Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Indonesia Health Economic Assosiation : Munculnya diabetes lebih dominan akibat Pola makan

Indonesia Health Economic Assosiation : Munculnya diabetes lebih dominan akibat Pola makan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 6 Nov 2019
  • visibility 143
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nusa Dua, Rabu  06  November  2019

 

Indonesia Health Economic Assosiation : Munculnya diabetes lebih dominan akibat Pola makan

 

Prof.DR. dr. Ketut Suastika Sp.PD – KEMD yang juga mantan Rektor Unud, saat menjadi salah satu nara sumber dalam acara “Indonesia Health Economic Association (InaHEA) di BNDCC Nusa Dua,Badung-Bali, Rabu (6/11/2019).

 

BALI,  INDEX  –  Kadar  gula darah yang terkendali merupakan kunci untuk menghindari atau memperlambat timbulnya komplikasi akibat penyakit diabetes mellitus.Namun, sebagian besar pasien diabetes jarang memeriksakan kadar gula darahnya.

Prof.DR. dr. Ketut Suastika, Sp.PD – KEMD, “How to Reduce Diabetes With Complication” mengatakan, pemeriksaan kadar gula darah pasien diabetes harus dilakukan berkala sehingga bisa dipantau apakah diperlukan penyesuaian pola makan atau obat.

” Dalam pemeriksaan kadar gula darah, indikator yang dipakai adalah HbA1c, yang mengukur jumlah rata-rata gula dalam darah selama tiga bulan terakhir.Hasilnya jauh lebih akurat dibandingkan pemeriksaan gula darah harian yang sangat fluktuatif,” jelas Prof.DR. dr. Ketut Suastika Sp.PD – KEMD yang juga mantan Rektor Unud ini saat menjadi salah satu nara sumber dalam acara “Indonesia Health Economic Association (InaHEA) di BNDCC Nusa Dua,Badung-Bali, Rabu (6/11/2019).

InaHEA yang berlangsung tiga hari hingga tanggal 8 November membahas isu-isu seputar beban ekonomi kesehatan termasuk diabetes. Dalam InaHEA juga tampil sebagai pembicara merangkap pemandu acara Prof. Budi Hidayat,SKM, MPPM.,Ph.D. yang membawakan materi “The Burden of Diabetes From Cost Perspective”.

Prof. Suastika yang mengangantarkan materi “How to Reduce Diabetes With Complication” mengatakan sesungguhnya pangkal munculnya diabetes selain karena faktor genetik juga lebih dominan akibat gaya hidup seperti pola makan.

“Sekarang ini umumnya penduduk perkotaan inginnya yang praktis. Karena ekonominya mampu sehingga makannya juga banyak. Makanan yang dikonsumsi banyak lemak, gula dan garam tanpa diimbangi sayuran yang cukup serta aktivitas seperti olahraga,” ujarnya.

Jadi energi yang masuk tak seimbang dengan yang keluar. Yang tak keluar ini tersisa dalam tumbuh yang kemudian menjadi obesitas. “Jadi obesitas ini yang kemudian memicu munculnya diabetes,” jelasnya.

Jadi bukan karena makan gula lantas diabetes. Namun konsumsi gula yang berlebihan ini yang akan memicu naiknya kadar gula pada penderita diabetes. Menurut Prof. Suastika seluruh makanan berkarbohidrat mengandung gula. Kalau tidak terpakai maka akan mengendap di dalam tubuh.

Di sisi lain, Prof. Suastika mengingatkan kalau diabetes bukan penyebab kematian. Tapi diabetes ini kerap menimbulkan komplikasi seperti penyakit jantung dan ginjal. Penyakit kronis tersebut yang menyebabkan kamatian.

Menurut Prof. Suastika diabetes awal tak jelas gejalanya. Saat ini diabetes lebih banyak terjadi pada orang dewasa. Bahkan yang masih berumur muda sudah terkena. Ini karena pengaruh dari obesitas itu.

Sementara itu Prof. Budi Hidayat Prof. Budi Hidayat, S.KM., MPPM.,Ph.D, “The Burden of Diabetes From Cost
Perspective” mengatakan, Indonesia saat ini menghadapi situasi ancaman diabetes. International Diabetes
Federation (IDF) Atlas 2017 menyebutkan epidemi diabetes di Indonesia masih menunjukkan kecenderungan meningkat. Indonesia adalah negara peringkat keenam di dunia, dengan jumlah penyandang diabetes usia 20-79 tahun sekitar 10,3 juta orang.

Diabetes adalah salah satu penyakit dengan biaya ekonomi terbesar. Ini terlihat dari pengeluaran BPJS untuk menangani pasien diabetes yang sudah mengalami komplikasi seperti penyakit jantung, gagal ginjal (hemodialisa) sampai luka diabetes. “Pencegahan komplikasi adalah salah satu strategi terpenting dalam mengurangi beban
biaya ekonomi akibat diabetes,” jelas Prof. Budi Hidayat.

Maka dari itu dibutuhkan terobosan untuk mencegahnya. Dijelaskan bagi yang sudah terkena diabetes bisa dicegah agar tak komplikasi seperti dengan pemberian insulin. Saat ini sekitar 73 persen warga terkena diabetes, namun kebanyakan mereka tidak tahu.

” Penderita diabetes harus menjaga asupan makanan,olahraga dengan teratur,dan menaati rencana pengobatan yang diberikan oleh dokter,demi kontrol penyakit diabetes yang lebih maksimal,” tandas Prof.DR. dr. Ketut Suastika Sp.PD – KEMD.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Senin, 11 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 11  Januari  2021   Walikota Rai Mantra Masuk 10 Calon Penerima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2021 Paparkan Dharma Negara Alaya Sebagai Gabungan Seni Budaya dan Modernisasi      Inovasi Dharma Negara Alaya dipaparkan Wali Kota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra yang disampaikan secara virtual di Graha Sewaka Dharma Lumintang, Denpasar, Senin (11/1/2021)   […]

  • XL Axiata Kerja Sama dengan Cloudera  Tingkatkan Penggunaan Data Analitik untuk Dorong Kinerja Bisnis

    XL Axiata Kerja Sama dengan Cloudera Tingkatkan Penggunaan Data Analitik untuk Dorong Kinerja Bisnis

    • calendar_month Selasa, 12 Jan 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  12  January  2021   XL Axiata Kerja Sama dengan Cloudera Tingkatkan Penggunaan Data Analitik untuk Dorong Kinerja Bisnis     JAKARTA,  indonesiaexpose.co.id   – Cloudera, Inc., (NYSE: CLDR). PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menjalin kerjasama dengan Cloudera.Inc., (NYSE: CLDR), perusahaan penyedia data cloud untuk enterprise, untuk meningkatkan penggunaan data analitik dalam upaya memaksimalkan […]

  • 10 Bandara Angkasa Pura I Raih Akreditasi Pelayanan Bandara Tingkat Dunia dari ACI

    10 Bandara Angkasa Pura I Raih Akreditasi Pelayanan Bandara Tingkat Dunia dari ACI

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  6 Agustus 2019   10 Bandara Angkasa Pura I Raih Akreditasi Pelayanan Bandara Tingkat Dunia dari ACI   JAKARTA,  INDEX  – 10 bandara PT Angkasa Pura I (Persero) berhasil memperoleh akreditasi Airport Customer Experience Accreditation Program dari Airports Council International (ACI). Ini menjadikan Angkasa Pura I sebagai operator bandara pertama di Asia-Pasifik yang mayoritas […]

  • Dunia Games Telkomsel dan Garena Gelar, Turnamen eSport Online “Indonesia Games Championship” 2020

    Dunia Games Telkomsel dan Garena Gelar, Turnamen eSport Online “Indonesia Games Championship” 2020

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 08  Mei  2020   Dunia Games Telkomsel dan Garena Gelar, Turnamen eSport Online “Indonesia Games Championship” 2020     JAKARTA, INDEX  – Pada tahun ini, Telkomsel melalui Dunia Games kembali menggelar turnamen esport terbesar di Tanah Air bertajuk Indonesia Games Championship (IGC) yang akan diselenggarakan mulai Mei hingga September 2020. Di edisi ketiganya […]

  • Ny. Selly Mantra Berbagi Pengalaman Mendidik Anak Zaman Now  Orang Tua Harus Pahami Karakter Anak

    Ny. Selly Mantra Berbagi Pengalaman Mendidik Anak Zaman Now Orang Tua Harus Pahami Karakter Anak

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Denpasar, minggu  27  Oktober  2019   Ny. Selly Mantra Berbagi Pengalaman Mendidik Anak Zaman Now Orang Tua Harus Pahami Karakter Anak BALI,  INDEX  -Berkembangnya teknologi jika dimanfaatkan secara positif akan sangat bermanfaat namun jika digunakan secara negatif akan berdampak buruk. Dengan berkembangnya teknologi dewasa ini banyak orang tua yang mengeluh karena susah mendidik dan berkomunikasi […]

  • Polrestabes Makassar Gulung Sindikat Pencurian Perangkat STB

    Polrestabes Makassar Gulung Sindikat Pencurian Perangkat STB

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Makassar, Rabu  15  Mei 2024 Polrestabes Makassar Gulung Sindikat Pencurian Perangkat STB     Polisi berhasil mengungkap sindikat perangkat STB XL SATU di Makassar, terdiri dari sejumlah terduga pelaku yang menjadi petugas gadungan XL SATU dan penadahnya. Dari tangan pelaku tersebut turut diamankan barang bukti berupa STB. Sulawesi  Selatan,  indonesiaexpose.co.id   –  PT XL Axiata Tbk […]

expand_less