Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » DPRD Bali Sambut Tawaran Kolaborasi India, Mahasiswa Bali Bisa Belajar Ayurveda Langsung di Negeri Asal

DPRD Bali Sambut Tawaran Kolaborasi India, Mahasiswa Bali Bisa Belajar Ayurveda Langsung di Negeri Asal

  • account_circle 002
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 231
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis  04  Juni  2026

DPRD Bali Sambut Tawaran Kolaborasi India, Mahasiswa Bali Bisa Belajar Ayurveda Langsung di Negeri Asal

 

Ketua Fraksi Demokrat NasDem DPRD Bali, Dr. Somvir dampingi Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya (Dewa Jack) menerima kunjungan CEO Patanjali Ayurved India, Acharya Balkrishna di Ruang Ketua DPRD Bali, Kamis (4/6/2026).

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  — Ketua DPRD Bali Dewa Made Mahayadnya atau yang akrab disapa Dewa Jack didampingi Ketua Fraksi Demokrat Nasdem DPRD Bali Dapil Buleleng, Dr. Somvir menerima CEO Patanjali Ayurved, Acharya Balkrishna di Ruang Ketua DPRD Provinsi Bali, Denpasar, Kamis, 4 Juni 2026.

Acharya Balkrishna juga Direktur Pelaksana dari perusahaan konglomerat India’s Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) asal India, Patanjali Ayurved. Ia ikut mendirikan perusahaan tersebut bersama guru yoga ternama Baba Ramdev pada tahun 2006.

Pertemuan yang berlangsung di ruang Ketua DPRD Bali itu turut dihadiri Anggota DPRD Bali Dapil Buleleng, Dr. Somvir, yang selama ini aktif membangun jejaring kerja sama antara Bali dan India, khususnya di bidang kesehatan tradisional, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam dialog yang berlangsung hangat tersebut, Acharya Balkrishna menyampaikan ketertarikannya terhadap kekayaan tanaman obat tradisional Bali atau yang dikenal dengan Usadha Bali. Menurutnya, Bali memiliki potensi besar karena masih menyimpan berbagai jenis tanaman herbal yang tumbuh dalam lingkungan relatif alami dan belum banyak terpapar polusi.

“Bali memiliki kekayaan tanaman obat yang luar biasa. Kami melihat banyak potensi yang dapat dikembangkan bersama untuk kepentingan kesehatan masyarakat dan pengembangan industri herbal berbasis kearifan lokal,” ujar Acharya Balkrishna.

Tokoh yang juga dikenal sebagai ahli Ayurveda dan Rektor Universitas Patanjali itu memperkenalkan berbagai produk herbal yang telah dikembangkan oleh Patanjali Ayurved. Saat ini, perusahaan tersebut tercatat memproduksi lebih dari dua ribu jenis produk berbasis herbal dan kesehatan yang dipasarkan ke berbagai wilayah di India maupun mancanegara.

Selain menjajaki kerja sama di sektor herbal, Acharya Balkrishna juga menawarkan peluang kolaborasi pendidikan. Ia menyatakan kesiapan pihaknya menerima mahasiswa asal Bali untuk mengikuti program pembelajaran, penelitian, maupun pertukaran pelajar di India.

“Kami membuka peluang pertukaran pelajar dan kerja sama akademik. Mahasiswa dari Bali dapat belajar langsung mengenai Ayurveda, tanaman obat, hingga pengembangan industri herbal modern,” katanya.

Tak hanya itu, Patanjali Ayurved juga menyatakan kesiapannya mengirim tenaga ahli ke Bali untuk memberikan pelatihan dan edukasi terkait budidaya tanaman organik, pengolahan herbal, serta pengembangan produk kesehatan berbasis bahan alam.

Menurut Acharya, pusat aktivitas Patanjali yang berdiri di kawasan dekat Sungai Gangga memiliki fasilitas penelitian dan pengembangan yang sangat luas, dengan area mencapai sekitar seribu hektar yang didedikasikan untuk pendidikan, penelitian, pertanian organik, dan industri herbal.

Sementara itu, Anggota DPRD Bali Komisi I Dr. Somvir menilai pertemuan tersebut menjadi langkah awal yang sangat strategis dalam membangun sinergi antara Bali dan India. Menurutnya, kedua wilayah memiliki kesamaan nilai budaya serta tradisi pengobatan berbasis alam yang telah berkembang selama berabad-abad.

Dr. Somvir menjelaskan bahwa Ayurveda di India dan Usadha Bali sesungguhnya memiliki banyak titik temu, terutama dalam pendekatan kesehatan yang menempatkan keseimbangan tubuh, pikiran, dan lingkungan sebagai fondasi utama.

“Bali memiliki warisan Usadha yang sangat kaya. Di sisi lain, India memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan Ayurveda secara ilmiah dan industri. Jika keduanya dipertemukan, akan lahir kolaborasi yang sangat bermanfaat bagi dunia kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi masyarakat,” ujar Dr. Somvir yang juga Ketua Fraksi Nasdem dan Demokrat DPRD Bali.

Ia juga menilai Bali memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pengembangan herbal tropis berbasis kearifan lokal yang terintegrasi dengan riset modern. Karena itu, kerja sama dengan Patanjali Ayurved dinilai dapat membuka akses terhadap teknologi, penelitian, hingga pasar internasional.

Menurut Dr. Somvir, pertukaran mahasiswa dan tenaga ahli menjadi bagian penting dari kerja sama yang sedang dijajaki. Generasi muda Bali, kata dia, perlu mendapatkan kesempatan belajar langsung mengenai pengelolaan tanaman obat, riset kesehatan tradisional, hingga pengembangan industri herbal yang telah berhasil diterapkan di India.

“Ini bukan sekadar kerja sama bisnis. Yang lebih penting adalah transfer ilmu pengetahuan, pertukaran pengalaman, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. Bali memiliki potensi besar dan perlu didukung dengan jaringan internasional yang kuat,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Bali I Dewa Made “Jack” Mahayadnya menyambut positif kunjungan tersebut. Ia mengapresiasi pencapaian Patanjali Ayurved yang mampu berkembang dari sebuah inisiatif perseorangan hingga menjadi perusahaan besar yang dikenal luas di India.

Menurut Dewa Jack, gagasan kerja sama yang ditawarkan memiliki tujuan yang baik dan sejalan dengan upaya pelestarian serta pengembangan potensi lokal Bali.

“Saya menyampaikan terima kasih atas kunjungan ini. Tentu kami akan mempelajari lebih lanjut berbagai peluang kerja sama yang ditawarkan dan berdiskusi bersama pihak-pihak terkait, termasuk Pak Somvir,” ujarnya.

Dewa Jack menegaskan DPRD Bali pada prinsipnya mendukung setiap bentuk kerja sama yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Bali, khususnya dalam pengembangan pendidikan, kesehatan tradisional, pelestarian tanaman herbal, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pertemuan tersebut menjadi sinyal awal terbukanya peluang kolaborasi strategis antara Bali dan India. Jika terealisasi, kerja sama ini tidak hanya berpotensi memperkuat pelestarian warisan Usadha Bali, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda Bali untuk terhubung dengan jaringan pendidikan dan penelitian herbal bertaraf internasional.

(080)

  • Penulis: 002
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Pembelajaran Tatap Muka Desa Pemogan Lakukan Penyemprotan Eco Enzym Di Sekolah

    Jelang Pembelajaran Tatap Muka Desa Pemogan Lakukan Penyemprotan Eco Enzym Di Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 9 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  09  Juli  2022 Jelang Pembelajaran Tatap Muka Desa Pemogan Lakukan Penyemprotan Eco Enzym Di Sekolah     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Proses Belajar Mengajar (PBM) akan dimulai, dalam upaya menekan penularan covid 19, Desa Pemogan melakukan penyemprotan Eco Enzym secara bertahap di semua Sekolah Dasar yang ada di Pemogan. Kali ini Jumat (8/7) kegiatan […]

  • 91.918 Unit Kendaraan Diputarbalikan Selama Operasi Ketupat Lodaya 2020

    91.918 Unit Kendaraan Diputarbalikan Selama Operasi Ketupat Lodaya 2020

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Bandung, Kamis  04  Juni  2020   91.918 Unit Kendaraan Diputarbalikan Selama Operasi Ketupat Lodaya 2020 Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Drs S Erlangga   JAWA BARAT,  INDEX   – Hasil evaluasi selama kegiatan Operasi Ketupat Lodaya 2020 di wilayah hukum Polda Jabar dari 24 April s/d- 30 Mei 2020 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1441 […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  01  Maret  2022   Renungan  JOGER  

  • Implementasi Spirit Vasudaiva Kutumbakam Walikota Jaya Negara Serahkan Bantuan Bedah Rumah.

    Implementasi Spirit Vasudaiva Kutumbakam Walikota Jaya Negara Serahkan Bantuan Bedah Rumah.

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  02  Juni  2023 Implementasi Spirit Vasudaiva Kutumbakam Walikota Jaya Negara Serahkan Bantuan Bedah Rumah.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Serangkaian Hari Lahir Pancasila pada Kamis (1/6/2023) Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menyerahkan bantuan bedah rumah atau bantuan Rumah Layak Huni kepada keluarga Gede Wiantara warga Kelurahan Ubung Denpasar Barat. Bantuan ini […]

  • Pembukaan Munas PERADI SAI  2025, di hadiri Ketua DPRD Prov.Bali dan Seluruh Forkompinda Bali

    Pembukaan Munas PERADI SAI  2025, di hadiri Ketua DPRD Prov.Bali dan Seluruh Forkompinda Bali

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Kuta, Jumat  25   Juli  2025 Pembukaan Munas PERADI SAI  2025, di hadiri Ketua DPRD Prov.Bali dan Seluruh Forkompinda Bali   DPRD  Bali dan Seluruh Forkompinda Bali   Pembukaan  MUNAS  PERADI SAI  2025 ,bertempat di Anvaya Beach Resort Bali, Jumat 25 Juli 2025.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya S. H, didampingi oleh Ketua […]

  • Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan di UHC Awards 2026

    Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan di UHC Awards 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Gianyar, Jumat  06  Pebruari  2026 Ratusan Kepala Daerah Terima Penghargaan di UHC Awards 2026       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –   Kabupaten Klungkung, Gianyar, Bangli dan Karangasem yang merupakan wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Klungkung kembali meraih award pada ajang tersebut, bahkan Kabupaten Klungkung meraih predikat utama disusul Kabupaten Gianyar, Bangli dan Karangasem yang meraih kategori […]

expand_less