Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Optimalkan Pemanfaatan SRG sebagai Instrumen Perdagangan, Wamendag: SRG Berpotensi Mendukung Stabilitas Harga Pangan 

Optimalkan Pemanfaatan SRG sebagai Instrumen Perdagangan, Wamendag: SRG Berpotensi Mendukung Stabilitas Harga Pangan 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 23 Apr 2021
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Jumat 23 April 2021

 

Optimalkan Pemanfaatan SRG sebagai Instrumen Perdagangan, Wamendag: SRG Berpotensi Mendukung Stabilitas Harga Pangan 

Wamendag Jerry saat membuka seminar web (webinar) bertema “Literasi Sistem Resi Gudang: Penguatan Efisiensi Rantai Pasok dan Stabilisasi Harga Komoditas Pangan” di Jakarta, Kamis (22/4/2021)kemarin.

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengungkapkan, sistem resi gudang (SRG) berpotensi menjadi instrumen dalam mendukung pengendalian ketersediaan stok dan stabilitas harga komoditas pangan. Sebab, SRG dapat menjadi alternatif instrumen dalam mendukung tata niaga dan distribusi.

Hal itu disampaikan Wamendag Jerry saat membuka seminar web (webinar) bertema “Literasi Sistem Resi Gudang: Penguatan Efisiensi Rantai Pasok dan Stabilisasi Harga Komoditas Pangan” di Jakarta, Kamis (22/4/2021)kemarin. Literasi SRG diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif yang dapat bermanfaat bagi pengembangan SRG ke depan.

Hadir dalam acara tersebut secara virtual Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar Sutriono Edi, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan Artati Widiarti, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy N.

Mandey, Bupati Wonogiri Joko Sutopo, Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi, dan Direktur PT Arwinda Perwira Utama Cecep M. Wahyudin. Webinar Literasi SRG diikuti sekitar 400 peserta yang berasal dari pelaku usaha berbagai komoditas.

“ SRG berpotensi menjadi bagian dari sistem logistik dan distribusi nasional. Sehingga, ke depan, diharapkan dapat dioptimalkan untuk mendukung pengendalian ketersediaan stok dan stabilitas harga komoditas pangan,” ujar Wamendag Jerry melalui siaran tertulisnya, Jumat (23/4/2021).

Wamendag Jerry mengatakan, SRG bermanfaat sebagai alternatif untuk memperoleh pembiayaan komoditas yang kompetitif. Selain itu, SRG berfungsi sebagai instrumen tunda jual yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UKM, khususnya petani dan nelayan. Manfaat lain SRG yaitu dapat menjembatani produsen komoditas dengan pasar; menyediakan informasi mengenai ketersediaan, sebaran, mutu dan nilai komoditas; memberikan kepercayaan dan keamanan dalam transaksi perdagangan; dan memberikan kemudahan dalam memperoleh pembiayaan komoditas yang kompetitif.

Menurut Wamendag Jerry, saat ini implementasi SRG di Indonesia semakin berkembang dan tersebar di beberapa daerah sentra penghasil komoditas, khususnya pertanian.

“ Pemanfaatan SRG untuk komoditas lain, seperti kopi dan rumput laut menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, pemanfaatan SRG untuk komoditas ikan juga telah diinisiasi di beberapa daerah sentra perikanan,” kata Wamendag Jerry.

Wamendag Jerry menuturkan, partisipasi pelaku usaha komoditas dalam memanfaatkan SRG semakin meningkat. Peningkatan tersebut berdampak langsung pada nilai pemanfaatan SRG dalam tiga tahun terakhir. Pada 2020, nilai transaksi SRG tercatat tumbuh mencapai Rp191,2 miliar atau tumbuh sebesar 71,9 persen. Sementara itu, pembiayaan berbasis SRG pada 2020 juga mengalami peningkatan.  Nilai pembiayaan yang tersalurkan mencapai Rp117,7 miliar atau meningkat 84,4 persen.

“ Beberapa waktu yang lalu, Kementerian Perdagangan telah menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 14 Tahun 2021 tentang komoditas yang dapat diresigudangkan. Dalam peraturan ini, terdapat dua tambahan jenis komoditas yang dapat diresigudangkan, yaitu gula kristal putih dan kedelai. Hingga saat ini, total komoditas yang dapat diresigudangkan berjumlah 20 yang terdiri dari komoditas pertanian atau perkebunan, peternakan, kelautan atau perikanan, dan pertambangan,” kata Wamendag Jerry.

Di masa pandemi Covid-19, SRG dapat melindungi para pelaku usaha dengan memberikan mekanisme manajemen stok dan akses pembiayaan. Selain itu, juga dapat mendukung rantai bisnis komoditas di Indonesia, sehingga tidak terjadi stagnasi yang menyebabkan berhentinya operasional pelaku usaha di sisi hulu maupun hilir.

Wamendag Jerry menekankan perlunya dukungan dari berbagai pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan SRG.

“Kami mengajak berbagai pihak untuk bersinergi mengoptimalkan pemanfaatan SRG. Kami yakin implementasi SRG yang semakin luas dapat membantu memulihkan ekonomi nasional,” pungkas Wamendag Jerry.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sidharta Utama menambahkan, beberapa kunci sukses dalam pengembangan SRG, yaitu dukungan pemerintah pusat dan daerah, pelaku/lembaga SRG yang mandiri dan profesional, kesiapan dan kelayakan infrastruktur, adanya kepastian jaringan pemasaran untuk komoditas dalam SRG, serta kelembagaan petani atau nelayan yang telah terbentuk kuat di sentra produksi/lokasi gudang.

“ Dalam hal dukungan pemerintah, regulasi pemerintah mampu menjamin dan memberikan kepastian hukum, memberikan perlindungan bagi para pemangku kepentingan, serta mendorong tumbuhnya peluang dan iklim usaha yang sehat, khususnya bagi pelaku usaha di sektor logistik dan transportasi,” tutup Sidharta.

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Selasa, 21 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Bali, Rabu 22 Juni 2022   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  07  Desember  2024 Renungan  Joger

  • Sekda Alit Wiradana Buka Ubung Kaja Festival 2024

    Sekda Alit Wiradana Buka Ubung Kaja Festival 2024

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  11  September   2024 Sekda Alit Wiradana Buka Ubung Kaja Festival 2024   Sekda Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana dalam kesempatan membuka Ubung Kaja Festival 2024, Rabu (11/9/2024) di Wantilan Desa Adat Pohgading, Kecamatan Denpasar Utara. Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I.B. Alit Wiradana, membuka secara resmi Ubung Kaja Festival 2024 ditandai […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  12  Oktober  2019   Renungan  JOGER  

  • Pemkot Denpasar Serahkan Bantuan Modal dan Perlindungan Sosial bagi Penyandang Disabilitas.

    Pemkot Denpasar Serahkan Bantuan Modal dan Perlindungan Sosial bagi Penyandang Disabilitas.

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  27  Agustus  2025 Pemkot Denpasar Serahkan Bantuan Modal dan Perlindungan Sosial bagi Penyandang Disabilitas.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial menggelar bakti sosial berupa pemberian bantuan modal kewirausahaan serta perlindungan sosial bagi pekerja penyandang disabilitas. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya […]

  • Rai Mantra Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Via Teleconference

    Rai Mantra Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Via Teleconference

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  23  maret 2020   Rai Mantra Pimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 Via Teleconference Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat memimpin rapat kordinasi penanganan Covid-19 via Teleconference.     BALI,  INDEX  –  Penerapan pengaturan jam kerja di Pemkot Denpasar serta menindaklanjuti edaran Pemerintah Pusat untuk mengurangi aktifitas di luar rumah tak menyurutkan semangat […]

expand_less