Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » PLN Raih Green Business Ratings Terbaik di Sektor Energi dan Pertambangan

PLN Raih Green Business Ratings Terbaik di Sektor Energi dan Pertambangan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
  • visibility 257
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Minggu  02  Juni  2024

PLN Raih Green Business Ratings Terbaik di Sektor Energi dan Pertambangan

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – PT PLN (Persero) mendapatkan penghargaan Green Business Ratings atau Pemeringkatan Bisnis Hijau terbaik di Indonesia pada sektor energi dalam Green Economic Forum 2024, Rabu (29/5/2024) di Jakarta. Predikat ini diberikan atas upaya PLN menjalankan praktik bisnis yang ramah lingkungan dan berkelanjutan di atas rata-rata industri lainnya.

Green Business Ratings ini menilai perusahaan berdasarkan aspek keberlanjutan, seperti efisiensi energi, pengelolaan limbah, perlindungan alam, tanggung jawab sosial perusahaan, pembiayaan, dan lain-lain. Fokus penilaian pada tahun ini adalah peran dan kebijakan perusahaan dalam meningkatkan transisi energi, baik melalui pembiayaan atau perbaikan model bisnis.

Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Riyatno menyampaikan bahwa Pemerintah terus mendorong pengembangan ekonomi hijau untuk mendukung transisi energi sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita harus menjaga upaya yang positif dan nyata. Ada beberapa proyek investasi dalam pembangkit listrik EBT di Indonesia yang bekerja sama dengan sektor swasta, seperti pembangkit listrik tenaga surya terapung di Cirata, pembangkit listrik tenaga angin di Sidrap, Sulawesi, dan solar PV di Likupan,” ujarnya dalam sambutan Green Economic Forum 2024 yang digelar CNBC Indonesia Research di Jakarta (29/5).

Selain itu, Riyatno mengatakan bahwa pemerintah juga fokus pada hilirisasi industri hijau dalam negeri. Beberapa yang sedang menjadi fokus Pemerintah adalah pengembangan ekosistem kendaraan listrik, pembuatan baterai, sistem penyimpanan energi (battery storage) dan daur ulang baterai.

“Dalam konteks ekonomi hijau, kita harus memperkuat industri hilir dengan nilai-nilai yang sejalan dengan prinsip ekonomi hijau, seperti menggunakan teknologi pengolahan terbaru yang mengurangi jejak karbon,” imbuhnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen penuh melakukan transisi energi dan mendukung Pemerintah mencapai target Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.

“Kami melakukan perjuangan transisi energi bukan karena ada perjanjian internasional, kami melakukannya karena betul-betul peduli untuk menjaga bumi dan menghadirkan masa depan yang lebih baik,” pungkas Darmawan.

Direktur Manajemen Risiko PLN, Suroso Isnandar menyampaikan bahwa PLN telah menjalankan berbagai inisiatif dalam melakukan transisi energi. Bersama Pemerintah, PLN telah memiliki Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang paling hijau sepanjang sejarah dengan mayoritas penambahan kapasitas pembangkit hingga tahun 2030 akan berasal dari EBT, yaitu sebesar 51,6% (21 GW).

Beberapa langkah nyata lain yang telah dilakukan PLN adalah mengganti 800 Megawatt (MW) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berbahan bakar batu bara dengan pembangkit gas, menghapus 13 GW PLTU dan menggantikan 1,8 GW PLTU dengan pembangkit EBT sebagai baseload. Bahkan, 1,3 GW PLTU yang sudah dalam pipeline dan Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik (PPA) juga telah dibatalkan.

“Langkah-langkah ini dilakukan PLN untuk bisa mengurangi emisi dari sektor pembangkitan. Kami berencana untuk memberikan lebih banyak ruang bagi EBT untuk masuk ke dalam sistem kelistrikan,” ujar Suroso.

Ke depan, Pemerintah bersama PLN telah menyiapkan strategi Accelerated Renewable Energy Development (ARED) guna memfasilitasi penambahan kapasitas pembangkit yang 75% akan berbasis EBT dan 25% berbasis gas hingga tahun 2040.

“Kami membangun suatu ekosistem menuju ke arah ramah lingkungan. Tentu saja skenario yang sangat agresif ini harus mempunyai landasan yang jelas. Kami bersama Pemerintah sedang menuangkan program ARED ke dalam RUPTL terbaru,” ungkapnya.

Melalui ARED, lanjut Suroso, PLN akan dapat mengatasi tantangan ketidaksesuaian antara lokasi mayoritas sumber EBT yang tersebar di Sumatra dan Kalimantan dengan pusat permintaan listrik di perkotaan. Dengan membangun Green Transmission Line dan Smart Grid, PLN sekaligus akan memecahkan tantangan intermittensi dari listrik EBT.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Implementasikan ISO 26000, PLN Raih 2 Penghargaan di Ajang Top CSR Awards 2020

    Implementasikan ISO 26000, PLN Raih 2 Penghargaan di Ajang Top CSR Awards 2020

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  30  Juli  2020   Implementasikan ISO 26000, PLN Raih 2 Penghargaan di Ajang Top CSR Awards 2020     JAKARTA,  INDEX   – PLN berhasil meraih dua penghargaan dalam dalam ajang TOP CSR Awards 2020 yang diselenggarakan Majalah Top Business, yakni kategori Top CSR Award 2020 Star 5 dan TOP Leader on CSR Commitment […]

    • calendar_month Senin, 5 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Denpasar , Senin 05  September  2022 Pastikan Selesai Tepat Waktu, Walikota IGN. Jaya Negara Pimpin Rakor Progres Pembangunan TPST dan TPS3R Walikota Denpasar I.G.N Jaya Negara   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Rapat koordinasi progres pembangunan TPST dan TPS3R Kota Denpasar menjelang persiapan event G20 dengan PT. Adhi Karya selaku pihak vendor konstruksi pembangunan dan PT. Bali […]

  • Sambut Lebaran Idul Fitri 1440 H, Bank  Mandiri Siapkan Dana Rp.1,1 Triliun

    Sambut Lebaran Idul Fitri 1440 H, Bank  Mandiri Siapkan Dana Rp.1,1 Triliun

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  28 Mei 2019 Sambut Idul Fitri 1440 H, Bank  Mandiri Siapkan Uang Tunai Rp.1,1 Triliun   Regional CEO Bank Mandiri Regional XI Bali dan Nusa Tenggara Rully Setiawan, di acara Buka Puasa bersama Media ,di Nilo Coffe Renon, Denpasar-Bali, Senin (28/5/2019)   BALI,  INDEX  – Jajaran pimpinan Bank Mandiri Regional XI  Bali dan […]

  • Kota Denpasar Kembali Raih Dua Penghargaan Tingkat Nasional di Ajang ISNA 2022

    Kota Denpasar Kembali Raih Dua Penghargaan Tingkat Nasional di Ajang ISNA 2022

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 253
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  24  November  2022 Kota Denpasar Kembali Raih Dua Penghargaan Tingkat Nasional di Ajang ISNA 2022     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Kota Denpasar kembali meraih prestasi gemilang pada gelaran ajang Indonesia Smart National Award (ISNA) 2022 yang diprakarsai Citiasia. Membawa tema “Smart City Innovation for Post – Pandemic Economic Recovery”, Kota Denpasar berhasil masuk […]

  • Pendaftaran Resmi Dibuka Hingga 21 Juli.Pemkot Denpasar Dijatah 123 Formasi CPNS dan 1.169 PPPK di Tahun 2021

    Pendaftaran Resmi Dibuka Hingga 21 Juli.Pemkot Denpasar Dijatah 123 Formasi CPNS dan 1.169 PPPK di Tahun 2021

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 01 Juli 2021   Pendaftaran Resmi Dibuka Hingga 21 Juli.Pemkot Denpasar Dijatah 123 Formasi CPNS dan 1.169 PPPK di Tahun 2021 Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Meski sempat mengalami penundaan, tahapan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Denpasar Tahun 2021 resmi dimulai. Pelaksanaan tahapan ini diawali […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  12  April  2020   Renungan  JOGER    

expand_less