Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat  18  Februari 2022

 

Gubernur Bali, Wayan Koster Groundbreaking Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas di Pesanggaran Denpasar

 

 

“Menjadi Showcase KTT G20, PLTG Pesanggaran Berkapasitas 2 X 100 MW dan PLTS Hybrid Nusa Penida 3,5 MW”.

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Gubernur Bali, Wayan Koster melaksanakan groundbreaking Relokasi Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Grati Ke Pesanggaran, Kota Denpasar dan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid Nusa Penida, Kabupaten Klungkung pada, Jumat (Sukra Kliwon Bala) 18 Pebruari 2022.

Acara groundbreaking ini dihadiri oleh Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Ade T. Sutiawarman, Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Kadisnaker, ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, Kapolresta Denpasar, AKBP Bambang Yugo Pamungkas, Direktur Utama PT. PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, Dirut PT Indonesia Power, Ahsin Sidqi, dan PLN Group.

Gubernur Bali, Wayan Koster dalam sambutannya menyatakan kebahagiaannya karena PT. PLN (Persero) telah memulai Relokasi PLTG Grati Ke Pesanggaran dengan kapasitas 2 X 100 MW dan Pembangunan PLTS Hybrid Nusa Penida dengan kapasitas 3,5 MW yang sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dengan menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan Krama Bali yang sejahtera dan bahagia, Sakala-Niskala menuju kehidupan Krama dan Gumi Bali sesuai dengan Prinsip Trisakti Bung Karno: Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian dalam Kebudayaan melalui Pembangunan Secara Terpola, Menyeluruh, Terencana, Terarah, dan Terintegrasi dalam Bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila 1 Juni 1945.

Implementasi visi ini salah satunya untuk menciptakan kualitas udara yang bersih demi terciptanya kualitas hidup yang sehat di Pulau Bali dengan menerapkan sumber energi yang ramah lingkungan sesuai Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 Tentang Bali Energi Bersih dengan melaksanakannya dari hulu sampai hilir.

“ Bali secara regulasi juga telah memiliki Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 Tahun 2019 Tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai dengan tujuan menciptakan kualitas udara yang bersih. Pengunaan kendaraan motor listrik,” kata Wayan Koster tidak akan menimbulkan polusi suara dan tidak mencemari udara atau mengeluarkan asap.

Bali yang bersih juga memberikan rasa nyaman dan berdampak positif terhadap kunjungan wisatawan. Dimana sebelum pandemi, sempat angka kunjungannya naik dari 6 juta menjadi 6 juta 300 Wisatawan Mancanegara (Wisman) dan dari 9 juta menjadi 10 juta 500 Wisatawan Domestik (Wisdom) yang berkunjung ke Bali, karena adanya kebijakan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai. “Penggunaan energi bersih di Bali mendapat respon positif dan apresiasi dari sejumlah negara,” kata Gubernur Bali jebolan ITB ini.

Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini kemudian menyoroti energi listrik yang ada di Bali sebagian masih menggunakan bahan bakar fosil. Atas kondisi itu, Saya bicara dengan Menteri ESDM untuk meminta agar yang berbahan bakar fosil ini ditransisikan paling tidak menggunakan gas/PLTG, seperti di Gillimanuk, Kabupaten Jembrana dan di Celukanbawang dan Pemaron, Kabupaten Buleleng.

Gubernur Bali kemudian menargetkan Bali mandiri energi dengan energi bersih dengan rencana dibangunnya tenaga listrik yang bisa memenuhi kebutuhan energi untuk konsumsi domestik ataupun juga konsumsi wisatawan, hotel, restaurant, serta industri di Pulau Dewata.

“ Mengapa Bali ini perlu mandiri energi, selain untuk kebutuhan domestiknya, karena Bali adalah pintu masuk wisata dunia terbesar di Indonesia, jadi harus memiliki kepastian keberlanjutan dari kebutuhan energi yang bisa dikelola dan dikontrol langsung oleh daerah. Sekarang sedang disiapkan kebijakan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dimana nantinya diharapkan rumah, hotel, restaurant, perkantoran, pasar swalayan, serta fasilitas umum lainnya menggunakan rooftop. Kalau di Bali begini, akan keren dan betul-betul menjadi destinasi pariwisata yang digemari oleh masyarakat luar,” jelas Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini.

Diakhir sambutannya, Wayan Koster menegaskan Bali sebagai tuan rumah G20 melalui Presiden RI, Bapak Joko Widodo telah meng-endorse 3 topik utama yang akan diangkat dalam Presidensi G20 Indonesia, yakni 1) Sistem Kesehatan Dunia; 2) Transformasi Ekonomi dan Digital; dan 3) Transisi Energi.

“Bapak Presiden mendorong dalam rangka G20 agar ada showcase tentang energi bersih. Maka Saya ucapkan terimakasih ke PLN yang telah melakukan relokasi ini dan harus dilaksanakan dengan disiplin serta berkualitas, karena G20 akan berlangsung di bulan November 2022. Jadi akhir Oktober paling lambat ini harus jadi dan beroperasi, serta menjadi showcase G20 termasuk yang di Nusa Penida terkait Hybrid, selain ada penerangan jalan umum menggunakan solar cell, dan kendaraan listrik,” jelas orang nomor satu di Pemprov Bali ini seraya meminta kepada PLN untuk meneruskan komitmen ini, sampai betul-betul terwujud Bali mandiri energi dengan energi bersih, dan Kita doakan PLN lebih progresif untuk mencapai energi bersih di tahun 2025 sebanyak 23 persen. ‘

Sementara itu, Direktur Utama PT. PLN (Persero), Darmawan Prasodjo melaporkan Relokasi PLTG Grati yang berkapasitas 2 X 100 MW ke Pesanggaran akan mulai beroperasi atau Commercial Operation Date (COD) pada bulan Oktober 2022, setelah melalui proses Pekerjaan Sipil, Transportasi dan Dismartling, Instalasi Common System, Instalasi Electrical, Instalasi System Control Common, dan Commisioning. Setelah itu COD keduanya akan dilakukan pada tahun 2023. Sedangkan untuk pembangunan PLTS Hybrid dilaksanakan di Nusa Penida dengan memiliki kapasitas 3,5 MW.

Ini akan menjadi pembangkit pertama di Bali dan juga akan jadi showcase di KTT G20. Karena itu, pemindahan relokasi ini tidak mungkin terlaksana, kalau ini hanyalah inisiatif dari PLN. Jadi program ini terlaksana karena berkat inisiatif dari Bapak Gubernur Bali yang luar biasa menginspirasi dengan memiliki visi kepemimpinan yang visioner, detail dalam bekerja, dan sangat futuristik (menggambarkan masa depan, red) untuk Bali, sehingga ini menjadi cambuk bagi jajaran PLN agar bekerja lebih optimal lagi mewujudkan energi bersih di Bali.

Darmawan Prasodjo kemudian menyampaikan keunggulan menggunakan PLTG akan membuat udara Kita tidak ada polusi debu, warnanya yang biru, tidak ada hujan asap, tidak ada pencemaran merkuri, emisi C02 bisa dipotong menjadi 50 persen.

“ Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Gubernur, Pak Walikota, Pak Bupati yang sudah mendukung terselenggaranya agenda ini. Terimakasih kepada seluruh jajaran dari Polda Bali, Kejati Bali dan seluruh pihak yang sudah terlibat, dari konsorsium, manajemen di PLN, dan seluruh anak perusahaan dalam mendukung Relokasi PLTG Grati ke Pesanggaran, dan juga Pembangunan PLTS Hybrid Nusa Penida,” tutuppnya.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gelar “Kompetisi Modal Pintar Sisternet”  XL Axiata –  Bank OCBC NISP Tingkatkan Level UMKM  Perempuan Indonesia

    Gelar “Kompetisi Modal Pintar Sisternet” XL Axiata – Bank OCBC NISP Tingkatkan Level UMKM Perempuan Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 13 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu 13 Maret 2021   Gelar “Kompetisi Modal Pintar Sisternet” XL Axiata –  Bank OCBC NISP Tingkatkan Level UMKM Perempuan Indonesia   Kompetisi Modal Pintar Sisternet : Juri dan para pemenang Kompetisi Modal Pintar saat terhubung secara daring, awal pekan ini. XL Axiata bersama Bank OCBC NISP menyelenggarakan “Kompetisi Modal Pintar” guna mendorong produktivitas […]

  • Tahun 2020 Gubernur Prov.Bali : Penguatan Sektor Pertanian dari Hulu ke Hilir

    Tahun 2020 Gubernur Prov.Bali : Penguatan Sektor Pertanian dari Hulu ke Hilir

    • calendar_month Kamis, 9 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  09  Januari  2020   Tahun 2020 Gubernur Prov.Bali : Penguatan Sektor Pertanian dari Hulu ke Hilir   BALI, INDEX  –  Tahun 2020, Gubernur Bali Wayan Koster akan fokus memacu perekonomian Bali. Caranya dengan melakukan penguatan fundamental perekonomian Bali. Basis ekonomi Bali akan diperkuat dengan basis sektor pertanian karena 60 persen kehidupan masyarakat Bali berbasis […]

  • Makin Sehat, Aset KPRI Bhakti Praja Capai Rp123,2 Miliar

    Makin Sehat, Aset KPRI Bhakti Praja Capai Rp123,2 Miliar

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Semarang, Rabu  06  Maret  2024 Makin Sehat, Aset KPRI Bhakti Praja Capai Rp123,2 Miliar   Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Bhakti Praja, di Wisma Perdamaian Semarang, Rabu (6/3/2024).(Foto/ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id  – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah mencatat kenaikan aset Rp123,2 miliar […]

  • Renungan  Joger 

    Renungan  Joger 

    • calendar_month Senin, 15 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 16 Mei 2023 Renungan  Joger  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  07  Januari 2024 Renungan  Joger  

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 14 November  2021 Renungan  JOGER    

expand_less