Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Beban berat yang ditanggung Petani ditambah lagi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan 

Beban berat yang ditanggung Petani ditambah lagi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 29 Okt 2019
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar,  Selasa  29  Oktober  2019

 

Beban berat yang ditanggung Petani ditambah lagi kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan

 

 

BALI,  INDEX  –  Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara justru membuat petani makin terpuruk, misalnya, lewat kebijakan menaikkan pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga mencekik para petani.

PBB itu dikeluhkan lantaran nominalnya semakin meningkat sehingga menjadikan beban petani menjadi semakin berat.

Keluhan ini disampaikan ketika Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali I Nyoman Sugawa Korry melaksanakan reses di daerah pemilihannya di kabupaten paling utara Bali itu.

” Kami menemukan masalah yang perlu segera diantisipasi karena petani sangat perlu segera diantisipasi karena petani sangat terpuruk sekarang, khususnya para petani cengkeh,” ungkap Sugawa Korry saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/10/2019).

Sugawa Korry menjelaskan , PBB dikenakan berdasarkan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) yang bisa saja harga jual suatu obyek pajak tidak sesuai dengan produktivitasnya.

“Ada satu petani yang dulunya bayar Rp 600 ribu sekarang Rp 2,4 Juta. Padahal NJOPnya itu tidak benar, kenapa bisa Rp 2,4 karena tanahnya di-NJOP-kan Rp 20 Juta per are, kenyataannya adalah kalau dijual itu tidak lebih dari Rp 5 Juta,” ungkap politisi Golkar asal Buleleng,Bali ini.

Menurutnya, nominal PBB yang semakin meningkat tentu dirasa semakin memberatkan.

Di sisi lain, Sugawa Korry juga menemukan banyaknya masyarakat yang justru tidak membayar PBB.

Selain karena nominalnya yang memberatkan, petani juga belum mengetahui secara detail cara untuk membayar PBB sehingga mereka enggan untuk membayarnya.

“Ini tetap kami sampaikan ke publik dan nanti akan kami perjuangkan di sidang-sidang di sini (DPRD Bali) juga,” jelasnya.

Dirinya pun menilai, kedepan harus dicari langkah-langkah yang dapat meringankan beban masyarakat dalam membayar NJOP, terlebih di tingkat petani.

Dicontohkan olehnya, ada petani yang mempunyai tanah di pinggir jalan besar sehingga NJOP-nya menjadi tinggi yang akhirnya menyebabkan petani tersebut kesulitan untuk membayar.

Padahal, petani tersebut justru menggantungkan hidupnya dari lahan yang ia miliki tersebut.

Pengenaan NJOP yang tinggi, menurutnya, justru sama artinya secara tidak langsung justru menyuruh petani untuk menjual lahannya.

Dirinya pun akan meminta pihak eksekutif agar mengambil berbagai langkah untuk mengatasi permasalahan ini.

” Oleh karena itu, Pemda setempat harus segera memberikan kebijakan yang berpihak kepada para petani,” pungkasnya.

(070)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  16  Agustus  2020   Tingkatkan Kreatifitas Generasi Muda, Dekranasda Denpasar Bersama Juna Colection Gelar Lomba Masker Ny. Selly Mantra Didaulat Jadi Juri Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. IA. Selly Dharmawijaya Mantra saat menjadi juri lomba membuat masker dengan tema Kemerdekaan Minggu (16/8/2020) di Dharma Negara Alaya.   BALI,  INDEX  –  Dalam rangka membangkitkan […]

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu  22  April  2020        

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  08  November  2019   Renungan  JOGER

  • Pemkab Tabanan Gelar Entry Meeting Bersama BPK RI Bali Bahas Pemeriksaan Belanja Daerah 2024–2025

    Pemkab Tabanan Gelar Entry Meeting Bersama BPK RI Bali Bahas Pemeriksaan Belanja Daerah 2024–2025

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Tabanan, Selasa  07   Oktober  2025 Pemkab Tabanan Gelar Entry Meeting Bersama BPK RI Bali Bahas Pemeriksaan Belanja Daerah 2024–2025     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Hal tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Entry Meeting Pemeriksaan Kepatuhan atas Belanja Daerah Tahun 2024 dan 2025 […]

  • Dit Lantas Polda Jabar Bersinergi Dengan Disdik, Integrasikan Pendidikan Lalin pada Pelajaran PPKN

    Dit Lantas Polda Jabar Bersinergi Dengan Disdik, Integrasikan Pendidikan Lalin pada Pelajaran PPKN

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa 19  November  2019   Dit Lantas Polda Jabar Bersinergi Dengan Disdik, Integrasikan Pendidikan Lalin pada Pelajaran PPKN   Jawa Barat,INDEX –  Pelaksanaan kegiatan Diseminnasi model pengintegrasian pendidikan lalu lintas pada Pelajaran PPKN kepada Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PPKN dan guru-guru PPKN Negeri dan swasta Kota Bandung bertempat di Aula SMKN 3 […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  06  September  2020   Renungan  JOGER  

expand_less