Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Waspada,  Kasus Gagal Ginjal Anak Muda Kian Marak

Waspada,  Kasus Gagal Ginjal Anak Muda Kian Marak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • visibility 97
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat  18  April  2025

Waspada,  Kasus Gagal Ginjal Anak Muda Kian Marak

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama, menyampaikan keprihatinannya terkait meningkatnya kasus gagal ginjal di kalangan generasi muda, serta permasalahan tunggakan pembayaran oleh BPJS Kesehatan kepada rumah sakit. Hal itu disampaikannya usai melakukan kunjungan kerja ke RS Muhammad Husein, Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam kunjungannya, Surya Utama bersama Anggota Komisi IX lainnya meninjau langsung ruang hemodialisis atau cuci darah di rumah sakit tersebut. Ia mengungkapkan bahwa fasilitas alat yang tersedia sudah cukup lengkap. Namun, ia dibuat terkejut dengan banyaknya pasien muda yang menjalani cuci darah.

“Jadi tadi kita mengunjungi juga ruangan hemodialisis cuci darah di RS Muhammad Husein, Palembang. Kita lihat tadi alatnya sudah lengkap, dan tadi kita melihat juga ternyata banyak anak-anak, ada 16 tahun, ada 22 tahun, ada 30 tahun, sudah kena gagal ginjal,” ujarnya kepada Parlementaria usai kunjungan kerja reses ke Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (16/4/2025).

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa sebagian besar dari pasien muda tersebut memiliki riwayat konsumsi minuman energi dan minuman kemasan dengan pewarna buatan sejak usia muda. Hal ini menurutnya perlu menjadi perhatian bersama sebagai faktor gaya hidup yang berisiko tinggi.

“Ternyata saya tanya, mereka rata-rata meminum minuman energi pada saat mudanya, dan minum-minuman botol sering yang pewarna segala macam,” terang Politisi Fraksi PAN ini melalui siaran tertulisnya.

Meski begitu, Surya mengapresiasi keberadaan BPJS Kesehatan yang mampu meringankan beban pembiayaan para pasien tersebut. Namun, ia juga menyoroti pentingnya adanya koordinasi yang lebih baik antara rumah sakit dan BPJS, terutama terkait sistem pembayaran yang sering menimbulkan ketegangan.

“Memang harus ada koordinasi antara rumah sakit dan juga BPJS, karena kadang-kadang ini kan antara rumah sakit dan BPJS bukan hanya di Sumsel saja, mungkin di seluruh Indonesia, mereka selalu kontra, berlawanan,” jelas pria yang kerap disapa Uya Kuy aini.

Ia mengkritisi sistem pembayaran paket yang diterapkan BPJS yang dinilainya tidak selalu mencukupi biaya operasional rumah sakit. Oleh karena itu, ia mendorong agar pemerintah dan pihak terkait segera mencari solusi yang adil bagi kedua belah pihak.

“Dengan sistem pembayaran yang sekarang, yang sistem paket ada batasannya, juga tidak mencukupi biaya operasional rumah sakit. Jadi ini harus dicari jalan tengahnya menurut saya,” pungkasnya.

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  12  Januari  2022 Renungan  JOGER

  • Satpol PP Diduga “Sakit Kronis”, Pansus TRAP Soroti Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Nuanu

    Satpol PP Diduga “Sakit Kronis”, Pansus TRAP Soroti Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Nuanu

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Tabanan,  Jumat  17  Oktober  2025   Satpol PP Diduga “Sakit Kronis”, Pansus TRAP Soroti Pembiaran Pelanggaran Tata Ruang di Nuanu   Pansus TRAP DPRD Bali Sidak ke NUANU City,   Bali, indonesiaexpose.co.id   – Panitia Khusus Penegakan Peraturan Daerah terkait Tata Ruang, Perizinan, dan Aset Daerah (Pansus TRAP) DPRD Bali melakukan evaluasi lapangan terhadap hasil peninjauan […]

  • Bacaleg PDI Perjuangan Mendaftar ke KPU Gunakan Pakaian Seniman.

    Bacaleg PDI Perjuangan Mendaftar ke KPU Gunakan Pakaian Seniman.

    • calendar_month Kamis, 11 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Gianyar, Jumat 12 Mei 2023   Bacaleg PDI Perjuangan Mendaftar ke KPU Gunakan Pakaian Seniman.     Bali, indonesiaexpose.co.id  – Puluhan Ribu massa dari PDI Perjuangan Kabupaten Gianyar dengan parade seni dan budaya mengantarkan Bacaleg mendaftar ke Kantor KPU Gianyar Kamis (11/5). Ketua DPC PDI Perjuangan Gianyar I Made Mahayastra mengatakan selain diantar puluhan ribu […]

  • Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

    Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Surabaya, Senin  06  Oktober  2025 Purbaya Klaim Anggaran Daerah Kerap Diselewengkan   Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (foto/ist).   Jawa Timur, indonesiaexpose.co.id  –  Pemangkasan tajam anggaran transfer ke daerah mewarnai postur APBN 2026. Pemerintah pusat menilai maraknya penyelewengan menjadi alasan utama pengurangan dana, yang mencapai ratusan triliun rupiah. Benarkah daerah boros dan tak becus mengelola anggaran? […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 1 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  02  September  2021   Renungan  JOGER  

  • Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur

    Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur

    • calendar_month Minggu, 21 Jul 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Palangka Raya, Senin 22 Juli 2019   Pindahkan ibu kota ke Kalteng untuk wujudkan Indonesia Sentris, kata Gubernur (foto/ist)   Kalimantan Tengah, INDEX – Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran menyebut, jika pemindahan ibu kota negara benar-benar ditetapkan ke Kalteng, maka hal itu merupakan keputusan yang paling tepat dan ideal untuk mewujudkan pembangunan Indonesia Sentris. “Kalteng […]

expand_less