Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Sidak Mengejutkan di Jatiluwih: Pansus TRAP DPRD Bali Temukan 13 Pelanggaran di Kawasan Warisan Dunia UNESCO

Sidak Mengejutkan di Jatiluwih: Pansus TRAP DPRD Bali Temukan 13 Pelanggaran di Kawasan Warisan Dunia UNESCO

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 170
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Selasa 02 Desember 2025

Sidak Mengejutkan di Jatiluwih: Pansus TRAP DPRD Bali Temukan 13 Pelanggaran di Kawasan Warisan Dunia UNESCO

 

Bali , indonesiaexpose.co.id  –   Pansus Tata Ruang dan Aset Pemerintah (TRAP) DPRD Bali kembali melakukan langkah tegas dalam pengawasan tata ruang. Dalam sidak mendadak yang digelar di Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih, Tabanan—kawasan yang telah mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia—tim menemukan 13 pelanggaran bangunan yang berdiri di atas lahan pertanian, LP2B, dan kawasan Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

Dalam sidak yang berlangsung pada Rabu, 2 Desember 2025, Pansus menemukan 13 pelanggaran yang dianggap berpotensi merusak keberlanjutan dan kelestarian kawasan Jatiluwih sebagai situs warisan dunia. Pelanggaran yang teridentifikasi mencakup perubahan tata guna lahan yang tidak sesuai, pembangunan yang tidak memiliki izin, serta praktik-parktik yang mengganggu ekosistem lokal.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. ( C ) Made Supartha,S.H.M.H., menegaskan bahwa sidak ini merupakan bagian dari upaya DPRD Bali untuk memastikan kawasan wisata Jatiluwih tetap terjaga dan tidak terganggu oleh aktivitas yang merusak lingkungan dan budaya setempat.

“Temuan ini sangat mengejutkan. Kami menemukan ada 13 pelanggaran yang berpotensi merusak kawasan Jatiluwih. Sebagai kawasan yang diakui dunia, sudah seharusnya Jatiluwih dilindungi dari segala bentuk kegiatan yang dapat mengancam kelestariannya. Kami akan segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan masalah ini,” tegas Supartha.

Wakil Pansus TRAP DPRD Bali, Agung Bagus Tri Candra Arka SE atau yang akrab dengan sapaan Gung Cok menambahkan bahwa pelanggaran-pelanggaran tersebut bisa berdampak besar tidak hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga bagi pariwisata Bali secara keseluruhan. “Jika tidak segera ditangani, ini bisa merusak citra Bali sebagai tujuan wisata yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Gung Cok yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali

Wakil Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali , Dr Somvir, juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait penurunan kualitas lingkungan akibat pelanggaran-pelanggaran ini. “Kami minta pemerintah daerah untuk lebih tegas dalam pengawasan, serta memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan kawasan ini mematuhi aturan yang ada,” kata Somvir yang juga Ketua Fraksi NasDem – Demokrat DPRD Bali ini.

Dalam sidak ini, anggota Pansus, seperti Marhaendra Jaya, Rochineng, dan Gung Suyoga, turut memberikan perhatian khusus terhadap aspek pengelolaan lahan pertanian di sekitar kawasan, yang menjadi ciri khas Jatiluwih sebagai warisan dunia.

Dalam sidak ini, anggota Pansus, seperti Marhaendra Jaya, Rochineng, dan Gung Suyoga, turut memberikan perhatian khusus terhadap aspek pengelolaan lahan pertanian di sekitar kawasan, yang menjadi ciri khas Jatiluwih sebagai warisan dunia.

Marhaendra Jaya menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan ekonomi dan pelestarian budaya. “Jatiluwih adalah salah satu destinasi yang memiliki nilai budaya dan alam yang luar biasa. Kita harus mencari solusi yang menguntungkan semua pihak, namun tetap mempertahankan nilai-nilai kelestarian tersebut,” ungkapnya.

Pansus TRAP DPRD Bali berencana untuk segera mengadakan pertemuan dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk membahas langkah-langkah strategis dalam menanggulangi pelanggaran yang terjadi di kawasan Jatiluwih. Salah satu usulan yang akan dipertimbangkan adalah peningkatan pengawasan dan penerapan sanksi tegas bagi pihak yang melanggar aturan.

Dengan temuan ini, Pansus TRAP DPRD Bali berharap agar seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan kawasan warisan dunia UNESCO ini dapat bekerja sama demi menjaga kelestarian alam dan budaya yang telah diakui dunia.

 

Menindaklanjuti temuan Pansus TRAP, KasatSatpol PP Provinsi Bali , I Dewa Nyoman Rai Darmaji langsung melakukan tindakan penutupan terhadap Warung Sunari Bali, Green Point, . Beberapa bangunan tersebut dinilai melanggar aturan pemanfaatan ruang dan tidak memiliki kelengkapan perizinan.

Kepala Satpol PP Bali menyampaikan bahwa penyegelan dilakukan agar tidak ada aktivitas usaha yang berlanjut sebelum status perizinannya jelas.

“Bangunan yang melanggar harus dihentikan operasionalnya sampai ada kejelasan dan keputusan final,” jelas I Dewa Nyoman Rai Darmaji .

Pemerintah Kabupaten Tabanan Akan Panggil 13 Pemilik Bangunan

Pemerintah Kabupaten Tabanan juga bergerak cepat. Pihak Pemkab memastikan akan memanggil seluruh 13 pemilik bangunan yang terbukti melakukan pelanggaran. Pemanggilan ini diperlukan untuk proses klarifikasi, pemeriksaan izin, dan penentuan sanksi.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim Lomba Masak Ikan Duta Denpasar Raih Juara II Pada Ajang KBS Fest Provinsi Bali 2023

    Tim Lomba Masak Ikan Duta Denpasar Raih Juara II Pada Ajang KBS Fest Provinsi Bali 2023

    • calendar_month Rabu, 16 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  16  Agustus  2023 Tim Lomba Masak Ikan Duta Denpasar Raih Juara II Pada Ajang KBS Fest Provinsi Bali 2023   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Duta Kota Denpasar kembali unjuk kebolehan pada lomba Masak Serba Ikan serangkaian KBS Festival 2023 dalam memeriahkan HUT ke-65 Provinsi Bali di Lapangan Puputan Renon, pada Rabu (16/8/2023). Kota Denpasar […]

  • Peringati  HARKANNAS, PKK Denpasar Raih Peringkat IV Nasional Lomba Masak Kategori Menu Keluarga

    Peringati  HARKANNAS, PKK Denpasar Raih Peringkat IV Nasional Lomba Masak Kategori Menu Keluarga

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Denpasar,  Sabtu  14  Desember  2019     Peringati  HARKANNAS, PKK Denpasar Raih Peringkat IV Nasional Lomba Masak Kategori Menu Keluarga   BALI,  INDEX  –  Tim Penggerak PKK Kota Denpasar sebagai Duta Provinsi Bali meraih Juara Peringkat IV (Juara Harapan I) Tingkat Nasional Kategori Menu Keluarga pada lomba masak serba ikan serangkian Peringatan Hari Ikan Nasional […]

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 13 April  2025

  • Bupati Sanjaya Berikan Jawaban Pemandangan Umum Fraksi DPRD Tentang Tujuh Ranperda

    Bupati Sanjaya Berikan Jawaban Pemandangan Umum Fraksi DPRD Tentang Tujuh Ranperda

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Tabanan, Kamis 15  Juni  2023 Bupati Sanjaya Berikan Jawaban Pemandangan Umum Fraksi DPRD Tentang Tujuh Ranperda       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Cerminan kerjasama yang baik selaku penyelenggara pemerintahan di daerah, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menjawab Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Tabanan terkait 7 (tujuh) Ranperda Kabupaten Tabanan. Jawaban itu […]

    • calendar_month Jumat, 27 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Nusa  Dua, Jumat  27 Januari  2023  

  • Wawali Arya Wibawa Pimpin HLM TPID Kota Denpasar, Jaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Menjelang Hari Raya.

    Wawali Arya Wibawa Pimpin HLM TPID Kota Denpasar, Jaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Menjelang Hari Raya.

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  07  November  2025 Wawali Arya Wibawa Pimpin HLM TPID Kota Denpasar, Jaga Stabilitas Harga dan Ketahanan Pangan Menjelang Hari Raya.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen dalam menjaga stabilitas inflasi menjelang hari besar keagamaan. Kali ini, menjelang Hari Suci Galungan dan Kuningan kembali digelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian […]

expand_less