Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Yuk Merapat, PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU

Yuk Merapat, PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Sabtu  25  September  2021

 

Yuk Merapat, PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU

 

 

Proyeksi jumlah kendaraan listrik di Indonesia pada 2030 mencapai 2,2 juta mobil listrik dan 13 juta motor listrik.

Jakarta,  Indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) membuka peluang kerja sama bagi para pelaku usaha untuk ikut membangun 101 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) sepanjang 2021. PLN menyiapkan skema bisnis dan insentif menarik bagi investor yang ingin bergabung.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril menuturkan, peluang bisnis SPKLU ini memiliki prospek cukup menggiurkan mengingat tren penjualan mobil listrik terus meningkat.

Pada 2020, penjualan mobil listrik naik 46 persen. Hal ini berbanding terbalik dengan mobil konvensional yang justru penjualannya menurun hingga 14 persen.

Ditambah, hasil riset juga menunjukkan minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan listrik dinilai berada di atas rata-rata keinginan warga negara lain di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan roadmap yang disusun Kementerian ESDM, potensi jumlah kendaraan listrik di Indonesia pada 2030 mencapai 2,2 juta mobil listrik dan 13 juta motor dengan 31.859 unit SPKLU. Jumlah kendaraan listrik ini diharapkan bisa menekan impor BBM sekitar 6 juta kilo liter pada tahun tersebut.

“Tren kendaraan listrik membuka ruang dan peluang investasi baru di sektor pendukung transportasi. PLN yang mendukung gaya hidup kekinian yang ramah lingkungan dengan penggunaan peralatan elektrik, mengajak para pelaku usaha memanfaatkan peluang ini,” ujar Bob.

Untuk kerja sama ini, Bob menjelaskan bahwa PLN akan menyediakan Surat Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (IUPTL) milik PLN bagi badan usaha yang ingin bekerja sama, menyiapkan suplai listrik, serta dukungan aplikasi Charge.IN dalam pengelolaan SPKLU. Sementara mitra menyediakan fasilitas isi daya kendaraan listrik, lahan maupun properti, serta bertanggung jawab atas biaya operasional dan pemeliharaan SPKLU.

Bob menyebut PLN saat ini juga telah mengembangkan beberapa model bisnis untuk mendukung rencana kerja sama ini agar lebih atraktif serta efektif mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Skema usaha SPKLU untuk pemegang IUPTL penjualan tersebut berupa ROSO (retail, own, self operated), ROPO (retail, own, privately operated), RPOO (retail, privately owned & operated), RLSO (retail, lease, self operated), RLPO (retail, lease, privately operated). PLN menjual listrik dengan tarif curah (faktor Q=1,01) sekitar Rp 714 per kWh kepada badan usaha IUPTL. Sementara badan usaha bisa menjual listrik ke konsumen dengan harga maksimal Rp 2.466 per kWh.

“Jadi bisnis ini sangat menguntungkan. Kami mengajak pelaku usaha untuk ikut membangun SPKLU sesuai skema kerja sama kemitraan berbasis revenue sharing dengan sharing economy model,” ajak Bob.

Tak hanya itu, PLN pun memberikan sejumlah insentif menarik bagi investor yang ingin bekerja sama yaitu, penetapan tarif curah yang lebih rendah dari harga jual ke pelanggan, pembebasan rekening minimum selama 2 tahun pertama, keringanan biaya penyambungan tambah daya atau diskon 50 persen atau pasang baru dengan cicilan selama 12 bulan, hingga penetapan jaminan langganan tenaga listrik. Semua ini dapat dinikmati oleh pemilik instalasi listrik privat untuk angkutan umum, badan usaha SPKLU, dan badan usaha Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Bagi pemilik Home Charging yang terkoneksi dengan sistem PLN atau Charge.IN, juga diberikan diskon tarif daya sebesar 30 persen pada pukul 22.00 hingga 05.00 untuk pemilik Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) roda empat. Juga ada insentif BP Spesial untuk tambah daya senilai Rp. 150 ribu untuk tambah daya sampai dengan 11.000 VA, dan Rp 450 ribu untuk tambah daya sampai dengan 16.500 VA.

Bob mengungkapkan, PLN merencanakan pembangunan 67 SPKLU yang tersebar di seluruh Tanah Air sepanjang 2021. Hingga kini, perseroan telah mengelola 46 SPKLU di 33 lokasi. Hadirnya SPKLU menjadi bagian terpenting, karena dengan banyaknya SPKLU yang tersedia maka memberikan kemudahan bagi para pemilik kendaraan listrik untuk beroperasi.

“Kami tidak mau sendirian karena kami ingin membuat ekosistem kendaraan listrik ini tumbuh. Pengusaha yang tertarik silakan kami terbuka untuk bekerja sama,” tutup dia.

(006)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Positif Covid-19 Akibat Klaster Pasar Berlanjut Ke Keluarga

    Kasus Positif Covid-19 Akibat Klaster Pasar Berlanjut Ke Keluarga

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Denpasar,  Minggu  28  Juni  2020     Kasus Positif Covid-19 Akibat Klaster Pasar Berlanjut Ke Keluarga Juri Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   ” GTPP Tekankan Kedisiplinan Penerapan Protokol Kesehatan di Rumah Tangga.”   BALI,  INDEX  –  Kasus positif Caovid-19 di Kota Denpasar belakangan inj kembali melonjak […]

  • Kerja Dulu Baru Sarjana, Solusinya di Poltek Ganesha Guru Singaraja

    Kerja Dulu Baru Sarjana, Solusinya di Poltek Ganesha Guru Singaraja

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Singaraja, Jumat 2 Juli  2021   Kerja Dulu Baru Sarjana, Solusinya di Poltek Ganesha Guru Singaraja   Direktur Poltek G2 Singaraja Ir. AAN Adhi Jaya, MM.Kom   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Masih banyak anak muda kita melanjutkan kuliah ke pendidikan tinggi tanpa perencanaan yang jelas. Akibatnya begitu lulus, mereka bingung mencari pekerjaan. Mereka lupa atau bisa […]

  • Pansus  TRAP  DPRD  Bali sorot keras pembangunan di sempedan danau beratan, diduga langgar UU tata ruang.

    Pansus  TRAP  DPRD  Bali sorot keras pembangunan di sempedan danau beratan, diduga langgar UU tata ruang.

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle 080
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 09  April  2026 Pansus  TRAP  DPRD  Bali sorot keras pembangunan di sempedan danau beratan, diduga langgar UU tata ruang.   Bali, indonesiaexpose.co.id — Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali sorot keras pembangunan di sempedan danau beratan, diduga langgar UU tata ruang. Pansus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD […]

  • Implemetasikan Prinsip ESG untuk Keberlangsungan Bisnis,  XL Axiata Raih Penghargaan Telecommunication for Sustainability

    Implemetasikan Prinsip ESG untuk Keberlangsungan Bisnis, XL Axiata Raih Penghargaan Telecommunication for Sustainability

    • calendar_month Selasa, 25 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa 25 Oktober 2022 Implemetasikan Prinsip ESG untuk Keberlangsungan Bisnis, XL Axiata Raih Penghargaan Telecommunication for Sustainability Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O. Baasir (kiri), menerima penghargaan untuk kategori Telecommunication for Sustainability pada ajang Environmental, Social, and Governance (ESG) Excellence 2022 “Action and Sustainability in Responsible Investing”, yang diselenggarakan oleh TrenAsia di Jakarta, Rabu […]

  • Tingkatkan Kewaspadaan, RSUD Wangaya dan UKM Produksi APD Face Shield

    Tingkatkan Kewaspadaan, RSUD Wangaya dan UKM Produksi APD Face Shield

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  30  Maret  2020     Tingkatkan Kewaspadaan, RSUD Wangaya dan UKM Produksi APD Face Shield Contoh produksi Alat Pelindung Diri (APD) face shield di RSUD Wangaya Kota Denpasar-Bali,Senin (30/3/2020).     BALI,  INDEX  –  Sebagai wujud peningkatakan kewaspadaan terhadap mewabahnya virus corona (Covid-19), RSUD Wangaya memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) secara mandiri, khususnya Face […]

  • Terbukti Berhasil Tingkatkan Produksi Unggas  XL Axiata – Sierad Produce Perluas Penerapan Solusi flexIoT XL Smart Poultry

    Terbukti Berhasil Tingkatkan Produksi Unggas XL Axiata – Sierad Produce Perluas Penerapan Solusi flexIoT XL Smart Poultry

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  05  Agustus  2020     Terbukti Berhasil Tingkatkan Produksi Unggas XL Axiata – Sierad Produce Perluas Penerapan Solusi flexIoT XL Smart Poultry     JAKARTA,  INDEX  –   Solusi XL Smart Poultry berbasis Internet of Things (IoT) dari PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terbukti telah berhasil meningkatkan produksi unggas milik PT Sierad Produce […]

expand_less