Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Gubenur  Koster Genjot PWA, Ajak Stakeholder Jangan Cuek, Mari Gotong Royong Wujudkan Pariwisata Bali Tangguh dan Berkelanjutan

Gubenur  Koster Genjot PWA, Ajak Stakeholder Jangan Cuek, Mari Gotong Royong Wujudkan Pariwisata Bali Tangguh dan Berkelanjutan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bali, Kamis 30  Oktober  2025

 

Gubenur  Koster Genjot PWA, Ajak Stakeholder Jangan Cuek, Mari Gotong Royong Wujudkan Pariwisata Bali Tangguh dan Berkelanjutan

 

Gubernur Bali, Wayan Koster

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Gubernur Bali, Wayan Koster terus mengenjot Pungutan Wisatawan Asing (PWA) untuk dijadikan andalan dalam Pembangunan Budaya Bali dan Pelestarian Lingkungan Alam Bali.

Setelah menemui Menko Hukum, HAM, dan Imigrasi Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) RI Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto, hingga Menteri terkait di Jakarta, kini terbaru, Gubernur Bali, Wayan Koster mengumpulkan seluruh stakeholder pariwisata di Bali untuk bergotong royong mengoptimalisasikan Pungutan Wisatawan Asing (PWA), guna terwujudnya Pariwisata Berbasis Budaya, Berkualitas, dan Bermartabat.

Dalam acara yang berlangsung di Gedung Ksirarnawa, Art Center, Denpasar, Kamis (Wraspati Keliwon, Warigadean) 30 Oktober 2025, seluruh  stakeholder pariwisata di Bali yang juga dihadiri oleh Ketua PHRI Bali, Prof. Tjok Oka Sukawati hingga Ketua GIPI Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana mendapatkan informasi bahwa penyelenggaraan Pungutan bagi Wisatawan Asing dapat dilakukan melalui kerjasama dengan pihak lain, seperti : a) Collecting Agent; b) Mintra Manfaat; atau c) Endpoint. Kerjasama mitra manfaat dan Endpoint dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama dan mendapat imbal jasa, sebagaimana dimaksud paling tinggi 3 persen dari besaran dan jumlah transaksi Pungutan bagi Wisatawan Asing.

Gubernur Wayan Koster pada acara itu menegaskan PWA sangatlah penting untuk alokasi Pembangunan Budaya dan Pelestarian Lingkungan melalui Desa Adat.

“Sampai tanggal 30 Oktober 2025, (PWA, red) yang sudah masuk Rp 318 miliar atau sama pemasukannya pada Desember 2024 lalu,” ujar Koster seraya memperkirakan sampai bulan Desember 2025 mendatang, jumlah PWA bisa mungkin mencapai Rp 380 miliar.

Walau dikatakan Gubernur Bali, nilai PWA yang diperkirakan akan mencapai Rp 380 miliar di bulan Desember 2025 nanti sangat kecil dari target, namun Gubernur Koster menyatakan PWA tersebut sangat penting untuk alokasi Pembangunan Budaya dan Pelestarian Lingkungan melalui Desa Adat. Sehingga setiap Desa Adat akan mendapat Rp 300 juta per tahunnya.

“Kalau semua Desa Adat kita berikan, maka jumlahnya sekitar Rp 450 miliar,” jelas Koster sembari mengatakan jika ada yang bertanya untuk apa PWA itu? Ini untuk budaya dan pengelolaan sampah.

Selain bekerja mengoptimalisasikan PWA, mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari PDI Perjuangan ini juga mengungkapkan akan berupaya keras melakukan negosiasi dengan Pemerintah Pusat guna mendapatkan dukungan pembangunan infrastruktur untuk dibawa ke Pulau Bali.

Negosiasi yang dilakukan Koster hanya mengandalkan kekuatan kontribusi devisa pariwisata Bali terhadap devisa pariwisata Indonesia. Tercatat pada tahun 2024, dengan adanya wisatawan mancanegara ke Bali 6,3 juta orang, Bali ternyata telah menyumbangkan devisa pariwisata mencapai Rp 167 triliun, atau 53 persen pariwisata Bali berkontribusi terhadap total devisa pariwisata Indonesia yang jumlahnya mencapai Rp 312 triliun.

“ Saya berharap negosiasi ini berjalan dengan lancar guna mempermudah pembangunan infrastruktur pariwisata Bali. Jadi begitu yang titiang pikirkan untuk pariwisata Bali, supaya bagus pariwisata Bali,” tegasnya.

Tanpa infrastruktur yang bagus, kata Wayan Koster daya saing pariwisata Bali akan kalah.

“Kalau terus kalah dan diviralkan dengan berbagai isu, orang makin jauh dari Bali, karena itu kita harus membuat sistem dalam menghadapi persaingan yang semakin kuat kedepan. Tidak bisa hanya mengandalkan satu pintu, jadi apa yang menjadi rezeki kita, itulah kita manfaatkan sebagai sumber andalan, yaitu pariwisata untuk menggali anggaran atau ekonomi Bali sebagai rezeki,” terangnya.

Diakhir arahannya, Gubernur Bali menyebut inilah yang harus kita jadikan pemahaman kita bersama. “Karena itu, titiang nunas niki, jangan cuek, bareng – bareng gotong royong, kita harus berjalan dengan spirit dan langkah yang sama, supaya PWA ini mencapai target, sehingga pariwisata Bali makin bagus, tangguh dan berdaya saing,” tutupnya.

( 080 )

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 25 April 2022   Jaya Negara Pimpin Apel Posko Angkutan Lebaran, Tinjau Kesiapan Armada dan Fasilitas Kesehatan.       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Apel gelar pasukan kesiapan posko terpadu angkutan Lebaran Tahun 2022 di Kota Denpasar dilaksanakan, Senin (25/4) di Terminal Ubung Denpasar.Apel gelar pasukan kesiapan posko terpadu Lebaran dipimpin Wali Kota Denpasar, […]

    • calendar_month Senin, 4 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 04  April  2022   Pemprov Bali Kembali Luncurkan Pemutihan Bagi Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor  Tahun 2022     Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Gubernur Bali kembali luncurkan kebijakan strategis terkait relaksasi Pajak di Daerah Bali. Per hari ini, 4 April 2022 Pergub Nomor 14 tahun 2022 tentang […]

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta,  Rabu  22  April  2020   Perkuat Jaringan Data, XL Axiata  Sediakan Program Ramadan-Lebaran Di Rumah   JAKARTA,  INDEX  –  PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus meningkatkan kualitas jaringan data di seluruh wilayah Indonesia. Penguatan jaringan data ini terus dilakukan seiring dengan meningkatnya trafik penggunaan layanan data karena semakin banyaknya aktifitas masyarakat untuk bekerja, belajar dan […]

  • Desa Adat Gianyar Minta Perlindungan Hukum Polda Bali

    Desa Adat Gianyar Minta Perlindungan Hukum Polda Bali

    • calendar_month Rabu, 10 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Gianyar, Kamis  11  Februari  2021   Desa Adat Gianyar Minta Perlindungan Hukum Polda Bali   Pasar umum Gianyar dibangun diatas tanah yang masih dipersoalkan Desa Adat Gianyar BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Pembangunan Pasar Umum Gianyar, seluas 1,927 hektare tersebut. memuncul permasalahan Tanah Pekarangan Desa. Desa Adat Gianyar kini meminta perlindungan hukum ke Polda Bali terkait permasalahan […]

  • Perayaan Cap Go Meh 2020  XL Axiata Tambah Kapasitas Jaringan di Pontianak dan Singkawang

    Perayaan Cap Go Meh 2020 XL Axiata Tambah Kapasitas Jaringan di Pontianak dan Singkawang

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 462
    • 0Komentar

    Pontianak, Jumat  7 Febuari 2020.   Perayaan Cap Go Meh 2020 XL Axiata Tambah Kapasitas Jaringan di Pontianak dan Singkawang   KALBAR,  INDEX  –  Perayaan Cap Go Meh di Pontianak dan Singkawang merupakan perayaan yang paling meriah di Indonesia dan selalu didatangi oleh ribuan masyarakat. Untuk mendukung penyelenggaraan perayaan budaya Cap Go Meh ke-2571 di […]

  • Pemprov Sumut Telah Sebar 250 Ekor Hewan Kurban ke Seluruh Pelosok Sumut

    Pemprov Sumut Telah Sebar 250 Ekor Hewan Kurban ke Seluruh Pelosok Sumut

    • calendar_month Selasa, 4 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Medan, Rabu  05  Juli  2023 Pemprov Sumut Telah Sebar 250 Ekor Hewan Kurban ke Seluruh Pelosok Sumut   (foto/ist)   Sumatera Utara,  indonesiaexpose.co.id  – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) telah menyebar sekitar 250 ekor sapi kurban ke seluruh pelosok Sumut, termasuk di Kepulauan Nias. Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan konsumsi daging masyarakat Sumut. Hal itu […]

expand_less