Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 16 Feb 2022
  • visibility 334
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu 16  Februari 2022

 

Walikota Jaya Negara Buka Talkshow “Membedah Pencegahan Gratifikasi Menuju Denpasar Maju” Serangkaian HUT 234 Tahun Kota Denpasar

 

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana saat membuka secara resmi Talkshow bertajuk “Membedah Pencegahan Gratifikasi di Sektor Pelayanan Publik Menuju Denpasar Maju” yang dilaksanakan secara virtual dari Kantor Walikota Denpasar, Rabu (16/2/2022).

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara membuka secara resmi Talkshow bertajuk “Membedah Pencegahan Gratifikasi di Sektor Pelayanan Publik Menuju Denpasar Maju” yang dilaksanakan secara virtual dari Kantor Walikota Denpasar, Rabu (16/2). Kegiatan yang dilaksanakan serangkaian Hut Kota Denpasar ke-234 ini guna membangun komitmen mencegah dan menangani gratifikasi di lingkungan Pemkot Denpasar.

Hadir pula Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana, Kepala Inspektorat, Naning Djayaningsih, serta peserta yang berasal dari seluruh stakeholder Pemkot Denpasar mulai dari Pimpinan OPD, guru guru hingga Kepala Sekolah. Talkshow ini mengundang dua orang narasumber yakni Pemeriksa Gratifikasi Dan Pelayanan Publik Utama, Direktorat Gratifikasi Dan Pelayanan Publik, Deputi Bidang Pencegahan Dan Monitoring KPK RI, Muhammad Indra Furqon dan Kepala Ombudsman Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab.

Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara dalam sambutanya mengatakan, gratifikasi atau terkait dengan tindak pidana korupsi dalam arti luas tidak terbatas hanya pada pemberian barang/uang. Dimana hal tersebut dapat berupa komisi, discount, atau potongan harga, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan dan/atau penginapan, perjalanan wisata pengobatan gratis, serta fasilitas lainnya.

“ASN sebaga garda terdepan dalam melaksanakan amanah pembangunan tentu harus bersih dari berbagai indikasi korupsi. berbagai upaya pencegahan dan penindakan terus diupayakan sebagai langkah reformasi birokrasi, literasi maupun edukasi kepada ASN/penyelenggara,” ujarnya

Lebih lanjut dijelaskan, nilai Monitoring Centre for Prevention (MCP) Tahun 2021 Pemkot Denpasar mencapai 95,2 persen dan menduduki peringkat sembilan nasional, sementara untuk tingkat pemerintah kota peringkat dua nasional dan survei penilaian integritas (spi) tahun 2021 untuk kota denpasar mencapai 82 persen.

Namun demikian, kata Jaya Negara masih diperlukan upaya untuk meningkatkan nilai integritas. Seperti halnya sosialisasi antikorupsi agar tetap dirancang sehingga efektif menjadikan kalangan pegawai dapat menghindari konflik kepentingan, melaporkan/ menolak gratifikasi/suap, dan melaporkan tindak pidana korupsi yang dilihat/didengar/diketahui.

“Pencegahan gratifikasi diperlukan adanya upaya yang kongkret, untuk itu Pemkot Denpasar telah menyusun regulasi terkait dengan pengendalian gratifikasi yaitu Peraturan Walikota Denpasar Nomor 6 Tahun 2019 tentang pengendalian gratifikasi di lingkungan Pemkot Denpasar sesuai dengan arahan KPK RI, selain penyusunan regulasi kami juga membentuk unit saber pungli Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara

Pihaknya menambahkan, Pemkot Denpasar juga terus berupaya melakukan berbagai terobosan dan inovasi guna mempersempit celah melakukan tindakan korupsi, salah satunya dengan melakukan pengalihan sistem dari sistem manual ke digitalisasi.

Sementara, Pemeriksa Gratifikasi Dan Pelayanan Publik Utama, Direktorat Gratifikasi Dan Pelayanan Publik, Deputi Bidang Pencegahan Dan Monitoring KPK RI, Muhammad Indra Furqon mengatakan, Gratifikasi diatur dalam Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Korupsi. Dimana, berdasarkan survey partisipasi publik Tahun 2019 diketahui hanya 37% responden segmen masyarakat yang mengetahui istilah Gratifikasi. Dari jumlah tersebut hanya 13% responden segmen pemerintah yang pernah lapor Gratifikasi.

“Gratifikasi merupakan akar dari Korupsi, dianggap kecil tapi merusak, menumbuhkan mental pengemis,” jelasnya

Pihaknya menekankan, tidak sepantasnya pegawai negeri/pejabat publik menerima pemberian atas pelayanan yang diberikan. Sehingga setiap insan pegawai negeri dan pejabat publik agar berani tolak gratifikasi. Hal ini lantaran gratifikasi bukanlah rejeki.

“Seseorang tidak berhak meminta dan mendapat sesuatu melebihi haknya hanya karena sekedar ia melaksanakan tugas sesuai tanggungjawab dan kewajibannya,” tandasnya.

(Adv).

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apel Gelar Pasukan Jelang Pemilu, Pj Gubernur Sumut Pastikan Jajarannya Siap Jaga Ketentraman dan Ketertiban Umum

    Apel Gelar Pasukan Jelang Pemilu, Pj Gubernur Sumut Pastikan Jajarannya Siap Jaga Ketentraman dan Ketertiban Umum

    • calendar_month Jumat, 8 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    DELISERDANG, Sabtu  09  Desember  2023 Apel Gelar Pasukan Jelang Pemilu, Pj Gubernur Sumut Pastikan Jajarannya Siap Jaga Ketentraman dan Ketertiban Umum   (Foto/ist)   Sumatera Utara,  indonesiaexpose.co.id  – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin memastikan jajarannya siap menjaga ketentraman dan ketertiban umum jelang Pemilu dan Pilkada serentak. Hal ini disampaikannya saat Apel Gelar Pasukan […]

  • 1.893 Pelanggan  Menikmati  Layanan  Super  Merdeka Tiga  Program  Promo  PLN 

    1.893 Pelanggan  Menikmati  Layanan  Super  Merdeka Tiga  Program  Promo  PLN 

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  30  Agustus  2021   1.893 Pelanggan  Menikmati  Layanan  Super  Merdeka Tiga  Program  Promo  PLN Manager Komunikasi PLN UID Bali, I Made Arya, didampingi humasnya-Candra, di acara jumpa media rutin, Senin (30/08/2021) di Warung Mina, Renon   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  PLN telah meluncurkan program promo tambah daya untuk menyambut Hari kemerdekaan di Bulan Agustus […]

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  13  Oktober  2020 Sekda Rai Iswara Ikuti Vidcon Rakor Targeted Testing dan Tracing Covid-19 Dengan Menko Kemaritiman   Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara saat mengikuti Rakor Targeted testing dan Tracing Covid-19 Jabodetabek dan Provinsi Bali secara virtual dari Graha Sewaka Dharma Kota Denpasar pada Selasa (13/10/2020) BALI,  INDEX  –  Sebagai upaya percepatan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 469
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  25  November  2025 Renungan  Joger

  • Pj. Gubernur Bali Minta Pantai Kuta Ditata Kembali Agar Tidak Terkesan Kumuh

    Pj. Gubernur Bali Minta Pantai Kuta Ditata Kembali Agar Tidak Terkesan Kumuh

    • calendar_month Sabtu, 27 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Kuta, Minggu  28  Januari 2024 Pj. Gubernur Bali Minta Pantai Kuta Ditata Kembali Agar Tidak Terkesan Kumuh     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Sebagai salah satu wajah pariwisata Bali, Pantai Kuta menjadi salah satu destinasi unggulan bagi pariwisata Bali. Untuk itu, kebersihan, kenyamanan serta keamanannya menjadi perhatian kita bersama dan harus dijaga agar Pantai Kuta selalu […]

  • Road to Bali & Beyond Travel Fair 2022 “Balancing in Harmony”

    Road to Bali & Beyond Travel Fair 2022 “Balancing in Harmony”

    • calendar_month Sabtu, 4 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Nusa  Dua, Minggu  05  Juni  2022   Road to Bali & Beyond Travel Fair 2022 “Balancing in Harmony”     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –   Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) yang ke-8 akan digelar hari Selasa, 14 Juni – Jumat, 17 Juni 2022 di Bali International Convention Center (BICC) Nusa Dua, Bali secara temu muka dan virtual. […]

expand_less