Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
  • visibility 106
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bali,  Minggu  04  Desember  2022

Wagub Cok Ace terima Delegasi dari Provinsi Bataan Filipina

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Perjalanan panjang pariwisata Bali dengan berbagai kejadian gangguan keamanan, dan pandemi Covid-19 telah cukup memberikan pembelajaran tentang betapa rentannya gejolak perekonomian Bali yang hanya bertumpu pada satu dominasi sektor pariwisata.

Hal itu diungkapkan, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menerima kunjungan dari Delegasi Provinsi Bataan Filipina, bertempat di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (12/11/2022).

“Perlu dilakukan pengembangan sektor unggulan, seperti Sektor Pertanian dalam arti luas termasuk Peternakan dan Perkebunan, Sektor Kelautan dan Perikanan, Sektor Industri, Sektor IKM, UMKM, dan Koperasi, Sektor Ekonomi Kreatif dan Digital Sektor Pariwisata serta pengembangan infrastruktur pendukung. Semua ini dituangkan dalam Ekonomi Kerthi Bali,” ujar Wagub Cok Ace.

Selain itu, Wagub juga melihat bahwa hal yang perlu diperhatikan dari Bali adalah keseimbangan antar wilayah. Selama ini ketimpangan antar wilayah sangat tinggi, dimana contohnya pariwisata hanya dominan di wilayah selatan.

Untuk itu, Ia juga menuangkan konsep Padma Bhuwana dalam strategi membangun Bali, dimana Prioritas pembangunan di setiap wilayah kabupaten/kota harus didasari karakteristik geografis, demografis, serta potensi sumber daya dominan. Optimalisasi seluruh potensi tersebut haruslah didasari karakteristik dan fungsi setiap Dewata Nawasanga yang menaungi wilayah tersebut sehingga terbangun taksu yang meniscayakan semua potensi berkembang maksimal.

Dijelaskan Wagub Cok Ace, Taksu adalah kekuatan intrinsik yang tidak tampak (niskala), tetapi menentukan keberhasilan segala yang tampak (sakala). Taksu memastikan setiap potensi dapat berkembang optimal, jika dan hanya jika, ia dikembangkan dalam ruang yang tepat.

“Seluruh program pembangunan Bali harus dimulai dengan menggali taksu setiap wilayah, dan Padma Bhuwana menyediakan konsepsi untuk itu. Bagaimana membangun wilayah Timur, Selatan, Barat, Utara, dan Tengah, haruslah disesuaikan dengan taksu menurut spirit kedewataan yang menguasainya,” ujarnya.

ia menilai, sejalan dengan visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, maka konsepsi Padma Bhuwana relevan dijadikan kerangka pendekatan untuk pemetaan kewilayahan baik secara sakala maupun niskala.

Secara sakala bahwa prioritas pembangunan di setiap wilayah kabupaten/kota harus didasari karakteristik geografis, demografis, serta potensi sumber daya dominan.

Ia mengatakan, optimalisasi seluruh potensi tersebut haruslah didasari karakteristik dan fungsi setiap Dewata Nawasanga yang menaungi wilayah tersebut sehingga terbangun taksu yang meniscayakan semua potensi berkembang maksimal.

Berdasarkan pemetaan inilah, maka pembangunan dan pemberdayaan potensi harus menyasar seluruh elemen Sad Kerthi, yakni jiwa masyarakatnya (Atma Kertih), kualitas SDM-nya (Jana Kertih), tata ruang wilayahnya (Jagat Kertih), dan seluruh elemen alam serta lingkungan biotik yang berada di dalamnya (Samudera, Wana, dan Danu Kertih). Jadi, konsepsi Padma Bhuwana menyediakan landasan teoritis maupun praksis untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Selain itu, saat ini Pemerintah Provinsi Bali melalui Gubernur Bali menerbitkan beberapa peraturan daerah untuk mengatur beberapa hal yang ada kaitannya dalam menjaga Bali.

Salah satunya peraturan terkait penggunaan plastik sekali pakai, dimana di Bali saat ini khususnya di tempat perbelanjaan, objek wisata dan tempat lainnya tidak boleh menggunakan plastik sekali pakai. Hal ini untuk mengurangi sampah plastik di Bali.

Selain itu juga dikeluarkan aturan terkait penggunaan produk lokal untuk industri pariwisata, dimana hotel dan restoran yang ada di Bali harus menggunakan produk lokal petani Bali dalam menghidangkan makanan. Hal ini digunakan untuk menjaga para petani Bali agar tetap bisa menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. Sehingga pembangunan Bali dapat berkelanjutan dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Rombongan Delegasi Bataan Maria Angela S.Garcia mengatakan bahwa Bataan memiliki pemandangan alam yang indah seperti Bali, untuk itu pihaknya ingin belajar dari Bali, bagaimana mengembangkan industri pariwisata dengan baik mengingat Bali sangat terkenal di mancanegara.

Untuk itu pihaknya ingin mengadopsi cara-cara pembangunan pariwisata di Bali. Baik dari segi pendekatan kepada masyarakat, investor serta pengelolaan lainnya. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pegadaian Wilayah VII Denpasar Gelar Bazar Emas, Investasi sebagai Penyelamat Ketahanan Ekonomi Keluarga

    Pegadaian Wilayah VII Denpasar Gelar Bazar Emas, Investasi sebagai Penyelamat Ketahanan Ekonomi Keluarga

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  09   November 2022 Pegadaian Wilayah VII Denpasar Gelar Bazar Emas, Investasi sebagai Penyelamat Ketahanan Ekonomi Keluarga   Suasana  Bazar Emas Pegadaian Cabang Renon ,Denpasar – Bali,Rabu (9/11/2022) (Foto:indonesiaexpose.co.id)   Bali, indonesiaexpose.co.id – Ingin punya emas, tapi dana terbatas PT Pegadaian menggelar Bazar Emas di Pegadaian Cabang Renon ,Denpasar – Bali, yang di gelar hari […]

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 13 Mei 2020

  • Sidang Perdana Kasus Bos Kuta Paradiso Hotel Digelar di PN Denpasar

    Sidang Perdana Kasus Bos Kuta Paradiso Hotel Digelar di PN Denpasar

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  12  November  2019   Sidang Perdana Kasus Bos Kuta Paradiso Hotel Digelar di PN Denpasar   BALI,  INDEX   – Sidang perdana kasus bos hotel Kuta Paradiso digelar di PN Denpasar, Selasa (12/11).  Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Subandi. Sementara JPU terdiri dari I Ketut Sujaya, Eddy Arta Wijaya, dan Martinus T […]

  • Upacara Peringatan HUT Kota Tabanan Ke-530 Tahun 2023 Berlangsung Khidmat

    Upacara Peringatan HUT Kota Tabanan Ke-530 Tahun 2023 Berlangsung Khidmat

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Tabanan,  Jumat  01  Desember  2023 Upacara Peringatan HUT Kota Tabanan Ke-530 Tahun 2023 Berlangsung Khidmat   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Mengusung tema “Paduraksa Jayaning Singasana” dengan filosofi yang bermakna tentang keseimbangan dan keharmonisan pemerintah dan masyarakatnya, menjadi sebuah pesan yang kuat disampaikan oleh Pj. Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibaca oleh Ketua DPRD Tabanan, saat memimpin […]

  • Persiapan Mudik 2021, Kakor Lantas Cek Kesiapan Penyekatan Perbatasan Jabar-Jateng di Cijolang Banjar

    Persiapan Mudik 2021, Kakor Lantas Cek Kesiapan Penyekatan Perbatasan Jabar-Jateng di Cijolang Banjar

    • calendar_month Jumat, 16 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Bandung,  Jumat  16 April 2021   Persiapan Mudik 2021, Kakor Lantas Cek Kesiapan Penyekatan Perbatasan Jabar-Jateng di Cijolang Banjar   Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny, S.IK, M.H, sambut kunjungan Kakor Lantas Irjen Pol. Drs. lstiono, M.H.   Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id  –  Kakor Lantas Polri Irjen Pol. Drs. Istiono, M.H, Kamis (15/4/2021) meninjau skema persiapan penyekatan […]

  • FSB dan JBD, Langkah Strategis Kuta Hadapi Gempuran Budaya Asing

    FSB dan JBD, Langkah Strategis Kuta Hadapi Gempuran Budaya Asing

    • calendar_month Kamis, 14 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Mangupura, Kamis 14  Maret  2024 FSB dan JBD, Langkah Strategis Kuta Hadapi Gempuran Budaya Asing   (Foto/ist)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Gelaran Festival Seni Budaya (FSB) Desa Adat Kuta XII tahun 2024 mendapat sambutan positif dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung, I Wayan Adi Arnawa. Itu dipandang sebagai salah satu langkah strategis, di tengah gempuran […]

expand_less