Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Rekomendasi BTID Tertahan, Kinerja Pimpinan DPRD Bali Dipertanyakan?

Rekomendasi BTID Tertahan, Kinerja Pimpinan DPRD Bali Dipertanyakan?

  • account_circle 080
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis 18  Juni  2026

Rekomendasi BTID Tertahan, Kinerja Pimpinan DPRD Bali Dipertanyakan?

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  —  Polemik tindak lanjut rekomendasi  Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD  Provinsi Bali terkait pengembangan kawasan yang dikelola PT Bali Turtle Island Development (BTID) memasuki babak baru. Meski rekomendasi hasil pengawasan Pansus telah diserahkan kepada Pimpinan DPRD Bali dalam Rapat Pimpinan pada 2 Juni 2026 lalu, hingga Kamis (18/6/2026), dokumen tersebut belum juga dijadwalkan untuk dibahas dalam rapat paripurna.

 

Wakil Ketua Pansus TRAP I, I Gede Harja Astawa, S.H., M.H., yang juga Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali, bersama anggota Pansus Nyoman Oka Antara, S.H., M.A.P., menegaskan rekomendasi yang telah diserahkan kepada pimpinan DPRD Bali sejak 2 Juni 2026 tidak boleh berhenti di meja pimpinan.

Anggota Pansus Nyoman Oka Antara, S.H., M.A.P., menegaskan , hasil kerja Pansus merupakan amanat lembaga yang wajib ditindaklanjuti melalui mekanisme rapat paripurna sebelum disampaikan kepada Gubernur Bali.

“Rekomendasi BTID tidak boleh mandek di meja pimpinan. Hasil kerja Pansus harus dibawa ke rapat paripurna sebagai bentuk pertanggungjawaban DPRD kepada masyarakat,” tegas Oka Antara di Denpasar, Kamis (18/6/2026).

Senada dengan itu, Wakil Ketua Pansus TRAP I, I Gede Harja Astawa, S.H., M.H., yang juga Ketua Fraksi Gerindra-PSI DPRD Bali menilai tidak ada alasan untuk menunda pembahasan laporan Pansus. Menurutnya, mayoritas semua fraksi di luar (Fraksi Golkar ) anggota Pansus telah sepakat mengawal rekomendasi tersebut hingga menjadi keputusan resmi DPRD Provinsi Bali dan diserahkan ke Gubenur Bali melalui paripurna.

Pansus TRAP bahkan memberikan ultimatum kepada pimpinan DPRD Bali agar mengagendakan laporan hasil pengawasan BTID dalam rapat paripurna yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 19 Juni 2026 besok.

“Kalau sampai rekomendasi Pansus BTID tidak diparipurnakan, tentu publik akan mempertanyakan kinerja pimpinan DPRD Bali. Jangan sampai hasil kerja Pansus yang telah melalui proses panjang justru terhenti di tingkat pimpinan,” ujar Harja Astawa.

Menurut anggota Pansus, seluruh perwakilan fraksi di dalam Pansus, yakni PDIP, Gerindra-PSI, NasDem dan Demokrat, memiliki kesepahaman agar rekomendasi terkait BTID wajib memperoleh keputusan melalui rapat paripurna. Sikap tersebut sejalan dengan Ketua Pansus TRAP, Dr. (C) I Made Supartha, S.H., M.H., yang berkomitmen mengawal hasil kerja Pansus hingga tuntas.

Ketentuan mengenai laporan Panitia Khusus diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD. Sementara secara khusus, Tata Tertib DPRD Provinsi Bali Nomor 1 Tahun 2019 pada Pasal 67 ayat (1) dan ayat (2) mengatur bahwa laporan akhir Pansus terlebih dahulu disampaikan kepada pimpinan DPRD, kemudian diserahkan dan dibacakan oleh pimpinan Pansus dalam rapat paripurna.

Desakan terhadap pimpinan DPRD Bali ini muncul di tengah tingginya perhatian publik terhadap hasil pengawasan Pansus TRAP terkait tata ruang, aset daerah dan pengembangan kawasan yang dikelola BTID. Jika rekomendasi tersebut kembali tertunda, pimpinan DPRD Bali diperkirakan akan menghadapi sorotan dari masyarakat maupun berbagai elemen yang selama ini mengawal kinerja Pansus.

Para anggota Pansus berharap pimpinan DPRD Bali segera mengagendakan rapat paripurna sehingga rekomendasi tersebut dapat menjadi keputusan resmi DPRD Provinsi Bali dan selanjutnya disampaikan kepada Gubernur Bali untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangannya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan resmi dari pimpinan DPRD Provinsi Bali mengenai alasan belum dijadwalkannya rapat paripurna atas rekomendasi Pansus TRAP tersebut.

Sementara itu, ketidakhadiran Fraksi Golkar dalam rapat koordinasi lintas fraksi menjadi salah satu catatan tersendiri. Namun, belum diketahui alasan ketidakhadiran fraksi tersebut maupun sikap resminya terhadap polemik penundaan rapat paripurna rekomendasi Pansus TRAP.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: putri
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov dan Polda Bali Siap Tertibkan Money Changer Bodong

    Pemprov dan Polda Bali Siap Tertibkan Money Changer Bodong

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  27  Juli  2022 Pemprov dan Polda Bali Siap Tertibkan Money Changer Bodong   Wagub Cok Ace menggelar Rakor lintas sektor bersama stakeholder pariwisata terkait kasus penipuan money changer yang menimpa turis Australia baru-baru ini. (Foto: Humas) Bali, indonesiaexpose.co.id – Wakil Gubernur yang juga Ketua BPD PHRI Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati […]

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 26 November 2021

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 19 Mei 2020   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  28  September   2024 Renungan  Joger

  • Polda Jabar Tahun 2019 Selamatkan Uang Negara Sebesar 36 Miliar

    Polda Jabar Tahun 2019 Selamatkan Uang Negara Sebesar 36 Miliar

    • calendar_month Senin, 30 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Bandung,  Senin  30  Desember  2019   Polda Jabar Tahun 2019 Selamatkan Uang Negara Sebesar 36 Miliar   Kapolda Jabar Irjen Pol Drs Rudy Sufahriadi didampingi Karo Ops dan Kabid Humas menggelar konfrensi pers akhir tahun 2019 di Mapolda Jabar, Senin pagi (30/12/2019) (Foto : Bid Humas/indonesiaexpose.co.id)   Jawa Barat,INDEX – Para penegak hukum fokus untuk […]

  • Pasangan Sanjaya-Dirga Makin Kokoh Menghadapi Pilkada Tabanan 2024

    Pasangan Sanjaya-Dirga Makin Kokoh Menghadapi Pilkada Tabanan 2024

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Tabanan, Senin  09  September   2024 Pasangan Sanjaya-Dirga Makin Kokoh Menghadapi Pilkada Tabanan 2024     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Di tengah ketatnya kontestasi politik pada Pilkada Serentak 2024, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M dan I Made Dirga, S.Sos, kembali mendapatkan dukungan kuat dari Persatuan Purnawirawan Polri (PP […]

expand_less