Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Bandesa  Agung  Pimpin  Doa   Sebelum Batu Pertama Kantor MDA Klungkung  Di Letakan

Bandesa  Agung  Pimpin  Doa   Sebelum Batu Pertama Kantor MDA Klungkung  Di Letakan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
  • visibility 194
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Klungkung,  Selasa 23 Februari 2021

 

Bandesa  Agung  Pimpin  Doa   Sebelum Batu Pertama Kantor MDA Klungkung  Di Letakan

 

 

“Dorong Kantor MDA Kabupaten & Kota menjadi pusat solusi dan koordinasi bagi Desa Adat”

BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Majelis Desa Adat Kabupaten Klungkung, menjadi bagian dari proses pembangunan Gedung MDA Kabupaten & Kota terakhir, menyusul proses pembangunan kantor yang telah dilaksanakan di 9 Kabupaten dan Kota Se-Bali sebelumnya.

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta beserta jajaran OPD, Ketua DPRD Kabupaten Klungkung serta Prajuru MDA Provinsi Bali dan Prajuru MDA Kabupaten Klungkung tersebut berlangsung lancar dan _metaksu_ pada Minggu (21/2).

Bandesa Agung, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet yang memimpin doa sesaat sebelum Batu Pertama Pembangunan Kantor MDA Kabupaten Klungkung tersebut diletakkan oleh Gubernur Bali, mengungkapkan kebahagiaan Ida, karena akhirnya seluruh Kabupaten & Kota di Bali memiliki kantor berupa gedung yang dibangun dengan dana sumbangan dari CSR perusahaan BUMN maupun swasta yang selama ini beroperasi di Bali secara gotong royong.

“Ini bagaikan sebuah mimpi yang tiba tiba berubah menjadi kenyataan bagi kami di Majelis Desa Adat,”ungkap Bandesa Agung, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet melalui siaran tertulisnya, Selasa (23/2/2021).

Menurut Bandesa Agung, keberadaan kantor Majelis Desa Adat di Kabupaten & Kota Se-Bali ini, tidak hanya sekedar menjadi pusat administrasi, tetapi lebih dari itu harus menjadi sumber solusi dan pusat koordinasi bagi 1.493 Desa Adat di Bali.

“Ini adalah komitmen yang luar biasa dari Gubernur Bali, karena tidak hanya fasilitas langsung kepada desa adat yang diberikan, tetapi juga wadah di tingkat yang lebih tinggi bagi Desa Adat untuk bisa mendapatkan berbagai solusi dan melakukan koordinasi untuk gerak langkah sesuai visi Bali Era Baru,”imbuhnya.

Desa Adat saat ini berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Desa Adat di Bali, memegang peran yang sangat sentral dan strategis dalam upaya memastikan arah Desa Adat yang mandiri, berkepribadian dan berkelanjutan dengan posisi yang jelas serta kewenangan yang nyata.

Lebih jauh, menurut Bandesa Agung , posisi Desa Adat itu sendiri, sangat menguntungkan bagi Desa Adat secara kelembagaan maupun krama adat. Salah satunya adalah terbukanya peran Desa Adat dari sisi pengelolaan ekonomi berbasis Desa Adat dan pengelolaan potensi dalam lingkup wewidangan Desa Adat yang dewasa ini akan sangat membantu perekonomian Bali yang sedang mengalami masalah ikutan akibat pandemi COVID -19 secara global.

“Desa Adat dapat menjadikan Kantor Majelis Desa Adat di masing-masing Kabupaten dan Kota, sebagai pusat untuk menemukan solusi bagi permasalahan di internal desa adat, selain juga menjadi pusat koordinasi bagi seluruh Desa Adat di Bali”ujarnya.

Sampai saat ini, setelah setahun Majelis Desa Adat Provinsi Bali dengan tatanan baru berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Desa Adat di Bali di undangkan, salah satu hal yang sangat krusial yang telah dilakukan adalah mengembalikan struktur dan tatanan Desa Adat, kembali pada awig awig Desa Adat terutama Desa Adat Tua dan Desa Adat Bali Aga, yang memiliki keistimewaan dalam berbagai aspek Desa Adat tersebut.

Tidak hanya dari sisi kelembagaan. Kantor Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten dan Kota Se-Bali, juga merupakan pusat edukasi dan konsultasi bagi seluruh Krama Bali terutama Yowana sebagai generasi penerus untuk memahami dan mengetahui lebih jauh tentang Desa Adatnya secara lebih mendalam.

Menurut Bandesa Agung, hal ini sangat strategis, karena Desa Adat tidak bisa dipahami dari persepsi luar dari Desa Adat itu sendiri. Desa Adat tidak bisa dibandingkan antara satu Desa Adat dengan Desa Adat lain jika berkenaan dengan Drestha dan Awig – Awig Desa Adat. “Disinilah terkadang banyak pihak yang masih bingung dalam memahami Desa Adat secara utuh. Desa Adat di Bali terutama Desa Adat Tua Baliaga dan Desa Adat Tua Bali Apenaga, bahkan sangat berbeda secara tatanan dan konseptual dari Desa Adat Bali Anyar”ungkapnya.

Hal inilah yang menurut Bandesa Agung, menegaskan bahwa kita tidak boleh kehilangan momen penting dalam upaya memindahkan tongkat estafet Desa Adat dari generasi senior ke generasi muda.

Di akhir keterangan Ida, dengan penuh ketulusan dan penghargaan Bandesa Agung menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, mendorong dengan penuh rasa tanggungjawab terhadap keberlanjutan Drestha Bali melalui penguatan Desa Adat serta secara khusus bantuan pembangunan Gedung Majelis Desa Adat Kabupaten, Kota dan Gedung Majelis Desa Adat Provinsi yang merupakan program yang telah direncanakan dan disiapakan dengan matang oleh semua pihak.

“Menjaga Bali merupakan tanggungjawab kita bersama, terima kasih sebesar-besarnya karena kita sebagai pewaris mahakarya leluhur Bali, telah melakukan satu tahap untuk menjaga Bali yang kita cintai ini, yakni penguatan Desa Adat secara nyata, tulus dan lurus,”tandasnya.

(076)

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 01  Juni  2020   Pastikan Masyarakat Menerapkan Protokol Kesehatan,Kelurahan Pedungan Giatkan Sosialisasi dan Edukasi   Kelurahan Pedungan menggiatkan sosialisasi dan memantau kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan juga kebersihan.   BALI,  INDEX   – Membiasakan masyarakat menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 agar tetap beraktifitas dengan aman dan produktif ditengah […]

  • Rahina Purnama Kapitu, Jajaran Pemkab Tabanan Sembahyang Mohon Kerahayuan di Pura Luhur Batukau

    Rahina Purnama Kapitu, Jajaran Pemkab Tabanan Sembahyang Mohon Kerahayuan di Pura Luhur Batukau

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Tabanan , Sabtu  07  Januari  2022 Rahina Purnama Kapitu, Jajaran Pemkab Tabanan Sembahyang Mohon Kerahayuan di Pura Luhur Batukau     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Bertepatan dengan rahina Purnama Kapitu, Sukra Paing Dungulan, Jumat, (6/1), jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan yang dipimpin oleh Wakil Bupati I Made Edi Wirawan, SE, melaksanakan persembahyangan mohon kerahayuan Jagat di Pura Luhur […]

  • Walikota Rai Mantra Sambut Kunjungan Mendag RI Agus Suparmato di Pasar Badung, Pastikan Stabilitas Harga, Apresiasi Sekolah Pasar dan Digitalisasi Pasar Rakyat di Denpasar

    Walikota Rai Mantra Sambut Kunjungan Mendag RI Agus Suparmato di Pasar Badung, Pastikan Stabilitas Harga, Apresiasi Sekolah Pasar dan Digitalisasi Pasar Rakyat di Denpasar

    • calendar_month Kamis, 26 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  26  November  2020   Walikota Rai Mantra Sambut Kunjungan Mendag RI Agus Suparmato di Pasar Badung, Pastikan Stabilitas Harga, Apresiasi Sekolah Pasar dan Digitalisasi Pasar Rakyat di Denpasar Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat menerima dan mendampingi Kunjungan Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto di Pasar Badung pada Kamis (26/11)/2020.   BALI,  INDEX  […]

  • Pemkab Badung  Jajaki  Perluasan  Kerjasama  Dengan  Jepang 

    Pemkab Badung  Jajaki  Perluasan  Kerjasama  Dengan  Jepang 

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle 110
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Badung, Kamis  23  Juli  2026 Pemkab Badung  Jajaki  Perluasan  Kerjasama  Dengan  Jepang     Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Pemerintah Kabupaten Badung menjajaki perluasan kerja sama dengan Kota Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan kolaborasi di bidang budaya, pariwisata, hingga pengelolaan kawasan pesisir secara terpadu. Rencana perluasan hubungan bilateral ini dibahas saat Bupati Badung […]

  • Pemkot Perpanjang Masa WFH Hingga 13 Mei, Pegawai Dilarang Cuti dan Pulang Kampung, Ada Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

    Pemkot Perpanjang Masa WFH Hingga 13 Mei, Pegawai Dilarang Cuti dan Pulang Kampung, Ada Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  21  April  2020     Pemkot Perpanjang Masa WFH Hingga 13 Mei, Pegawai Dilarang Cuti dan Pulang Kampung, Ada Sanksi Tegas Bagi Pelanggar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   BALI,  INDEX  –  Pemkot Denpasar secara resmi memperpanjang masa bekerja dari rumah atau Working From Home (WFH) bagi pegawai […]

  • BUMDes di Denpasar Bergerak Bersama Cegah Penularan Covid-19  Penuhi Persediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat, Terapkan Sistem Belanja Online

    BUMDes di Denpasar Bergerak Bersama Cegah Penularan Covid-19 Penuhi Persediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat, Terapkan Sistem Belanja Online

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  04  April  2020     BUMDes di Denpasar Bergerak Bersama Cegah Penularan Covid-19 Penuhi Persediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat, Terapkan Sistem Belanja Online   Proses pengantaran pesanan masyarakat oleh BUMDes Kerta Sari Utama, Desa Kesiman Kertalangu Denpasar.     BALI,  INDEX  –  Seluruh stakeholder di Kota Denpasar nampaknya mulai paham tentang mitigasi penanganan Covid-19. […]

expand_less