Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » WPFSD 2019 , DPR Angkat  Isu Pentingnya  Ekonomi Inklusif

WPFSD 2019 , DPR Angkat  Isu Pentingnya  Ekonomi Inklusif

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
  • visibility 224
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuta,  Kamis  5  September  2019

 

WPFSD 2019 , DPR Angkat  Isu Pentingnya  Ekonomi Inklusif

World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) pada 4-5 September 2019 di Kuta-Bali,Sumber foto  Fotografer DPR RI

 

BALI,  INDEX  – DPR RI untuk ketiga kalinya menyelenggarakan forum parlemen dunia bertajuk World Parliamentary Forum on Sustainable Development (WPFSD) pada 4-5 September 2019 di Bali, yang tahun ini akan mengangkat tema ”Combating inequality through Social and Financial Inclusion”. Forum yang diinisiasi pertama kali oleh DPR RI pada tahun 2017 ini akan dihadiri oleh Ketua Parlemen dan perwakilan organisasi internasional dari berbagai negara di dunia, antara lain Ketua Pademen Portugal, Gambia, Tumor Leste, Arab Saudi, dan Presiden Inter-Parliamentary Union (|PU) Gabriella Cuevas Barron.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyoroti tingginya angka ketimpangan di antara warga dunia. Laporan Oxam International 2019 menyebutkan bahwa tahun 2018 lalu terdapat 26 orang terkaya dunia yang memiliki kekayaan bersih setara 3,8 miliar penduduk dunia.

Di sisi lain, kekayaan 2.200 miliarder dunia tumbuh 12 persen, di saat pendapatan penduduk miskin turun 11 persen. Laporan tersebut juga menyebutkan, sekitar 147 miliarder terkaya dunia mengendalikan sekitar 1 persen dari kekayaan global.

“Data lain dari Swiss Credit Suisse memaparkan antara Maret-Juni 2017 hingga Maret-Juni 2018, kekayaan orang super kaya tumbuh sebesar USD 2,5 miliar rata-rata perhari, sementara pendapatan setengah populasi penduduk dunia berkurang USD 500 juta perhari,”kata Bamsoet   di Kuta-Bali, Kamis  (5/9/2019).

Menurutnya,  data-data tersebut menggambarkan betapa ketimpangan warga dunia, khususnya dalam peluang, pendapatan, dan kemampuan, menjadi hal yang perlu kita perangi bersama.

” WPFSD merupakan forum parlemen dunia yang diinisiasi oleh DPR RI untuk fokus kepada peningkatan peran parlemen dalam pencapain Sustainable Development Goals (SDGs),” imbuh Bamsoet .

Legislator Fraksi Partai Golkar mengungkapkan, sidang WPFSD  dilakukan secara berkala setiap tahunnya, dimulai sejak tahun 2017 hingga kini dengan mengangkat berbagai tema yang menjadi perhatian dunia.

“Sebagai bagian dari implementasi fungsi Diplomasi Parlemen yang diamanahkan oleh Undang-Undang MD3, DPR RI telah menjadi bagian terdepan dari parlemen dunia dalam menyukseskan SDGs. Sidang WPFSD ke-3 ini akan membahas tentang Memerangi Ketimpangan melalui Inklusi Sosial dan Keuangan,” jelas Bamsoet.

Di sisi lain, Bamsoet menegaskan, Indonesia sangat berkomitmen terhadap suksesnya implementasi SDGs. Karena nilai yang terkandung di dalamnya sejalan dengan fokus kebijakan Indonesia dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Salah satunya, dengan memberikan akses permodalan kepada 58 juta lebih usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mempekerjakan 89 persen tenaga kerja sektor swasta, dengan berkontribusi 60 persen terhadap pendapatan domestik bruto (PDB).

“Berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga didorong mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan. Antara lain sampai dengan akhir tahun 2018 lalu, program Kredit Usaha Rakyat (KUR) mampu menyalurkan Rp 270 triliun dan menjangkau 13,24 juta debitur, pemberdayaan pelaku usaha super mikro kepada 4,93 juta nasabah kelompok perempuan prasejahtera dengan menyerap dana Rp 10,61 triliun, serta pendampingan kepada 293.295 nasabah usaha mikro kecil dengan menyerap dana sebesar Rp 21,21 triliun,” paparnya.

Selain itu, Bamsoet menambahkan bahwa capaian lain Indonesia antara lain dibentuknya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) sebagai upaya mewujudkan target Universal Health Coverage dengan pengalokasian 5 persen APBN untuk sektor kesehatan dan alokasi 20 persen APBN untuk sektor pendidikan.

“Di tahun 2019 lalu, pemerintah dan DPR RI menyiapkan Rp 123,1 triliun untuk sektor kesehatan. Dana tersebut ditingkatkan 7,4 persen menjadi Rp 132,2 triliun di tahun 2020 atau sekitar 5,23 persen dari APBN 2020. Sedangkan untuk pendidikan, ditingkatkan 2,7 persen dari Rp 492,5 triliun pada 2019 menjadi Rp 505,8 triliun di 2020,” tutup Bamsoet.

Forum yang akan dibuka oleh Ketua DPR RI H. Bambang Soesatyo, S.E., MBA ini juga akan membahas beberapa topik diskusi antara lain: peran infrastruktur dan inovasi industri dalam mendukung peluang pembangunan yang merata, bagaimana memastikan akses warga pedesaan terhadap suplai air dan sanitasi yang bersih dan sehat, serta pentingnya memperkuat kerja sama dalam mendukung keuangan inklusif.

(070)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antari Jaya Negara Support Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Penyandang Disabilitas

    Antari Jaya Negara Support Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Penyandang Disabilitas

    • calendar_month Senin, 30 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Bali, Senin 30  Agustus  2021   Antari Jaya Negara Support Pelaksanaan Vaksinasi Bagi Penyandang Disabilitas     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Ketua Tim Penggerak PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara meninjau dan mensuport pelaksanaan vaksinasi bagi penyandang disabilitas di Kelurahan Sanur Senin (30/8/2021). Dalam kesempatan itu Antari Jaya Negara mengatakan, pelaksanaan vaksin hari ini […]

  • Fakta Sebenarnya : Mayat WNA Terdampar di Pantai Sawangan, Bukan Tamu Canna

    Fakta Sebenarnya : Mayat WNA Terdampar di Pantai Sawangan, Bukan Tamu Canna

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 296
    • 0Komentar

    Badung, Sabtu  14  Pebruari  2026 Fakta Sebenarnya : Mayat WNA Terdampar di Pantai Sawangan, Bukan Tamu Canna       Bali, indonesiaexpose.co.id — Canna Klarifikasi Wisman Tewas Tenggelam Bukan Tamu Mereka, TKP di Pantai Sawangan, Kuta Selatan, Badung, Bali. Kematian seorang wisatawan mancanegara asal Tiongkok di perairan Sawangan, Kuta Selatan, Badung, memicu klarifikasi keras dari […]

  • Sehari Setelah Presiden Resmikan Bank Emas, Deposito Emas Pegadaian Kanwil VII Denpasar Tembus 47 kilogram

    Sehari Setelah Presiden Resmikan Bank Emas, Deposito Emas Pegadaian Kanwil VII Denpasar Tembus 47 kilogram

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 28 Februari 2025 Sehari Setelah Presiden Resmikan Bank Emas, Deposito Emas Pegadaian Kanwil VII Denpasar Tembus 47 kilogram   Presiden RI Prabowo Subianto saat berkunjung  di The Gade Tower (Kantor Pusat Pegadaian), Jakarta, Rabu (26/2/2025).(foto/hms)   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Presiden RI Prabowo Subianto belum lama ini telah meresmikan Layanan Bank Emas Pegadaian (BSI) […]

  • Puncak Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit di Parahyangan Kantor Bapenda Kota Denpasar Berlangsung Khidmat.

    Puncak Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit di Parahyangan Kantor Bapenda Kota Denpasar Berlangsung Khidmat.

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa  17   September   2024 Puncak Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit di Parahyangan Kantor Bapenda Kota Denpasar Berlangsung Khidmat.   Suasana Puncak Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit di Parahyangan Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar bertepatan dengan Purnama Sasih Katiga pada Selasa (17/9/2024). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Setelah melalui […]

  • Tirta  Moedal 

    Tirta  Moedal 

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 299
    • 0Komentar

    Jawa Tengah , Minggu 03 Agustus 2025 Tirta  Moedal

    • calendar_month Sabtu, 11 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Jakarta, Sabtu  11  September  2021   Raih Sukses Pada Usia 50an, Para Perempuan Ini Tampil Percaya Diri di Kancah Perpolitikan     Siapa bilang usia jadi halangan untuk meraih cita-cita? Tidak ada kata terlambat untuk kesuksesan. Perempuan-perempuan berikut ini membuktikan bahwa usia bukan alasan untuk berhenti berjuang meraih impian. Baru-baru ini, majalah Forbes merilis daftar […]

expand_less