Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pansus TRAP  DPRD  Bali Desak Evaluasi Perjanjian Tanah Pemprov, Lindungi Aset Daerah

Pansus TRAP  DPRD  Bali Desak Evaluasi Perjanjian Tanah Pemprov, Lindungi Aset Daerah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  11 November  2025

 Pansus TRAP  DPRD  Bali Desak Evaluasi Perjanjian Tanah Pemprov, Lindungi Aset Daerah

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id — Pansus TRAP DPRD Bali menggelar rapat koordinasi membahas aset tanah milik Pemerintah Provinsi Bali di wilayah Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, serta kawasan Taman Hutan Raya (Tahura).

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, Dr. (C) I Made Supartha, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Pansus, Dr. Somvir dan I Ketut Rochineng , serta dihadiri oleh jajaran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Bali bertempat di ruang Bapemperda DPRD Bali, Senin ( 10/11/2025).

Ketua Panitia Khusus Tata Ruang Aset dan Pertanahan (TRAP) DPRD Provinsi Bali, Dr. (C) I Made Supartha, S.H., M.H., menegaskan komitmen kuat pihaknya untuk memastikan seluruh aset milik Pemerintah Provinsi Bali benar-benar terdata, terlindungi, dan tidak dikuasai pihak lain secara ilegal.

Dalam pernyataannya, Supartha menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap aset-aset daerah, termasuk tanah di kawasan Tahura (Taman Hutan Raya) yang sebelumnya pernah mengalami tukar guling.

“ Kami ingin memastikan bahwa semua aset Pemprov Bali aman. Tidak boleh ada satu pun yang berpindah tangan atau dikuasai pihak lain tanpa dasar hukum yang sah,” tegas Supartha dalam rapat pembahasan di Denpasar, Senin (10/11/2025).

Lebih lanjut, Supartha meminta Biro Hukum Pemerintah Provinsi Bali untuk segera menyusun kajian dan evaluasi terhadap seluruh perjanjian tanah milik Pemprov, agar ke depan tidak terjadi penyimpangan maupun potensi kehilangan aset daerah.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat perlindungan hukum dan pengelolaan aset daerah, sekaligus memastikan bahwa aset tersebut digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat Bali.

Catatan  BPKAD Provinsi Bali : 

  1. Aset tanah milik Pemerintah Provinsi Bali tercatat sebanyak 5.444 bidang dengan luas total 3.077,49 hektare (Ha). Dari jumlah tersebut: 4.861 bidang telah bersertifikat, sementara 583 bidang lainnya masih belum bersertifikat.

Kepala Bidang Pengelola Barang Milik Daerah BPKAD Bali, I Made Arbawa, menyampaikan bahwa sertifikat aset tanah Provinsi Bali di antaranya :

  1. Paling banyak berada di Kabupaten Badung :  1.109 bidang dengan luas total 343,89 hektare.
  2. Kabupaten Klungkung sebanyak 1.074 bidang dengan luas 337,01 hektare
  3. Kabupaten Karangasem sebanyak 697 bidang dengan luas 439,24 hektare, dan
  4. Kabupaten Tabanan sebanyak 640 bidang dengan luas 369,07 hektare.

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari langkah Pansus TRAP DPRD Bali untuk memperkuat pengawasan serta memastikan pengelolaan aset milik daerah berjalan transparan, tertib administrasi, dan memiliki kepastian hukum.

Pansus TRAP TRAP DPRD Bali menegaskan akan terus melakukan pendataan dan penelusuran aset di seluruh kabupaten/kota.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan aset daerah dan memastikan pemanfaatannya sesuai peraturan perundang-undangan.

Mengenal Permendagri No. 7 Tahun 2024 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah

Kebijakan baru ini menandai babak baru pengelolaan aset daerah di seluruh Indonesia. Kini, seluruh aset milik pemerintah daerah wajib dinilai oleh penilai bersertifikat (appraisal) sebelum bisa dimanfaatkan melalui sewa atau kerja sama.

Aturan ini menggantikan sistem lama yang masih mengacu pada tarif Pergub untuk lahan di bawah 50 are, dan mendorong transparansi serta peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Namun, di balik peluang besar ini, tantangan juga hadir bagi Pemprov Bali.

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengakui bahwa Bali belum memiliki satu pun penilai bersertifikat, sehingga pemanfaatan aset daerah berjalan lambat.

Kekurangan sumber daya manusia menjadi pekerjaan rumah penting agar Bali bisa mengejar implementasi penuh dari kebijakan baru ini.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Alit Wiradana : Festival Kue Bulan  Wujud Akulturasi Budaya, Jadi Event Tingkatkan Kunjungan Wisata

    Sekda Alit Wiradana : Festival Kue Bulan  Wujud Akulturasi Budaya, Jadi Event Tingkatkan Kunjungan Wisata

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  30  September  2023 Sekda Alit Wiradana : Festival Kue Bulan  Wujud Akulturasi Budaya, Jadi Event Tingkatkan Kunjungan Wisata Sekretaris Daerah Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana menyerahkan kue bulan dan nasi jinggo kepada juru parkir dan tukang suwun pada Festival Kue Bulan yang diselenggarakan oleh MINNAN Bali berlokasi di Pelataran Pasar Badung, Sabtu (30/9/2023). […]

  • Farewell Dinner Akhiri Rangkaian Konferensi OWHC Eurasia XI 2019.

    Farewell Dinner Akhiri Rangkaian Konferensi OWHC Eurasia XI 2019.

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  04  Mei  2019   Farewell Dinner Akhiri Rangkaian Konferensi OWHC Eurasia XI 2019.   Ket Foto : Pelaksanaan Farewell Dinner menutup rangkaian International Conference Organitation World Heritage City (OWHC) Eurasia yang ke-IX. OWHC Eurasia IX berlangsung dari tanggal 29 April hingga 2 Mei 2019.   “Denpasar Jadi Inspirasi, PerkenalkanTri Hita Karana Kepada Dunia”   BALI, […]

  • Mendapatkan Lebih Banyak Ide dan Gagasan Inovatif, Bupati Sanjaya Antusias Berkantor di Desa

    Mendapatkan Lebih Banyak Ide dan Gagasan Inovatif, Bupati Sanjaya Antusias Berkantor di Desa

    • calendar_month Senin, 29 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Tabanan , Senin 29  Januari  2024 Mendapatkan Lebih Banyak Ide dan Gagasan Inovatif, Bupati Sanjaya Antusias Berkantor di Desa   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Program “Bungan Desa” Bupati Ngantor di Desa yang merupakan progran unggulan inisiasi dari Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya.,S.E.,M.M, terbukti nyata mampu memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Tabanan. Selain itu, program ini […]

  • Dukung  Gema Santi, Bupati Klungkung Apresiasi Kepala KPP Pratama Gianyar

    Dukung  Gema Santi, Bupati Klungkung Apresiasi Kepala KPP Pratama Gianyar

    • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Gianyar, Jumat 25 Juni 2021   Dukung  Gema Santi, Bupati Klungkung Apresiasi Kepala KPP Pratama Gianyar   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Kepala KPP Pratama Gianyar, Moch. Luqman Hakim saat silaturrahmi dengan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di ruang kerja Bupati, mengatakan KPP Pratama Gianyar berkomitmen mendukung terwujudnya GEMA SANTI (Gerakan Masyarakat Santun dan Inovatif) yang telah […]

    • calendar_month Kamis, 20 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 20 Mei 2021   Berlangsung Secara Hybrid.Kemen Kominfo Jadikan Kota Denpasar Peluncuran Literasi Digital Nasional.     Bali, indonesiaexpose.co.id  – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan program terbaru untuk literasi digital bernama Indonesia Makin Cakap Digital 2021 pada Kamis (20/5/2021). Kota Denpasar menjadi salah satu kota di Indonesia sebagai tempat peluncuran literasi digital […]

  • IB.Alit Wiradana, Kadis DPMD Kota Denpasar : Warga Denpasar Penerima BLT DD Tahun 2021 tercatat 5.328  orang

    IB.Alit Wiradana, Kadis DPMD Kota Denpasar : Warga Denpasar Penerima BLT DD Tahun 2021 tercatat 5.328  orang

    • calendar_month Rabu, 3 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  3  Februari  2021   IB.Alit Wiradana, Kadis DPMD Kota Denpasar : Warga Denpasar Penerima BLT DD Tahun 2021 tercatat 5.328  orang Penyerahan BLT DD di Tahun 2020 lalu.   BALI,  indonesiaexpose.co.id  –  Pandemi yang masih mewabah hingga saat ini membuat pemerintah kembali menggelontorkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD). Kegiatan yang bersumber […]

expand_less