Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Axiata dan XL Axiata Sukses Selesaikan Akuisisi 66,03% Saham Link Net  

Axiata dan XL Axiata Sukses Selesaikan Akuisisi 66,03% Saham Link Net  

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 23 Jun 2022
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuala Lumpur , Kamis  23  Juni 2022

Axiata dan XL Axiata Sukses Selesaikan

Akuisisi 66,03% Saham Link Net

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini

 

Penawaran Tender Wajib (MTO) untuk 33,97% saham tersisa Link Net akan menjadi langkah selanjutnya menuju penyelesaian transaksi

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Axiata Group Berhad (“Axiata”) dan PT XL Axiata Tbk (“XL Axiata”)[1] hari ini menyelesaikan akuisisi bersama atas 66,03% saham PT Link Net Tbk (“Link Net”)[2] dengan harga sekitar RM2,63 miliar[3]. Pertimbangan pembelian sebesar Rp 4.800 per saham biasa di Link Net (“Saham Link Net”) atau sekitar Rp. 8,72 triliun (setara dengan sekitar RM2,63 miliar3) untuk gabungan keseluruhan saham Link Net2 sebesar 66,03%. Hal ini berarti senilai dengan sekitar Rp.13,21 triliun (setara dengan sekitar RM3,99 miliar3) untuk 100.00% saham di Link Net2.

Pasca penyelesaian akuisisi, Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd (“AII”), anak perusahaan yang secara tidak langsung dimiliki Axiata, dan XL Axiata memegang masing-masing sebesar 46,03% dan 20,00% dari gabungan keseluruhan saham Link Net2 sebesar 66,03% yang sebelumnya dimiliki oleh Asia Link Dewa Pte. Ltd. dan PT First Media Tbk. Total kepemilikan Axiata atas saham Link Net melalui AII dan XL Axiata setelah selesainya akuisisi ini adalah sebesar 58,33%.

AII sekarang akan berkewajiban untuk melakukan penawaran tender wajib untuk membeli 33,97% Saham Link Net[4] yang tersisa sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia (“Rencana MTO”). Detil mengenai rencana MTO akan diumumkan pada waktunya. Rencana MTO diharapkan selesai pada kuartal ketiga tahun 2022.

Dengan akuisisi ini, Link Net dan XL Axiata akan berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan sinergi melalui kombinasi posisi bersama di dalam penyediaan layanan komunikasi tanpa kabel (wireless) dan layanan-layanan komunikasi lainnya, berbagi jaringan tulang punggung (backbone) dan transmisi, serta hubungan yang luas antara kedua pelanggan di Indonesia. Digabung dengan layanan korporasi milik XL Axiata termasuk koneksi seluler, Link Net akan lebih siap untuk memanfaatkan pasar korporasi yang sedang berkembang di Indonesia.

Berdasarkan riset pasar independen[5], Indonesia merupakan salah satu pasar layanan pita lebar berbasis kabel yang paling menarik secara global, dengan tingkat penetrasi di pasar rumah tangga yang masih sangat kecil yakni sekitar 13,4%. Rata-rata penggunaan layanan data per koneksi di jaringan pita lebar berbasis kabel (fixed broadband) di Indonesia telah tumbuh dengan Tingkat Pertumbuhan Tahunan Gabungan (“CAGR”) meningkat sebesar 44,4% dari 2016 ke 2020 dan diperkirakan akan terus meningkat lagi sebesar 27,9% dari 2020 ke 2026. Indonesia juga merupakan salah satu pasar layanan pita lebar berbasis kabel dengan pertumbuhan tercepat di dunia dengan sambungan tetap yang siap untuk ekspansi dengan CAGR sekitar 14,4%. Selain itu, penetrasi rumah tangga di Indonesia diperkirakan akan meningkat menjadi 27,5% pada tahun 2026, didorong oleh pasar yang terus berkembang, peningkatan penggunaan data, dan pertumbuhan yang kuat dalam pendapatan per kapita yang dapat dibelanjakan (disposable income).

Jangkauan jaringan Link Net terus meluas ke seluruh kota besar di Indonesia termasuk Jakarta dan sekitarnya, Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Selain jaringan yang menjangkau sekitar 2,9 juta rumah, perusahaan ini juga memiliki portfolio melayani sekitar 2.400 pelanggan[6] mencakup pemerintah, layanan keuangan, dan perusahaan multinasional besar serta bisnis digital. Perusahaan ini memulai operasi secara komersial pada tahun 2000 dan telah menunjukkan kegiatan operasional dan rekam jejak keuangan yang kuat selama bertahun-tahun. Untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021, secara year-on-year Link Net mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 10,3% menjadi sekitar Rp 4,5 triliun atau setara dengan RM 1,3 miliar (7).

“Penyelesaian akuisisi Link Net menandai tonggak penting perjalanan operasional Axiata di regional. Dengan kehadiran Link Net menjadi keluarga Axiata, akan memperkuat posisi kami sebagai Juara Digital di tingkat Regional dalam menyediakan layanan-layanan telekomunikasi konvergensi, selaras dengan spirit kami untuk ‘Memajukan Asia’. Link Net merupakan salah satu penyedia layanan pita lebar berbasis kabel dan TV kabel berkecepatan tinggi terkemuka di Indonesia, menjangkau 2,9 juta rumah di 23 kota, melayani sekitar 855.000 pelanggan layanan Internet pita lebar dan sekitar 837.000 TV kabel. Tim Link Net yang berpengalaman dan berprestasi akan mempercepat peluang pertumbuhan perusahaan di area yang sudah ada maupun yang kurang terlayani. Kami membagikan proposi yang menarik dengan tim Link Net untuk meningkatkan momentum partisipasi kami dalam memajukan ekonomi digital Indonesia yang sedang berkembang pesat,”  papar  Joint Acting Group CEOs, Axiata Dr Hans Wijayasuriya dan Vivek Sood melalui siaran tertulisnya di Jakarta, Kamis  (23/6/2022).

Sementara , Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini menambahakan, pihaknya  sangat senang dengan potensi dan kemungkinan yang muncul dari akuisisi ini. Sejak diumumkan pertama kali, kami telah mengidentifikasi beberapa area sinergi yang terbuka dari kerja sama ini dan dapat dilakukan bersama dengan Link Net, memanfaatkan kekuatan kolektif kami dalam konektivitas seluler, pita lebar berbasis kabel (fixed broadband), dan konten. Ini akan mendukung pencapaian visi kami untuk menjadi operator konvergensi terkemuka dengan memberikan solusi terintegrasi yang seamless kepada pelanggan kami yang semakin paham digital.

“Bersama dengan mitra-mitra baru, kami menantikan untuk dapat menyediakan proposisi konvergensi layanan pita lebar berbasis kabel (fixed line broadband) dan layanan seluler kepada pelanggan residensial dan korporasi. Tingkat penetrasi pita lebar berkecepatan tinggi di Indonesia masih kurang tergarap dan kemampuan untuk menyediakan layanan yang lebih luas serta produk yang komprehensif akan berkontribusi terhadap pertumbuhan pasar di masa depan dan akan membuahkan hasil bagi seluruh pemangku kepentingan kami. Terdapat peluang sinergi untuk kedua perusahaan, mulai dari kerja sama dalam penggunaan jaringan tulang punggung (backbone), transmisi jaringan, dan penyelarasan strategis untuk peningkatan pendapatan dan efisiensi biaya. Peluang-peluang ini juga diperkuat dengan hubungan Link Net yang luas dengan mitra bisnis dan pelanggan. Saya pribadi bersama dengan tim manajemen menyambut dengan hangat pemegang saham baru. Kami sangat yakin kemitraan ini akan berkontribusi pada hasil yang luar biasa bagi para pelanggan dan pertumbuhan nilai yang berkelanjutan di masa mendatang bagi para pemegang saham,” tutup Presiden Direktur dan CEO Link Net, Marlo Budiman .(228)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi dengan Petani Cokelat :  MoU “Museum Cokelat Sanan Bali ” di tandatangani di Kampus Elisabeth International

    Sinergi dengan Petani Cokelat :  MoU “Museum Cokelat Sanan Bali ” di tandatangani di Kampus Elisabeth International

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  26  Desember  2019   Sinergi dengan Petani Cokelat :  MoU “Museum Cokelat Sanan Bali ” di tandatangani di Kampus Elisabeth International   Launching sekaligus penandatangan MoU Museum Cokelat Sanan Bali, bertempat di Kampus Elizabeth International, Tanjung Bungkak, Denpasar-Bali,  Kamis (26/12/2019).   BALI,  INDEX  –  Museum Cokelat Sanan Bali kini telah hadir di Bali, […]

  • Erwin Soeriadimadja, KPw BI Bali : Pertumbuhan Ekonomi Bali, Menduduki peringkat ke-6 dari 34 Provinsi di Indonesia

    Erwin Soeriadimadja, KPw BI Bali : Pertumbuhan Ekonomi Bali, Menduduki peringkat ke-6 dari 34 Provinsi di Indonesia

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Gianyar,  Senin 18  Maret  2024 Erwin Soeriadimadja, KPw BI Bali : Pertumbuhan Ekonomi Bali, Menduduki peringkat ke-6 dari 34 Provinsi di Indonesia   BI Bali Gelar Ngeraos Sareng Media bertempat di Ubud, Kab.Gianyar-Bali, Senin (18/3/2024). Kepala KPw BI Bali Erwin Soeriadimadja (tengah), Deputi KPw BI Bali, GA Diah Utari (kanan) dan Advisor KPw BI Bali Butet […]

  • Menhub Cek Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi di Labuan Bajo

    Menhub Cek Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi di Labuan Bajo

    • calendar_month Sabtu, 8 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Labuan Bajo, Sabtu  08  April  2023 Menhub Cek Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi di Labuan Bajo   Nusa Tenggara Timur, indonesiaexpose.co.id  – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek kesiapan sarana dan prasarana transportasi untuk mendukung kelancaran pergerakan para pemimpin negara dan peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42, yang akan digelar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara […]

  • Hari   jadi  HKGB Ke-69, Ketum Bhayangkari   bagikan  Bansos ke Nelayan Muara Angke

    Hari   jadi  HKGB Ke-69, Ketum Bhayangkari   bagikan  Bansos ke Nelayan Muara Angke

    • calendar_month Kamis, 12 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  13  Agustus  2021   Hari   jadi  HKGB Ke-69, Ketum Bhayangkari   bagikan  Bansos ke Nelayan Muara Angke   Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo saat memberi bantuan sosial bagi para nelayan di Muara Angke, Jakarta, Kamis (12/8/2021).   Jakarta,indonesiaexpose.co.id –  Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-69, Ketua Umum Bhayangkari Juliati Sigit Prabowo […]

  • Kabupaten Bangli Raih Penghargaan Realisasi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tertinggi tahun 2021

    Kabupaten Bangli Raih Penghargaan Realisasi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tertinggi tahun 2021

    • calendar_month Senin, 6 Jun 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Bangli,  Senin  06  Juni  2022   Kabupaten Bangli Raih Penghargaan Realisasi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tertinggi tahun 2021   Staf Ahli Bupati I Wayan Sarma menyerahkan penghargaan  Realisasi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tertinggi tahun 2021,kepada Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta bertempat di Kantor Bupati Bangli, Senin( 6/6/2022).     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –   Pemerintah Kabupaten […]

  • Pelajari Inovasi Layanan Kesehatan, TP PKK Kecamatan, dan Desa/Kelurahan Kota Denpasar Studi Belajar Ke Posyandu Alamanda Kota Bandung

    Pelajari Inovasi Layanan Kesehatan, TP PKK Kecamatan, dan Desa/Kelurahan Kota Denpasar Studi Belajar Ke Posyandu Alamanda Kota Bandung

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Bandung, Minggu  03  November  2024 Pelajari Inovasi Layanan Kesehatan, TP PKK Kecamatan, dan Desa/Kelurahan Kota Denpasar Studi Belajar Ke Posyandu Alamanda Kota Bandung     Jawa  Barat,  indonesiaexpose.co.id  –  Rombongan Tim Penggerak PKK tingkat Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan se Kota Denpasar, melaksanakan studi pembelajaran terkait inovasi layanan Posyandu Alamanda Kota Bandung, yang berhasil menjadi Juara […]

expand_less