Reshuffle Perdana Adi Arnawa, 163 Pejabat Badung Dimutasi; Meritokrasi Diuji
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 27
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Badung, Rabu, 11 Februari 2026.
Reshuffle Perdana Adi Arnawa, 163 Pejabat Badung Dimutasi; Meritokrasi Diuji

Bali, indonesiaexpose.co.id — Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 234 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Rinciannya, 13 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II/b), 72 Pejabat Administrator yang terdiri dari 24 orang Eselon III/a dan 48 orang Eselon III/b, 78 Pejabat Pengawas yang terdiri dari 43 orang Eselon IV/a dan 35 orang Eselon IV/b, serta 71 Pejabat Fungsional.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran terhadap 163 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung. Pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, hingga fungsional itu berlangsung di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Badung, Rabu, 11 Februari 2026.
Perombakan birokrasi ini menjadi reshuffle perdana sejak Adi Arnawa resmi menjabat Bupati Badung bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta .
Ia menegaskan pergeseran pejabat dari eselon II hingga eselon IV dilakukan dengan mengedepankan prinsip meritokrasi dan kebutuhan organisasi pemerintahan.
Sebanyak 11 pejabat eselon II mengalami pergeseran posisi.
1. I Wayan Wijana yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Pangan kini dipercaya sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Badung.
2. I Gde Eka Sudarwitha bergeser dari Kepala Dinas Kebudayaan menjadi Kepala Dinas Sosial.
3. Kepala Dinas Sosial sebelumnya, AA Ngurah Raka Sukaeling, ditugaskan sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setda Badung.
4. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika IGNG Jaya Saputra yang kini menjabat Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
5. IB Gede Arjana yang sebelumnya Asisten Perekonomian dan Pembangunan ditunjuk memimpin Badan Riset dan Inovasi Daerah.
6. AAN Rai Yuda Darma yang lama memimpin Dinas Perhubungan digeser menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja.
7. Posisi Asisten Perekonomian dan Pembangunan kini ditempati I Made Agus Aryawan, sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
8. Luh Suryaniti yang lama menjabat Inspektur Kabupaten Badung dipercaya sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
Adi Arnawa menekankan mutasi bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah penyegaran untuk memperkuat kinerja birokrasi dan percepatan pelayanan publik. Ujian sesungguhnya, menurut dia, terletak pada kemampuan pejabat yang dilantik menjawab tuntutan pembangunan Badung yang kian kompleks.
(110)
- Penulis: Admin
