Koster Tegaskan Kader PDIP Harus Hadir di Tengah Rakyat dan Bela Wong Cilik
- account_circle 080
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Buleleng, Minggu 15 Maret 2026
Koster Tegaskan Kader PDIP Harus Hadir di Tengah Rakyat dan Bela Wong Cilik

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengukuhkan 4.592 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting partai se-Kabupaten Buleleng masa bakti 2025–2030 dalam konsolidasi besar di GOR Bhuana Patra, Minggu (15/3/2026).
Bali, indonesiaexpose.co.id — Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster, mengukuhkan 4.592 pengurus PAC, ranting, dan anak ranting partai se-Kabupaten Buleleng masa bakti 2025–2030 dalam konsolidasi besar di GOR Bhuana Patra, Minggu (15/3/2026).
Pengukuhan ribuan kader ini menjadi sinyal kuat penguatan mesin politik PDI Perjuangan dari tingkat akar rumput menjelang dinamika politik nasional dan daerah beberapa tahun ke depan.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting partai, di antaranya :
- Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya
- Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDIP Bali I Made Supartha
- Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra
- Wakil Bupati Buleleng sekaligus Ketua DPC PDIP Buleleng Gede Supriatna
- anggota DPR RI dapil Bali I Ketut Kariyasa Adnyana.
Dalam pidato politiknya, Wayan Koster menegaskan pengukuhan ribuan pengurus tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat barisan ideologis partai di tengah masyarakat.
Menurut Koster, struktur PAC hingga anak ranting merupakan ujung tombak perjuangan partai dalam menjaga ideologi, memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus menggerakkan rakyat dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Ia juga mengingatkan seluruh kader agar tetap berpijak pada nilai kearifan lokal Bali melalui konsep Sad Kerthi yang sejalan dengan visi pembangunan daerah Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
“Perjuangan partai harus selaras dengan upaya menjaga kesucian dan keseimbangan alam Bali demi kesejahteraan generasi sekarang dan masa depan,” tegas Koster di hadapan ribuan kader.
Di hadapan struktur partai yang baru dikukuhkan, Koster juga menggemakan pesan ideologis Presiden pertama RI Sukarno melalui slogan ” Jasmerah – Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah “.
Ia mengingatkan kader agar menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi, narkoba, perjudian, maupun sikap arogan yang merugikan rakyat.
Ketua DPC PDIP Buleleng Gede Supriatna menjelaskan total 4.592 pengurus yang dikukuhkan terdiri dari pengurus DPC, PAC, ranting di 148 desa/kelurahan, serta anak ranting di 628 banjar atau lingkungan.
“Dengan jumlah sebesar ini, mesin partai semakin solid dan satu komando,” tegasnya.

Sementara, Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Bali, Dr.(c) I Made Supartha.S.H.,M.H menegaskan, pengukuhan pengurus PAC hingga anak ranting merupakan hasil kerja kolektif kader yang dilandasi semangat gotong royong.
“Pertama-tama, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitiada serta seluruh kader Partai yang telah bekerja sama dengan penuh semangat gotong royong,” ungkap Supartha.
Made Supartha kembali menegaskan bahwa posisi pengurus partai bukan sekadar jabatan struktural.
“Penetapan ini bukanlah sekadar jabatan struktural, melainkan amanah perjuangan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi kepada Partai dan rakyat,” tegasnya.
Made Supartha juga mendorong pengurus PAC yang baru dikukuhkan untuk menjadi garda terdepan partai di tingkat kecamatan serta memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat ranting dan anak ranting.
“Para kader juga harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memperjuangkan kepentingan wong cilik sesuai ajaran Bung Karno,” pungkasnya.
Menurutnya, para kader harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memperjuangkan kepentingan wong cilik dan memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat paling bawah.
Pengukuhan ribuan kader ini sekaligus menjadi penegasan bahwa PDI Perjuangan Bali tengah memperkuat basis organisasi menuju agenda pembangunan jangka panjang Haluan Bali 100 Tahun (2025–2125).
(080)
- Penulis: 080
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
