Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Siapa Mengizinkan? Jejak Pengalihan 82 Hektar Mangrove Tahura ke PT BTID

Siapa Mengizinkan? Jejak Pengalihan 82 Hektar Mangrove Tahura ke PT BTID

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • visibility 255
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat  06  Pebruari  2026

Siapa Mengizinkan? Jejak Pengalihan 82 Hektar Mangrove Tahura ke PT BTID

 

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.,

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Di balik gegap gempita pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali, tersimpan persoalan serius yang kini mulai mencuat ke permukaan. Sebanyak 82 hektar hutan mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai diduga telah beralih penguasaan ke PT Bali Turtle Island Development (BTID). Jika dugaan ini benar, maka yang dipertaruhkan bukan sekadar luasan lahan, melainkan status kawasan lindung, kedaulatan daerah, serta masa depan benteng ekologis Bali Selatan.

Mangrove Tahura Ngurah Rai selama puluhan tahun dikenal sebagai benteng alami Bali dari abrasi, gelombang laut, dan krisis iklim. Namun kini, kawasan yang seharusnya dilindungi itu justru berada di pusaran kepentingan investasi besar.
Pertanyaan mendasar pun mengemuka: dari mana izin pengalihan lahan itu berasal?

Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si., angkat suara keras. Ia menilai persoalan ini tidak bisa dibiarkan mengambang tanpa kejelasan kepada publik.

“Kalau ini benar, izinnya dari mana? Ini harus dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai kawasan lindung diambil tanpa transparansi,” tegas Prof. Putu Rumawan Salain saat dikonfirmasi di Denpasar.

Menurutnya, persoalan KEK Kura-Kura Bali tidak boleh dilihat semata sebagai proyek ekonomi, melainkan harus ditempatkan dalam kerangka kepentingan daerah dan keberlanjutan lingkungan Bali.

“Kalau memang ini pengembangan ekonomi, kenapa bukan Bali yang mengembangkan sendiri sebagai pendapatan Bali? Jangan biarkan orang Jakarta yang mengembangkan, sementara Bali hanya menanggung dampaknya,” ujarnya tajam.

Lebih jauh, Prof. Rumawan menyoroti minimnya pemahaman publik tentang apa itu KEK dan bagaimana kewenangannya bekerja. Ia menilai kondisi ini berbahaya jika dibiarkan.

“Tolong diumumkan secara jelas ke masyarakat, apa itu KEK, bagaimana kewenangannya, siapa yang mengatur. Jangan sampai ada negara di balik negara,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan kegelisahan akademisi terhadap potensi hilangnya kontrol daerah atas ruang hidup dan sumber daya alamnya sendiri. Ia menegaskan, kawasan seperti Tahura Ngurah Rai bukan hanya aset ekonomi, tetapi warisan ekologis dan sosial bagi generasi Bali ke depan.

Dugaan pengalihan 82 hektar mangrove ini kini menjadi ujian serius bagi pemerintah daerah dan pusat: apakah kepentingan investasi akan kembali mengalahkan prinsip perlindungan lingkungan dan kedaulatan daerah?

Publik Bali menunggu kejelasan. Siapa yang memberi izin, dengan skema apa, dan untuk kepentingan siapa? Hingga semua itu dijawab secara terbuka, bayang-bayang “negara di balik negara” akan terus menghantui pembangunan KEK Kura-Kura Bali.

(112)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Subang Ungkap Kasus Sadomi Terhadap Anak Dibawah Umur

    Polres Subang Ungkap Kasus Sadomi Terhadap Anak Dibawah Umur

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  15  Juli  2020   Polres Subang Ungkap Kasus Sadomi Terhadap Anak Dibawah Umur   JAWA  BARAT, INDEX– Polres Subang Polda Jabar, Rabu (15/7/2020) menggelar konferensi pers kasus Tindak Pidana Persetubuhan Anak Dibawah Umur atau Perbuatan Cabul (Sodomi). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Subang Polda Jabar, AKBP Teddy Fanani, S.IK, M.H, M.M, didampingi […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 5 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Bali, Rabu  06  April  2022   Renungan  JOGER  

    • calendar_month Jumat, 27 Mei 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat   27  Mei  2022   Bertemu Presiden WTFI, Wagub Cok Ace Dukung Pelaksanaan Annual Meeting GTF 2022     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Gubernur Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyambut baik rencana penyelenggaraan Annual Meeting Global Tourism Forum 2022 di Bali pada bulan November mendatang. Hal itu diutarakannya dalam pertemuan dengan […]

  • Penguasaan Lahan Mangrove 82 Hektar Oleh BTID  : Prof. Rumawan Salain Harus Jelas dan Transparan pada Publik

    Penguasaan Lahan Mangrove 82 Hektar Oleh BTID  : Prof. Rumawan Salain Harus Jelas dan Transparan pada Publik

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  28 Januari  2026 Penguasaan Lahan Mangrove 82 Hektar Oleh BTID  : Prof. Rumawan Salain Harus Jelas dan Transparan pada Publik   Guru Besar Universitas Udayana, Prof. Dr. Ir. Putu Rumawan Salain, M.Si.,(pojok kanan) bersama ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr.(c) I Made Supartha S.H.,M.H., (no3 dari Kanan ) di kantor DPRD Bali. (ket.foto) […]

  • Polemik Jantung  WNA Australia  Hilang, IGK Kresna Budi Wakil Ketua II DPRD Bali  Desak Kemenkes ,Polda , Gubenur Koster,  Usut Tuntas

    Polemik Jantung  WNA Australia  Hilang, IGK Kresna Budi Wakil Ketua II DPRD Bali  Desak Kemenkes ,Polda , Gubenur Koster,  Usut Tuntas

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  25  September  2025 Polemik Jantung  WNA Australia  Hilang, IGK Kresna Budi Wakil Ketua II DPRD Bali  Desak Kemenkes ,Polda , Gubenur Koster,  Usut Tuntas Wakil Ketua II DPRD Bali, IGK Kresna budi   Bali,  indonesiaexpose.co.id    —  Polemik dugaan hilangnya organ jantung milik Warga Negara Asing (WNA) asal Australia yang meninggal dunia dan sempat dirawat di RSUP […]

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Tabanan, Selasa 06 September 2022 Bupati Tabanan Dukung Persatuan Membangun Krama Desa Adat Sangulan   Bali,  indonesiaexpose.co.id    – Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM secara berkesinambungan serta tiada henti-hentinya memberikan dukungan kepada masyarakat dalam melaksanakan pembangunan. Apalagi, pembangunan tersebut dilandaskan berdasarkan konsep satu jalur serta kebersamaan dan semangat gotong-royong yang tinggi […]

expand_less