Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Puan Ketua DPR RI : Pencurian Ikan Kembali Lagi di Natuna, Kedaulatan RI Harus Dijaga

Puan Ketua DPR RI : Pencurian Ikan Kembali Lagi di Natuna, Kedaulatan RI Harus Dijaga

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
  • visibility 388
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  29  April  2025

Puan Ketua DPR RI : Pencurian Ikan Kembali Lagi di Natuna, Kedaulatan RI Harus Dijaga

 

Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: Dok/vel (hms)

Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti aktivitas penangkapan ikan secara ilegal atau ilegal fishing yang kembali terjadi di Laut Natuna Utara, Kepulauan Riau. Ia mengatakan, kegiatan eksploitasi sumber daya laut dari pihak asing merupakan pelanggaran kedaulatan negara bagi Indonesia.

“Ini bukan sekadar soal pencurian ikan. Ini adalah pelanggaran terhadap kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kedaulatan negara Indonesia harus dijaga,” ujar Puan Maharani dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa, (29/4/2025).

Seperti diketahui, kapal asal Vietnam kedapatan tengah mencuri ikan di perairan Indonesia saat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Badan Keamanan Laut (Bakamla) sedang menjalankan operasi terpadu di sekitar Kepulauan Natuna pada Senin, (14/4) lalu.

Kapal-kapal asing itu terpantau secara bebas menangkap ikan di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia. Dua kapal dengan nama lambung 936 TS (135 GT) dan 5762 TS (150 GT) juga didapati mengoperasikan alat tangkap trawl atau pukat Harimau yang merusak ekosistem laut.

Puan menegaskan, penggunaan alat tangkap trawl dapat mengancam kondisi laut Indonesia. “Penggunaan alat tangkap trawl bukan hanya melanggar hukum Indonesia, tetapi juga menghancurkan ekosistem laut jangka panjang,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

“Terumbu karang rusak, habitat ikan musnah, dan regenerasi ekosistem laut terancam. Ini bukan kejahatan ekonomi semata, melainkan juga kejahatan ekologis,” sambung Puan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap kedua kapal, terdapat kurang lebih 4.500 kilogram muatan ikan campur serta 30 orang anak buah kapal berkewarganegaraan Vietnam.

KKP menyebut, kedua kapal ikan asing berbendera Vietnam tersebut diduga melanggar Pasal 92 jo Pasal 26 ayat (1), dan Pasal 85 jo Pasal 9 ayat (1), jo pasal 102 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004.

KKP juga memprediksi, kerugian negara akibat pencurian ikan oleh kapal asing itu mencapai Rp 152,8 miliar, yang dihitung dari hasil tangkapan ikan setelah terkena razia petugas.

Puan pun mendesak kementerian/lembaga terkait, khususnya KKP serta TNI AL untuk bersikap tegas menindak kapal asing yang masuk ke perairan Indonesia tanpa izin. Ia juga mendorong agar dukungan terhadap nelayan lokal semakin diperkuat, termasuk bantuan armada tangkap hingga jaminan pasar hasil tangkapannya.

“Nelayan Natuna selama ini sudah bertahan di tengah berbagai tekanan cuaca ekstrem, keterbatasan fasilitas, hingga minimnya subsidi bahan bakar. Kini mereka juga harus menghadapi kenyataan bahwa laut tempat mereka menggantungkan harapan justru dieksploitasi oleh kapal asing,” papar Puan.

Atas kejadian ini, mantan Menko PMK itu menilai diperlukan penguatan sistem pengawasan laut melalui teknologi satelit dan integrasi lintas institusi yang terdiri dari Bakamla, TNI AL, dan KKP. Menurut Puan, pemerintah tidak bisa lagi mengandalkan reaksi pasca kejadian tanpa adanya antisipasi.

“Pencegahan adalah kunci. Tidak bisa lagi kita menunggu kejadian serupa terulang lagi,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

Di sisi lain, Puan juga mempertanyakan keamanan maritim terkait penetapan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) antara Indonesia dan negara lain. Ia menyebut, kehadiran militer Indonesia perlu diperkuat guna menghadapi potensi konflik sumber daya maupun lalu lintas kapal asing di wilayah ZEE.

Puan pun menekankan pentingnya tindakan tegas dan terkoordinasi antara berbagai lembaga pemerintah untuk menjaga kedaulatan Indonesia di perairan Natuna Utara.

“Kedaulatan harus ditegakkan melalui tindakan nyata, terutama di wilayah perbatasan yang rawan seperti Natuna,” tutup Puan.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  30  September  2025 Renungan  Joger

  • PLN Jalankan Keputusan Menteri ESDM Terkait Tarif Listrik Golongan Tegangan Rendah Turun  Tarif Listrik Golongan Rendah Turun Mulai Hari Ini

    PLN Jalankan Keputusan Menteri ESDM Terkait Tarif Listrik Golongan Tegangan Rendah Turun Tarif Listrik Golongan Rendah Turun Mulai Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  01 Oktober 2020   PLN Jalankan Keputusan Menteri ESDM Terkait Tarif Listrik Golongan Tegangan Rendah Turun Tarif Listrik Golongan Rendah Turun Mulai Hari Ini     JAKARTA,  INDEX  – Sesuai dengan arahan Menteri ESDM terkait penurunan tarif adjustment untuk pelanggan golongan rendah,terhitung per hari ini hingga desember tarif listrik turun. Dengan hal ini […]

  • Koster-Giri dan Jaya- Wibawa Dapat Dukungan Penuh Masyarakat Banjar Pegok ,Denpasar

    Koster-Giri dan Jaya- Wibawa Dapat Dukungan Penuh Masyarakat Banjar Pegok ,Denpasar

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 291
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  20  Oktober  2024 Koster-Giri dan Jaya- Wibawa Dapat Dukungan Penuh Masyarakat Banjar Pegok ,Denpasar   Cagub   Bali, indonesiaexpose.co.id – Calon Wakil Gubenur Bali Nyoman Giri Prasta dan paslon petahana nomor urut 2 Pilwali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara–I Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) melakukan simakrama dan persembahyangan ‘Pujawali Purnama Kapat ‘ […]

  • Angkat Tema “Menjaga Laut, Menata Wisata Bahari” Dispar dan BPPD Denpasar Gelar Gathering

    Angkat Tema “Menjaga Laut, Menata Wisata Bahari” Dispar dan BPPD Denpasar Gelar Gathering

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 325
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  16  Mei  2025 Angkat Tema “Menjaga Laut, Menata Wisata Bahari” Dispar dan BPPD Denpasar Gelar Gathering   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Gathering Pariwisata Kota Denpasar yang mengambil tema “Menjaga Laut, Menata Wisata Bahari” dilaksanakan pada Jumat (16/5/2025) pagi di atas kapal Phinisi Cruise Benoa yang berlayar di perairan Benoa. Gathering ini digelar oleh Dinas […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 11 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  12  Agustus  2023 Renungan  Joger

  • Hadiri HUT Ke-26 DWP, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Apresiasi Dedikasi dan Peran Strategis Perempuan

    Hadiri HUT Ke-26 DWP, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Apresiasi Dedikasi dan Peran Strategis Perempuan

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 378
    • 0Komentar

    Tabanan, Selasa 09 Desember 2025 Hadiri HUT Ke-26 DWP, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Apresiasi Dedikasi dan Peran Strategis Perempuan   (Foto/hms)   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan sekaligus Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan Tahun 2025 di […]

expand_less