Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Rencana Impor Dua Juta Ekor Sapi Harus Dibarengi Peningkatan Kuota Produksi Peternak Lokal

Rencana Impor Dua Juta Ekor Sapi Harus Dibarengi Peningkatan Kuota Produksi Peternak Lokal

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
  • visibility 40
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Senin  13  Januari  2025

Rencana Impor Dua Juta Ekor Sapi Harus Dibarengi Peningkatan Kuota Produksi Peternak Lokal

 

Anggota Komisi IV DPR RI Rina Saadah. Foto: Ist

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Anggota Komisi IV DPR RI Rina Saadah mendesak pemerintah memastikan rencana impor sapi sebanyak 2 juta ekor selama lima tahun ke depan tidak menganggu peternak lokal. Program impor sapi ini harus dibarengi dengan upaya meningkatkan kuota produksi sapi dalam negeri.

“Pemerintah harus fokus pemberdayaan peternak sapi lokal dan memaksimalkan hasil produksi mereka,” kata Rina Saadah dalam keterangan tertulis kepada Parlementaria, di Jakarta.

Indonesia berencana untuk mengimpor 2 juta ekor sapi secara bertahap antara 2025 hingga 2029. Rencana ini mencakup 1 juta sapi perah dan 1 juta sapi pedaging, yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan susu dan daging serta mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) pemerintah. Pada tahun 2025, target awal adalah mengimpor 200.000 ekor sapi perah dan 200.000 ekor sapi pedaging.

Kebijakan impor sapi, kata Teh Rina, sapaan akrabnya, dapat memberikan manfaat dalam jangka pendek. Tapi pemerintah harus dapat memastikan bahwa langkah-langkah tersebut tidak merugikan petani lokal dan sektor pertanian domestik dalam jangka panjang. Menurutnya dibutuhkan jaminan pemerintah agar produksi susu maupun daging dalam negeri bisa terserap pasar.

“Jangan sampai terjadi lagi ketika banyak peternak susu lokal yang terpaksa membuang produksi mereka karena tidak terserap oleh industri dalam negeri,” kata Politisi Fraksi PKB ini.

Pemerintah Indonesia, katanya, telah melakukan impor sapi secara berkala sejak 1980-an. Berbagai jenis sapi impor termasuk sapi bakalan dan sapi betina bunting masuk secara reguler ke pasar dalam negeri. Situasi ini membuat ketergantungan pasokan daging dan susu sapi dari luar negeri cukup tinggi. “Ini bukan pertama kali Indonesia melakukan impor sapi. Meskipun ada upaya mencapai swasembada daging sapi sejak tahun 2000, hingga saat ini, ketergantungan pada impor masih tinggi,” katanya.

Teh Rina menilai pemerintah perlu mengambil beberapa langkah strategis yang fokus pada penguatan produksi lokal dan pemberdayaan peternak. Langkah ini penting agar mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari produk impor. “Penguatan kelembagaan peternak dengan membangun kemitraan akan membantu peternak skala kecil dalam mengembangkan teknologi dan pengetahuan,“ katanya.

Di sisi lain, Teh Rina meminta pemerintah harus secara aktif meninjau dan mengevaluasi komitmen dari perusahaan-perusahaan yang telah menyatakan akan mengimpor sapi. Hal ini termasuk memastikan bahwa mereka memiliki rencana yang jelas dan realistis untuk mendatangkan sapi sesuai target yang ditetapkan. “Pemerintah juga harus menerapkan regulasi yang ketat terhadap impor sapi, termasuk pemeriksaan kesehatan hewan untuk mencegah masuknya penyakit yang dapat merugikan peternakan lokal,” pungkasnya.

(011)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi BI,Prov.Bali dengan Pemprov. Bali, Selenggarakan Bali Jagadhita V Tahun 2024

    Kolaborasi BI,Prov.Bali dengan Pemprov. Bali, Selenggarakan Bali Jagadhita V Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  10  Juni 2024 Kolaborasi BI,Prov.Bali dengan Pemprov. Bali, Selenggarakan Bali Jagadhita V Tahun 2024   Penandatanganan kerja sama antara ASITA Bali dengan sejumlah desa wisata di Bali, serta ekspor produk UMKM Binaan BI ke mancanegara senilai Rp 9 miliar lebih ke 28 negara tujuan di dunia, bertempat di The Meru Sanur , Senin (10/6/2024) […]

  • Sekda Alit Wiradana Dorong Akselerasi MCSP Area Optimalisasi Pendapatan Daerah.

    Sekda Alit Wiradana Dorong Akselerasi MCSP Area Optimalisasi Pendapatan Daerah.

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 17 November  2025 Sekda Alit Wiradana Dorong Akselerasi MCSP Area Optimalisasi Pendapatan Daerah.   Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat memimpin pelaksanaan Rapat Akselerasi MCSP dan SPI pada OPD Penghasil Pendapatan Daerah di Kantor Bapenda Kota Denpasar, Senin (17/11/2025). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana […]

  • Kristrianti Puji Rahayu :  Kinerja IJK Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Posisi Agustus 2024 Terjaga Stabil

    Kristrianti Puji Rahayu :  Kinerja IJK Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Posisi Agustus 2024 Terjaga Stabil

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  11  Oktober  2024 Kristrianti Puji Rahayu :  Kinerja IJK Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Posisi Agustus 2024 Terjaga Stabil   Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu (tengah) saat menghadiri acara pelantikan pimpinan DPRD Bali, Selasa (8/10/2024) lalu.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menilai kinerja Industri Jasa […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  20  Agustus   2025 Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 13 September 2022 Wagub Cok Ace Bacakan Jawaban Gubernur   Bali Terhadap PU Fraksi  Atas Raperda Perubahan APBD 2022 Wagub Cok Ace dalam Rapat Paripurna ke-30 Masa Persidangan III di Ruang Sidang Utama-DPRD Provinsi Bali, Senin (12/9/2022) Bali, indonesiaexpose.co.id – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), mengikuti Rapat Paripurna ke-30 […]

  • Bank Indonesia fasilitasi Jasa Keuangan memberi akses Pembiayaan guna Pengembangan UMKM, dalam menghadapi pasar Global

    Bank Indonesia fasilitasi Jasa Keuangan memberi akses Pembiayaan guna Pengembangan UMKM, dalam menghadapi pasar Global

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  09  Mei  2022   Bank Indonesia fasilitasi Jasa Keuangan memberi akses Pembiayaan guna Pengembangan UMKM, dalam menghadapi pasar Global       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bank Indonesia (BI) terus berupaya mendorong stabilitas sistem keuangan dan pemulihan ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan, terutama makroprudensial.   ” Kebijakan makroprudensial akomodatif selama triwulan I 2022 terus […]

expand_less