Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 15 Mar 2021
  • visibility 218
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung,  Selasa  16  Maret  2021

 

Gubernur Jabar : ” Secara Umum         di Jawa Barat Tidak Ada Zona Merah “

JAWA BARAT,indonesiaexpose.co.id. Rakor kebijakan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah Provinsi Jawa Barat berlangsung di Mapolda Jabar, Senin (15/3/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jabar, Kapolda Jabar, Pangdam III/ Siliwangi, Kajati Jabar beserta tokoh Forkopimda Jabar lainnya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan bahwa perkembangan Covid-19 di Jabar secara umum tidak ada zona merah, kasus-kasus juga trendnya menurun, ucapnya kepada awak media usai rakor.

“Desa-desa yang tadinya status mikronya merah dari minggu lalu mencapai tiga ratusan dan sekarang hasilnya tinggal hampir 137 turun hampir 2 kali lipat,& imbuhnya.

Dari 80.000 RT, Minggu lalu ada sekitar 3500 RT yang berstatus merah sekarang menjadi 640. Jadi PPKM ini sangat tepat, karena mengunci permasalahan di skala kecil, tanpa mengorbankan kewilayahan yang lebih luas.” ujar Ridwan Kamil.

“Jadi, kita akan terus memastikan sampai akhirnya betul-betul tidak ada lagi mikro yang zona merah dengan menguatkan pengetesan tetsting PCR, Antigen, ruang isolasi dilevel  RT,” lanjut Gubernur Jabar.

Ridwan Kamil menginformasikan, sebelum ada vaksinasi kasus-kasus covid-19 yang pernah kena terhadap tenaga kesehatan itu cenderung naik.

Tapi setelah dilakukan vaksinasi dan sudah beres hampir seratus persen tahap dua, kasus yang kena kepada tenaga kesehatan itu makin turun. Apakah gara-gara divaksin untuk tenaga kesehatan yang berjuang dirumah sakit dan tenaga kesehatan menjadi lebih imun ?

“Mudah mudahan begitu, tapi  menurut statistik kasus kepada tenaga kesehatan Jawa Barat, semenjak ada Vaksinasi ini terlihat menurun” ujar Ridwan Kamil.

Tingkat kepatuhan juga stabil, hasil laporan diatas 80 persen,  jaga jarak 83 persen, memakai masker 85 persen, mudah mudahan target Kapolda Jabar semuanya diatas 85 persen tercapai, kata Gubernur.

Lebih lanjut Gubernur Jabar menyebutkan bahwa dari tingkat keisian rumah sakit juga menurun, perhari ini dilaporkan tinggal 54 persen, padahal kemarin kemarin sempat mencapai 70 hingga 80 persen diawal tahun, terus menunjukan karena ada korelasi kasusnya semakin turun makan yang kerumah sakit juga makin menurun.

Kemudian kalau dilihat secara ekonomi, kita masuk kategori yang baik yaitu, dampak ekonomi akhirnya kecil dan tingkat kematian rendah.

Jadi di dunia ini mengklasifikasi situasi hari ini, adalah yang paling konkrit tingkat ekonomi dan tingkat kematian.

&Tadi pagi saya rapat dengan kementrian kesehatan pemakaian vaksinasi untuk profesi publik Jawa Barat ranking satu, paling banyak tingkat yang sudah disuntik, seperti halnya Wartawan, TNI, Polri, dan Guru,” ungkap Gubernur Ridwan Kamil.

Untuk lansia sendiri, kata Ridwan Kamil, “Jabar masuk rangking 3, oleh karena itu Minggu ini kita akan melakukan pemaksimalan penyuntikan vaksinasi dilansia,” kata dia.

Jawa Barat butuh 150 ribu perhari penyuntikan, ternyata puskesmas tidak memadai, oleh karena itu kami membutuhkan minimal 40 gedung besar untuk bisa memaksin masal 2000 orang perhari

“Artinya, kami membuka kepada IO yang ada di Jawa Barat bisa bermitra dengan Pemprov Jabar menjadi penyelenggara vaksinasi masal dan vaksinnya dari kami,” ucap Ridwan Kamil.

“Kolaborasi ini kalau berhasil, akan membuat Jabar sukses dalam penyelenggaraan vaksinasi, tapi kalau tanpa ada dukungan vaksinasi masal dengan jumlah yang banyak, kami khawatir target tidak tercapai, dan vaksin keburu kedaluarsa” kata Ridwan Kamil.

Sementara yang kedaluarsa selama ini tidak terjadi di Jawa Barat, karena vaksin diproduksi dengan tanggal yang berbeda, yang kemarin ramai dimedia sosial itu, di Jawa Barat yang tanggal 26 Maret kedaluarsa tanggal 18 itu sudah akan habis

“Jadi sebenarnya tolong sampaikan juga ke publik jangan takut, jangan khawatir, di Jawa Barat itu tidak ada vaksin kadaluwarsa karena vaksin yang harus habis di tanggal 26 dan tanggal 18 juga sudah mau habis, untuk itu kita tidak pernah melanggar prosedur,& jelas Ridwan Kami.

&Mudah-mudahan PPKM Mikro berhasil, kasusnya turun, vaksinasi berhasil, ekonominya meningkat sehingga dapat normal kembali menuju akhir tahun 2021,& tandas Gubernur Jabar.

(078)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  24  Februari  2022   Renungan  JOGER  

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 15  Oktober  2022 Renungan  JOGER    

  • PLN Mendapat Apresiasi atas Respons Cepat Pulihkan Kelistrikan di Layanan Publik Bali

    PLN Mendapat Apresiasi atas Respons Cepat Pulihkan Kelistrikan di Layanan Publik Bali

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 265
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  04   Mei 2025 PLN Mendapat Apresiasi atas Respons Cepat Pulihkan Kelistrikan di Layanan Publik Bali Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan), Direktur Manajemen Pembangkitan, Adi Lumakso (kiri), Direktur Transmisi & Perencanaan Sistem, Evy Haryadi (kedua dari kiri), Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kiri), beserta jajaran manajemen PLN ketika terjun langsung ke […]

  • Sambut Menpan RB di Kabupaten Tabanan, Bupati Sanjaya Tuntut ASN Terapkan Birokrasi Yang Cepat, Cerdas dan Tuntas

    Sambut Menpan RB di Kabupaten Tabanan, Bupati Sanjaya Tuntut ASN Terapkan Birokrasi Yang Cepat, Cerdas dan Tuntas

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Tabanan, Senin  10 Juli  2023 Sambut Menpan RB di Kabupaten Tabanan, Bupati Sanjaya Tuntut ASN Terapkan Birokrasi Yang Cepat, Cerdas dan Tuntas   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Sambut Kehadiran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, dalam rangka Mengajar ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M tuntut ASN sebagai SDM […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 283
    • 0Komentar

    Bali, Senin 06 Juni 2022   Renungan  JOGER  

  • Mahayastra Akhiri Masa Jabatan Periode Pertama Dengan Indah

    Mahayastra Akhiri Masa Jabatan Periode Pertama Dengan Indah

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Gianyar, Jumat  15  September 2023 Mahayastra Akhiri Masa Jabatan Periode Pertama Dengan Indah   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Bupati Gianyar I Made Mahayastra bersama Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Gianyar periode pertama 2018-2023 dengan indah. Pasalnya sejak masa kepemimpinannya Indeks Kepuasan Masyarakat mencapai 92% dimana angka tersebut merupakan angka […]

expand_less