrik di Jayawijaya-Papua diterima dua bulan

    Beras sejahtera warga distrik di Jayawijaya-Papua diterima dua bulan

    • calendar_month Kamis, 21 Mar 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Wamena, Jumat 22 Maret 2019   Beras sejahtera warga distrik di Jayawijaya-Papua diterima dua bulan  Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua. (foto/ist)   PAPUA, INDEX  – Masyarakat Distrik Bugi dan Distrik Wollo, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua menerima jatah bantuan beras sejahtera (rastra) tahun 2019 dua bulan sebanyak 32 ton, yang didistribusikan langsung ke masing-masing kantor […]

  • Prioritas Pertamina Jaga Ketahanan Energi Sejalan Dengan Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan

    Prioritas Pertamina Jaga Ketahanan Energi Sejalan Dengan Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan

    • calendar_month Senin, 23 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Roma, Senin  23 Oktober 2023 Prioritas Pertamina Jaga Ketahanan Energi Sejalan Dengan Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan   Italia, indonesiaexpose.co.id  – Upaya Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional sangat penting dan berkaitan dengan upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati dalam The FAO (Food and Agriculture Organization) Science […]

expand_less