Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Iklim Investasi Sektor Ekonomi Digital yang begitu Potensial : East Ventures telah melahirkan 130 Start-up di Indonesia

Iklim Investasi Sektor Ekonomi Digital yang begitu Potensial : East Ventures telah melahirkan 130 Start-up di Indonesia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 1 Apr 2020
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Rabu  01  April  2020

 

Iklim Investasi Sektor Ekonomi Digital yang begitu Potensial : East Ventures telah melahirkan 130 Start-up di Indonesia

IGK.Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali

 

BALI, INDEX – Perusahaan start-up dan industri ekonomi digital, saat ini tengah menjadi sektor usaha yang begitu potensial bagi perekonomian Indonesia. Selain terlihat pada meningkatnya jumlah start-up Indonesia yang berpredikat sebagai “Unicorn”.

 

” Melihat kenyataan faktual ini, bukan tidak mungkin sektor ekonomi digital kedepannya dapat menjadi salah satu penopang sendi utama perekonomian indonesia. Terlebih apabila melihat lesunya kondisi perekonomian dari segi arus modal yang masuk di Indonesia,” tutur IGK.Kresna Budi, Ketua Komisi II DPRD Bali yang membidangi sektor ekonomi ini saat dikonfirmasi ,Rabu 01 April 2020 di Denpasar-Bali.

Lanjutnya, apalagi jika melihat juga laporan riset Google-Temasek pada akhir 2018, Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar dan tercepat pertumbuhannya, dimana memiliki 4 dari 8 start-up unicorn yang ada di Asia Tenggara, diprediksi akan menikmati 40 persen dari nilai ekonomi digital Asia Tenggara yang telah mencapai 72 miliar US dollar dan diperkirakan akan terus membesar hingga mencapai dari 240 miliar US dollar (Rp. 3.360 triliun) pada 2025.

“Meski demikian, jika memperhatikan berbagai keluhan dari para pelaku start-up, dan juga oleh sejumlah kalangan, persoalan regulasi masih menjadi batu sandungan terhadap berbagai pengembangan ekosistem dan investasinya. Mulai dari banyak serta semrawutnya berbagai regulasi dari kementerian/lembaga terkait yang berbeda dalam hal mengatur pendiriannya, hingga kurang kondusifnya regulasi yang ada dalam mengatur perusahaan start-up untuk go public dan melantaikan sahamnya (Initial Public Offering/IPO) ke bursa saham dalam negeri,” ungkapnya.

 

Menurutnya, kebutuhan masyarakat secara digital bisa dalam bentuk apa saja seperti kebutuhan simpan pinjam (berinvestasi), kebutuhan modal usaha dan kebutuhan bertransaksi. Di Bali, pemenuhan kebutuhan masyarakat itu masih kurang dan belum dimanfaatkan secara optimal oleh para investor.

 

Sementara itu investorstartup, East Ventures (salah satu modal ventura) melalui investasinya telah melahirkan 170 startup digital di Asia Tenggara, 130 di antaranya lahir dan beroperasi di Indonesia.

 

Dalam rilisnya, East Ventures menegaskan, perkembangan ekonomi digital yang cukup pesat memberikan dampak bagi perekonomian nasional, termasuk tenaga kerja Indonesia. Dampak positif bagi perekonomian adalah tumbuhnya berbagai platform jual-beli online (e-commerce), transportasi online (ride hailling), jasa keuangan online (financial technology),hingga digitalisasi pariwisata (online travelling). Ini membuat ekosistem ekonomi digital Indonesia semakin beragam.

 

East Ventures yang berkantor di Jakarta, Singapura, dan Jepang ini telah mendanai sekitar 30 startup pada tahun lalu. Bahkan bisa dikatakan East Ventures sebagai perusahaan modal ventura paling agresif di Indonesia. Ditemui di kantor Jakarta yang berfungsi sebagai coworking bagi startup-nya, Willson Cuaca (37) bersedia menemui M Syakur Usman dan M Luthfi Rahman dari KapanLagi Network (KLN) untuk berbagi soal bisnis digital Indonesia.

(Yuli)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 7 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  08  Desember  2024 Renungan  Joger

  • Tinjau  Banjir Bandang, Kepala BNPB Letjen Doni bertolak ke NTT 

    Tinjau  Banjir Bandang, Kepala BNPB Letjen Doni bertolak ke NTT 

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Maumere, Senin  5  April  2021   Tinjau  Banjir Bandang, Kepala BNPB Letjen Doni bertolak ke NTT   (Foto/ist)   Nusa Tenggara  Timur, indonesiaexpose.co.id  –  Bencana tidak mengenal hari libur. Kalimat itu yang acap diucapkan Kepala BNPB, Letjen TNI Dr (HC) Doni Monardo. Makna yang tersirat adalah, “petugas kebencanaan” harus senantiasa siaga. Termasuk jika harus melakukan perjalanan […]

    • calendar_month Sabtu, 12 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu  12  Desember  2020

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  12  Mei 2024 Renungan  Joger

  • Badan Pendapatan  Kota  Denpasar 

    Badan Pendapatan  Kota  Denpasar 

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  01  Agustus  2023 Badan Pendapatan  Kota  Denpasar  

  • Bupati Bangli Membuka Event Adventure Antugan Trail Mekerosan.

    Bupati Bangli Membuka Event Adventure Antugan Trail Mekerosan.

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Bangli, Minggu  10  Desember  2023 Bupati Bangli Membuka Event Adventure Antugan Trail Mekerosan.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Ratusan pecinta Kroser hadir meramaikan event adventure motor trail yang bertajuk Antugan Trail Mekerosan (ATM), di Banjar Antugan, Jehem, Tembuku, Bangli, Minggu (10/12/2023). ATM digelar dalam rangka penggalian dana Pembangunan Pura Dalem Antugan yang dibuka langsung Bupati […]

expand_less