Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 4 Mar 2021
  • visibility 248
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Kamis  4  Maret  2021

Guna Hindari Monopoli, KPPU Ingin Terlibat Dalam Pembahasan Holding Ultra Mikro

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Ketua Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kodrat Wibowo meminta rencana pembentukan Holding Ultra Mikro harus dilakukan secara hati-hati. Sebab, rencana ini akan berdampak pada pelaku usaha swasta yang lain, khususnya yang bergerak di bidang pembiayaan mikro.

Ia pun menyarankan agar Holding Ultra Mikro ini sebaiknya dilakukan oleh BUMN yang bergerak di lembaga keuangan non bank saja. Karena pelaku usaha swasta yang bergerak di bidang ini masih banyak, sehingga tak akan terjadi penguasaan pasar.

“Artinya holdingisasi ini mohon diperhatikan dengan cermat, dengan hati-hati karena akan ada pelaku usaha lain di bidang pembiayaan yang akan terkena dampak. Kan banyak juga lembaga-lembaga pembiayaan mikro yang lain (swasta). Ini bagaimana dengan nasib mereka kalau kita secara serampangan melakukan upaya holdingisasi lembaga pembiayaan,” kata Kodrat melalui siaran tertulisnya, Kamis (4/3/2021) pagi.

“Kalau mau lebih bijak ya tadi, yang di-holding misalkan lembaga keuangan non perbankannya saja. Jadi kalaupun mereka disatukan belum tentu bisa monopoli, karena swasta juga banyak dan umum bagi masyarakat. Jadi mereka bersaing bersaing lebih efisien. Kalau dengan bank BRI, saya masih perlu melihat kajiannya. Kok ada wacana kebijakan seperti ini,” lanjut dia.

Menurut Kodrat, wacana penggabungan PT BRI (Persero) Tbk dengan PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) ini disebut akan mengarah kepada upaya efisiensi. Namun, ia mengingatkan ada unsur efisiensi yang harus terpenuhi.

“Karena klaim efisiensi ini klaim sepihak, yakni di BUMN-nya. Jadi kalau efisiensi itu kan terkait supaya pengelolaan BUMN jadi lebih efisien, lebih hemat, tidak ada pemborosan. Ingat, efisiensi itu dalam bahasa ekonomi adalah ‘pareto optimal’, artinya efisiensi terjadi bila tidak ada pihak lain yang dirugikan di atas kepentingan pihak tertentu,” lanjut Kodrat.

Terkait adanya dugaan perilaku yang mengarah kepada monopolisasi pasar, pria yang dikenal sebagai ahli ekonomi mikro ini menilai perlu ada analisis yang lebih mendalam lagi. Sebab ketiga entitas tersebut memiliki relevansi pasar yang berbeda.

Namun, dirinya berharap, KPPU dapat turut terlibat dalam pembahasan rencana pembentukan Holding Ultra Mikro ini. Hal ini untuk menghindari adanya penguasaan pasar, khususnya di sektor pembiayaan UMKM.

“Intinya, posisi kami seperti itu, kalau sudah ada upaya ke arah monopoli, dan memang ada dampak yang bisa terjadi pada pelaku usaha lain dan juga konsumen, ini kita harapkan setidaknya kita bisa diajak diskusilah. Karena kebijakan seperti ini kan pasti ada dampaknya,” tutp Kodrat.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesiaexpose.co.id

    Indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Jumat, 5 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 05 Januari 2024

    • calendar_month Kamis, 16 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis 16  Maret  2023 Kota Denpasar Raih APBD Award Tahun 2023   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – Penghargaan Keuangan Daerah kategori Realisasi Peningkatan Pendapatan Daerah Tertinggi APBD katagori Pemerintah Kota kembali diraih Kota Denpasar di Tahun 2023. Pada tahun 2022 penghargaan yang sama dibidang keuangan telah diraih Kota Denpasar. Penyerahan Penghargaan realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi APBD […]

  • Brimob Polda Jabar Bagikan Nasi Kotak Untuk Masyarakat Sekitar Rancaekek

    Brimob Polda Jabar Bagikan Nasi Kotak Untuk Masyarakat Sekitar Rancaekek

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Bandung,  Kamis  23  April  2020     Brimob Polda Jabar Bagikan Nasi Kotak Untuk Masyarakat Sekitar Rancaekek   JAWA BARAT,  INDEX  –  Pemberlakuan PSBB yang membatasi aktifitas tertentu masyarakat berdampak domino. Seperti pekerja harian lepas, tukang parkir, tukang becak, sopir angkot, pedagang asongan, tukang ojek. Mereka semua merasakan dampaknya langsung, penghasilan tidak ada, namun keluarga […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 23 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 211
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  24  Oktober  2020   Renungan  JOGER  

  • Tekan penyebaran Covid-19, Keluarga Besar PLN UID Bali, gelar Vaksinasi yang diikuti 500 peserta

    Tekan penyebaran Covid-19, Keluarga Besar PLN UID Bali, gelar Vaksinasi yang diikuti 500 peserta

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 16  Juli  2021 Tekan penyebaran Covid-19, Keluarga Besar PLN UID Bali, gelar Vaksinasi yang diikuti 500 peserta   PLN UID Bali menggelar vaksinasi untuk pegawai, tenaga alih daya dan keluarga besar PLN .Bertempat di halaman PLN UID Bali Jumat 16-07-2021     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Guna memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat di masa pandemi […]

    • calendar_month Minggu, 9 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  09  Januari 2021        

expand_less