Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Sabtu   05   November 2022

Perayaan Tumpek Landep, Bupati Tabanan Berikan Kuis Kepada Para Peserta Sembahyang

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Hal yang menarik terjadi saat pelaksanaan perayaan Tumpek Landep kali ini, tak hanya melakukan persembahyangan secara khusyuk, dalam upacara yang dipimpin oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M ini juga diwarnai dengan suasana yang penuh semangat dan sukacita. Persembahyangan berlangsung di Halaman Depan Kantor Bupati Tabanan dan dimulai sejak pagi, Sabtu, Saniscara Kliwon, Landep (5/11/2022).

Perayaan Rahina Tumpek Landep sebagai langkah tindak lanjut dari instruksi Gubernur Bali Nomor 12 Tahun 2022, dengan pelaksanaan Upacara Jana Kerthi dan atau Atma Kerthi sebagai pelaksanaan tata-titi kehidupan masyarakat Bali bedasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era baru. Nampak turut mengikuti persembahyangan, Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda beserta para Asisten, Forkopimda, Para Kepala Bagian beserta OPD Terkait di lingkungan Setda dan seluruh Camat di Tabanan.

Secara filosofis, tumpek landep memiliki makna yang sangat baik jika diimplementasikan dalam pelaksanaan tata-titi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Seperti pada kata akhirannya landep yang berarti “lancip” yang mengacu pada lancipnya tonggak pemikiran manusia. Esensi dari filosofi tersebut, seperti disampaikan Bupati Tabanan, Sanjaya, menjadi momen bagi kita sebagai manusia untuk selalu instrospeksi diri, mulat sarira, serta menajamkan kembali pikiran kita, untuk meraih tujuan yang lebih baik dalam kehidupan.

Jatuh di setiap 210 hari, Tumpek Landep adalah momen pemujaan kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, ida Sang Hyang Pasupati. Di mana kita memohon kepada Sang Hyang Pasupati agat pikiran kita menjadi baik, sesuai dengan norma-norma agama. “Di Hari tumpek landep ini, setiap 6 bulan sekali kita instrospeksi diri, apa yang telah kita lakukan 6 bulan lalu sampai sekarang, benarkah kita sudah melaksanakan hal-hal yang sesuai dengan ajaran agama hindu atau norma agama dan norma negara” Sanjaya menyampaikan.

Pihaknya juga menegaskan, dalam Tumpek Landep ini, selain berdoa dan instrospeksi, sudah sepatutnya juga menjadi momen bagi kita berterima kasih kepada barang-barang pusaka yang dimiliki. Sebab benda-benda tersebut menjadi alat / pendukung aktifitas kita dan bermanfaat untuk melindungi diri kita ataupun untuk kemajuan masyarakat dan bangsa jika dilihat pada era kekinian. Sanjaya juga berpesan agar kearifan lokal dari Tumpek Landep ini tiak hilang dimakan zaman dan tergerus dengan kemajuan teknologi. Sehingga memahami betul apa itu esensi, makna dan filosofi Tumpek sendiri itu menjadi penting.

“Karena dalam Visi Misi Nangun Sat Kerthi, bagaimana kita menjaga sebuah keseimbangan dan keharmonisan ala mini, baik itu manusianya, kramanya, baik itu tata laksana budayanya maupun alam lingkungannya, harus dijaga kesuciannya secara sekala dan niskala. Tumpek Landep adalah bagian dari implementasi visi misi kita” paparnya. Kearifan lokal, pelestarian adat dan budaya yang metaksu, juga ditegaskannya, menjadi bagian dari daya tari Bali bagi para pengunjung di luar Bali. Oleh sebab itu budaya Bali yang adiluhung tidak boleh kita tinggalkan.

Hal yang menarik yakni usai persembahyangan dan di tengah-tengah sambutannya, Bupati Sanjaya melemparkan pertanyaan berbentuk kuis kepada para peserta sembahyang terkait upacara yakni menyebutkan, apa saja 30 wuku, 5 panca wara dan 7 sapta wara dan bagi peserta yang berhasil menyebutkan dengan lengkap, langsung diberikannya hadiah. Tentu saja kuis tersebut disambut antusiasme yang tinggi oleh para peserta dan merekahkan senyum suka cita di pagi hari itu.

Tak lupa Sanjaya juga terus menerus mengingatkan agar ajaran yang sangat sederhana dari para leluhur, namun memiliki implementasi yang luar biasa tersebut untuk selalu dilestarikan. Terutama dalam menegakkan ajaran Tri Hita Karana, menjaga harmonis manusia dan Ida Sang Hyang Widi Wasa, manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam dan lingkungannya, harus kita jaga lingkungan juga, baik dari hulu, tengah maupun hilir.

“ingat ada 6 tumpek yang wajib kita puja, Tumpek Lanep sebagai esensi jana kerthi dan atma kerthi, bagaimana kita melancipkan dan mengharmoniskan pikiran kita sehingga menjadi bagus dan suci dalam menjalankan kaidah-kaidah yang baik, terlepas dari kegelapan, kebodohan dan kesengsaraan,” pungkasnya. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bertekad Wujudkan Denpasar Kota Sehat Swasti Saba Wistara, Wawali Arya Wibawa Ikuti Verifikasi Lanjutan

    Bertekad Wujudkan Denpasar Kota Sehat Swasti Saba Wistara, Wawali Arya Wibawa Ikuti Verifikasi Lanjutan

    • calendar_month Senin, 7 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  08  Agustus  2023 Bertekad Wujudkan Denpasar Kota Sehat Swasti Saba Wistara, Wawali Arya Wibawa Ikuti Verifikasi Lanjutan     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar terus berkomitmen dalam mewujudkan Denpasar sebagai Kota Sehat. Beragam inovasi dan terobosan terus di optimalkan guna mendukung hal tersebut. Demikian diungkapkan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa […]

  • Daya Saing Digital Sumut Naik Peringkat, Pj Gubernur Sumut Optimis Digitalisasi Signifikan Kendalikan Inflasi

    Daya Saing Digital Sumut Naik Peringkat, Pj Gubernur Sumut Optimis Digitalisasi Signifikan Kendalikan Inflasi

    • calendar_month Jumat, 2 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Medan, Jumat  02  Februari  2024 Daya Saing Digital Sumut Naik Peringkat, Pj Gubernur Sumut Optimis Digitalisasi Signifikan Kendalikan Inflasi   (Foto/ist)   Sumatera Utara,  indonesiaexpose.co.id   – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin optimis pengendalian inflasi semakin baik melalui transformasi digital di berbagai bidang. Transformasi digital diyakini mampu memperkecil berbagai hambatan, baik bidang perdagangan, pemerintahan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  26  Pebruari  2025 Renungan  Joger  

  • Gubernur Koster : Bali Aman dan Kondusif

    Gubernur Koster : Bali Aman dan Kondusif

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  02  September  2025 Gubernur Koster : Bali Aman dan Kondusif   Gubernur Bali Wayan Koster   Bali, indonesiaexpose.co.id – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa demonstrasi di Bali telah berakhir yang berhasil dikelola dengan sangat baik secara bersama-sama oleh Gubernur Bali dan aparat keamanan serta dukungan dan peran aktif majelis umat beragama, Desa […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  12  September  2020   Renungan  JOGER

  • Langkah Nyata CIMB Niaga  Berkontribusi  Bagi  Sosial dan Lingkungan

    Langkah Nyata CIMB Niaga  Berkontribusi  Bagi  Sosial dan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  12  Agustus  2025 Langkah Nyata CIMB Niaga  Berkontribusi  Bagi  Sosial dan Lingkungan   (ist) Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Selama ini, banyak orang menilai bank-bank besar hanya dari jumlah nasabah atau seberapa besar keuntungan yang mereka peroleh setiap tahun. Namun, masyarakat bawah seringkali lebih tertarik mengamati sejauh mana komitmen bank-bank tersebut melalui program CSR (Corporate Social […]

expand_less