Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » OJK dan Kemendagri Komitmen Perkuat Peran Bank Pembangunan Daerah (BPD)

OJK dan Kemendagri Komitmen Perkuat Peran Bank Pembangunan Daerah (BPD)

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 4 Mar 2024
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  05  Februari  2024

OJK dan Kemendagri Komitmen Perkuat Peran Bank Pembangunan Daerah (BPD)

 

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) berkomitmen untuk bersama memperkuat peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) agar lebih kontributif dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah melalui penguatan dan konsolidasi BPD.

Demikian kesimpulan Focus Group Discussion (FGD) dalam Penguatan dan Konsolidasi Bank Pembangunan Daerah, yang dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Suhajar Diantoro di Jakarta. Senin, (4/3/2024).

“OJK berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. Kolaborasi dan sinergi akan terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan investment matching BPD dengan pengusaha untuk mengembangkan sektor potensial di daerah. Hal ini diharapkan dapat menopang perekonomian daerah,” kata Mahendra.

Lebih lanjut Mahendra menyampaikan bahwa pertumbuhan perekonomian di daerah akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional dan BPD memegang peranan penting untuk mendukung pertumbuhan perekonomian daerah.

“Untuk mendukung penguatan BPD dan perekonomian daerah maka OJK melakukan dua hal, yaitu penguatan dan konsolidasi BPD serta mewajibkan seluruh Kantor OJK di daerah untuk mengutamakan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di daerah wilayah kerja masing-masing,” ungkapnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyebut bahwa penguatan permodalan menjadi salah satu langkah yang perlu untuk dilakukan. Peran serta pemerintah daerah sebagai pemegang saham pengendali (PSP) juga memegang peranan penting untuk memenuhi ketentuan pemenuhan modal inti yang diatur dalam POJK yang mewajibkan bank milik pemerintah daerah untuk memenuhi modal inti minimum (MIM) paling sedikit Rp3 triliun paling lambat 31 Desember 2024,” kata Dian.

Data per 31 Desember 2023, terdapat 105 bank umum termasuk 27 di antaranya adalah BPD (24 BPD konvensional dan 3 BPD syariah). Sampai saat ini terdapat 12 BPD yang belum memenuhi ketentuan dimaksud, dua di antaranya akan melakukan pemenuhan MIM melalui setoran modal mandiri dan 10 BPD akan melakukan konsolidasi dalam bentuk kelompok usaha bank (KUB).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Suhajar Diantoro menyatakan bahwa Kemendagri mendukung langkah OJK untuk melakukan penguatan BPD.

“BPD diharapkan dapat mengisi kekosongan akan kebutuhan permodalan masyarakat khususnya sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah. Selain itu, BPD juga diharapkan mampu untuk menjangkau kebutuhan akses keuangan masyarakat di daerah yang masih terkendala dengan jarak (inklusi keuangan),” kata Suhajar.

Menurutnya, untuk mewujudkan BPD yang menjadi regional champion di daerah masing-masing dibutuhkan komitmen bersama dalam peningkatan permodalan BPD, sehingga akan terbentuk BPD yang kuat dan resilien.

“Kami mengimbau pemerintah daerah untuk ikut serta memenuhi ketentuan POJK 12 tahun 2020. Pemerintah daerah sebagai Pemegang Saham Pengendali (PSP) dapat melakukan penyertaan modal pada BPD,” kata Suhajar.

Sebelumnya, OJK telah menerbitkan POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum (POJK Tata Kelola). POJK ini menekankan pada prinsip tata kelola pada Bank dengan dukungan manajemen risiko dan kepatuhan yang terintegrasi untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan bank yang sehat, berdasarkan prinsip kehatihatian dan beretika, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional.

Selain itu, POJK Tata Kelola juga bertujuan untuk meningkatkan daya saing bank, mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, serta berkontribusi dalam penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan, dengan tetap memperhatikan kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan.

POJK Tata Kelola ini juga sejalan dan sebagai tindak lanjut dari amanat pengaturan dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Data OJK mencatatkan bahwa aset BPD terus tumbuh terhadap total aset perbankan nasional, dari 7,66 persen pada tahun 2016 menjadi 8,17 persen pada tahun 2023. Pada periode yang sama porsi kredit BPD juga tumbuh menjadi 8,44 persen dengan rasio NPL turun menjadi 2,10 persen lebih rendah 0,21 basis poin dibandingkan NPL perbankan nasional yang sebesar 2,31 persen.

(011)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 301 Orang Warga Kelurahan Panjer Ikuti Vaksinasi Dosis Kedua

    301 Orang Warga Kelurahan Panjer Ikuti Vaksinasi Dosis Kedua

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  11  September  2021   301 Orang Warga Kelurahan Panjer Ikuti Vaksinasi Dosis Kedua   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Pemkot Denpasar terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi dengan pola jemput bola. Kali ini pelaksanaan vaksinasi dosis kedua berlangsung di Wantilan Pura Dalem Panjer Kelurahan Panjar Kecamatan Denpasar Selatan Sabtu (11/9). Lurah Panjer Made Suryanata mengatakan, pelaksanaan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  22  Pebruari  2025 Renungan  Joger  

  • Walikota Jaya Negara  Buka Musrenbang Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2025

    Walikota Jaya Negara  Buka Musrenbang Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  18  Januari  2024 Walikota Jaya Negara  Buka Musrenbang Kecamatan Denpasar Timur Tahun 2025    Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri sekaligus membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Denpasar Timur Tahun Anggaran 2025 yang ditandai dengan pemukulan Gong di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar, Kamis (18/1/2024). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  […]

  • Puan Minta Perlindungan Maksimal Bagi Korban Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada

    Puan Minta Perlindungan Maksimal Bagi Korban Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  15   Maret  2025 Puan Minta Perlindungan Maksimal Bagi Korban Kekerasan Seksual Eks Kapolres Ngada   Puan Maharani (Foto: dok. DPR RI) Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani menekankan pentingnya perlindungan bagi para korban dalam kasus dugaan kekerasan seksual mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja. Ia juga menilai […]

  • Kehadiran BaliCEB : Potensi kegiatan MICE di Dunia bisa ditarik ke Bali

    Kehadiran BaliCEB : Potensi kegiatan MICE di Dunia bisa ditarik ke Bali

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 14  Pebruari  2020   Kehadiran BaliCEB : Potensi kegiatan MICE di Dunia bisa ditarik ke Bali   BALI,  INDEX  –  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meresmikan peluncuran Bali Convention Exhibition Bureau (BaliCEB) sebagai wadah yang mengelola para pelaku bisnis MICE (pertemuan, perjalanan insentif, konvensi dan pameran) di Pulau Dewata menjadi lebih terpadu […]

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat 26 Agustus 2022

expand_less