Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » 2024, Jawa Tengah Dapat Alokasi DAK Fisik Rp4,2 Triliun

2024, Jawa Tengah Dapat Alokasi DAK Fisik Rp4,2 Triliun

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 24 Jan 2024
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semarang, Kamis 25 Januari 2024

2024, Jawa Tengah Dapat Alokasi DAK Fisik Rp4,2 Triliun

 

Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan DAK Fisik TA 2024, di Ruang Rapat BPKAD Provinsi Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).(foto/ist)

 

Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Provinsi Jawa Tengah mendapatkan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp4,2 triliun. Anggaran tersebut terdiri dari Rp3,81 triliun untuk 35 kabupaten/ kota yang akan dikelola oleh masing-masing daerah, dan Rp484,5 miliar untuk Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Jawa Tengah, Dwianto Priyonugroho mengatakan, dengan kucuran DAK itu, pemerintah kabupaten/ kota dan provinsi didorong segera melakukan percepatan pelaksanaan kegiatan. Sehingga, tidak ada lagi kontrak-kontrak yang pekerjaannya mepet.

“Kami berharap dana ini betul-betul bisa bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karenanya, percepatan juga perlu dilakukan Bapak/ Ibu, agar mampu mendorong konsumsi masyarakat, meningkatkan produktivitas perekonomian dan menciptakan lapangan kerja,” ujarnya, saat Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan DAK Fisik TA 2024, di Ruang Rapat BPKAD Provinsi Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024).

Dwianto menekankan, agar pemerintah kabupaten/ kota maupun provinsi, segera memanfaatkan anggaran dengan semaksimal mungkin. Tentu, kolaborasi bersama antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/ kota harus lebih ditingkatkan.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Setda Provinsi Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi menyampaikan, dana transfer yang diberikan oleh Pemerintah Pusat nantinya digunakan untuk penurunan kemiskinan, peningkatan pelayanan kesehatan, penurunan stunting, dan peningkatan daya saing usaha.

“Jangan sampai kita sudah dikasih uang dari pemerintah pusat, tapi ketika dikasih uang tidak mau menyerap dengan baik. Diharapkan, semuanya punya semangat untuk menyerap anggaran yang diberikan oleh pusat, untuk menurunkan kemiskinan,” jelas Kepala Biro Administrasi Pembangunan Daerah Setda Provinsi Jawa Tengah, Endi Faiz Effendi melalui siaran tertulisnya.

Kepala Kantor KPPN Semarang I Kemenkeu RI, Farhan Fatnanto mengingatkan agar dana transfer yang diberikan digunakan untuk kebutuhan daerah, sesuai dengan prioritas masing-masing. Diharapkan, rencana kerja yang telah disusun segera direalisasikan.

“Kita selaku pelayan masyarakat, masyarakat kita yang harus dilayani. Insyaallah ini jadi amal ibadah kita. Tolong, tujuannya bukan bagaimana kita mendapat sesuatu, tapi bagaimana masyarakat kita mendapatkan sesuatu,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dunia Games Telkomsel dan Garena Gelar, Turnamen eSport Online “Indonesia Games Championship” 2020

    Dunia Games Telkomsel dan Garena Gelar, Turnamen eSport Online “Indonesia Games Championship” 2020

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 08  Mei  2020   Dunia Games Telkomsel dan Garena Gelar, Turnamen eSport Online “Indonesia Games Championship” 2020     JAKARTA, INDEX  – Pada tahun ini, Telkomsel melalui Dunia Games kembali menggelar turnamen esport terbesar di Tanah Air bertajuk Indonesia Games Championship (IGC) yang akan diselenggarakan mulai Mei hingga September 2020. Di edisi ketiganya […]

  • Indonesia Expose.co.id

    Indonesia Expose.co.id

    • calendar_month Selasa, 5 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  05 Maret  2024

  • Pemkot Denpasar Jajaki Kerjasama Bidang Pariwisata dan Sosial Dengan HKETO.

    Pemkot Denpasar Jajaki Kerjasama Bidang Pariwisata dan Sosial Dengan HKETO.

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  03  Juni  2024 Pemkot Denpasar Jajaki Kerjasama Bidang Pariwisata dan Sosial Dengan HKETO.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menerima kunjungan Director General of Hong Kong Economic and Trade Office (HKETO), Miss Libera Cheng di Kantor Walikota Denpasar, Senin (3/6/2024). Kunjungan ini merupakan penajajakan awal guna membahas […]

  • Kapolda Jabar tinjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Massal dan pemberian sembako di Majalengka dimasa PPKM

    Kapolda Jabar tinjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Massal dan pemberian sembako di Majalengka dimasa PPKM

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Majalengka, Kamis  25  November  2021   Kapolda Jabar tinjau langsung pelaksanaan Vaksinasi Massal dan pemberian sembako di Majalengka dimasa PPKM     Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id  –  Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Suntana, M.Si meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal dan pemberian paket sembako di Desa Rajagaluh, Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Kamis (25/11/2021). Kegiatan peninjuan […]

  • Inkubator bisnis ITB STIKOM Bali – JCI Badung sukses Jembatani Starup dengan Investor

    Inkubator bisnis ITB STIKOM Bali – JCI Badung sukses Jembatani Starup dengan Investor

    • calendar_month Sabtu, 26 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 26 Juni 2021   Inkubator bisnis ITB STIKOM Bali – JCI Badung sukses Jembatani Starup dengan Investor   Rektor ITB STIKOM Bali (tengah) di acara Pitching Night secara virtual, pada Sabtu (26/06/2021) di Kampus ITB STIKOM Bali, Renon, Denpasar.   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Inkubator bisnis ITB STIKOM Bali bekerjasama dengan JCI Badung menyelenggarakan Pitching […]

  • WPFSD 2019 , DPR Angkat  Isu Pentingnya  Ekonomi Inklusif

    WPFSD 2019 , DPR Angkat  Isu Pentingnya  Ekonomi Inklusif

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Kuta,  Kamis  5  September  2019   WPFSD 2019 , DPR Angkat  Isu Pentingnya  Ekonomi Inklusif World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) pada 4-5 September 2019 di Kuta-Bali,Sumber foto  Fotografer DPR RI   BALI,  INDEX  – DPR RI untuk ketiga kalinya menyelenggarakan forum parlemen dunia bertajuk World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) pada 4-5 September 2019 […]

expand_less