Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » “Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh” XL Axiata – Kementerian Agama RI Kerja Sama Bantu Pelajar Madrasah

“Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh” XL Axiata – Kementerian Agama RI Kerja Sama Bantu Pelajar Madrasah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa   15 September 2020

 

“Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh”

XL Axiata – Kementerian Agama RI Kerja Sama Bantu Pelajar Madrasah

Direktur Kurikulum, Sarana Prasarana, Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, Dr. H. A. Umar, MA (kiri) bersama Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto (kanan) pada penandatanganan nota kesepahaman tentang pemanfaatan layanan telekomunikasi dan informasi untuk mendukung program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh di Jakarta, Senin (14/9/2020). Program ini diharapkan bisa menjangkau 9,5 juta pelajar di lebih dari 74 ribu madrasah, swasta dan negeri, di seluruh Indonesia.

 

JAKARTA,  INDEX  –   PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag), meluncurkan program “Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh” yakni program untuk pengembangan pendidikan para pelajar madrasah. Melalui program ini, kedua pihak memberikan bantuan sarana akses internet bagi para pelajar madrasah agar dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi. Penandatanganan nota kesepahaman untuk kerja sama ini berlangsung di Jakarta, Senin (14/9/2020).

 

“Kami sangat berterimakasih kepada XL Axiata atas kepeduliannya kepada siswa madrasah di seluruh Indonesia. Pada saat masa pandemic Covid-19 ini, anak-anak kita membutuhkan banyak dukungan khususnya koneksi intenet agar bisa mengikuti PJJ dengan baik. Semoga kerja sama ini bermanfaat untuk semua pihak, terutama anak-anak kita para pelajar madrasah di seluruh Indonesia,” tutur  Direktur Kurikulum, Sarana Prasarana, Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI, Dr. H. A. Umar, MA kepada  indonesiaexpose.co.id melalui siaran tertulisnya, Selasa (15/9/2020)malam.

 

Dr. H. A. Umar, MA menambahkan, pihaknya berharap program bantuan yang diinisiasi bersama XL Axiata bisa menjangkau hingga lebih dari 74 ribu madrasah dengan 9,5 juta pelajar baik madrasah negeri maupun swasta di seluruh Indonesia. Selain masalah terkait daya beli pelajar atau orang tua mereka terhadap kuota data, banyak di antara madrasah tersebut berada di pelosok-pelosok daerah yang juga sulit mendapatkan sinyal seluler dan internet. Untuk itu pihaknya berharap kerjasama dengan XL Axiata bisa membantu mengatasi persoalan ini.

 

Sementara itu, Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto mengatakan, setelah sebelumnya kami bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, termasuk dengan Ditjen Dikti, kini kami mendukung Kemenag sebagai penyelenggara pendidikan madrasah.

 

” Kami tetap konsisten untuk terus mendukung dunia pendidikan Indonesia, termasuk pendidikan madrasah. Apalagi di masa pandemi ini, dunia pendidikan khususnya guru dan siswa sangat membutuhkan sarana akses internet untuk melakukan PJJ. Sebagai operator seluler dan penyedia layanan internet, kami tentu tidak bisa tinggal diam. Kami berkomitmen untuk secara maksimal melaksanakan amanah ini agar proses belajar mengajar di madrasah bisa tetap berjalan. Kami berharap semua siswa dan guru madrasah di Indonesia memiliki kesempatan belajar yang sama dan unggul di kemudian hari,” tambahnya.

 

Menurut Feby Sallyanto melalui kerja sama ini, XL Axiata akan menyalurkan bantuan berupa kartu SIM gratis kepada para pelajar madrasah. Masing-masing kartu SIM sudah terisi kuota 30GB yang bisa mereka manfaatkan selama dua bulan. Mekanisme penyaluran bantuan akan dilakukan dengan cara pendistribusian kartu SIM kepada madrasah di seluruh Indonesia.

 

Kuota itu bisa mereka gunakan untuk akses aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan oleh guru untuk mengirimkan bahan pelajaran atau tugas selama PJJ, yaitu Microsoft Teams, Zoom, Google Meet, Google Hangout, serta Google Classroom. Selain itu, dengan kuota gratis tersebut para pelajar madrasah juga bisa memakainya untuk mengakses bahan pendukung pelajaran yang ada di aplikasi e-learning madrasah, aplikasi Udemy, Ruang Guru, Zenius, dan Sekolahmu. Kuota itu pun juga bisa mereka gunakan untuk mendapatkan materi belajar yang tersediakan di madrasah berbagi yang ada di website https://elearning.kemenag.go.id/madrasahberbagi, Rumah Belajar Kemendikbud yang ada di website https://belajar.kemendikbud.go.id dan Spada Indonesia Kemendikbud di https://spada.kemdikbud.go.id atau https://lmsspada.kemdikbud.go.id/.

 

“Untuk mendukung program bantuan akses internet bagi dunia pendidikan Indonesia ini, XL Axiata juga telah menyiapkan jaringan internet cepat 4G di seluruh wilayah layanan. Langkah-langkah memastikan penyediaan jaringan data berkualitas bagi dunia pendidikan ini merupakan bagian dari penyediaan jaringan berkualitas yang XL Axiata upayakan untuk mendukung dan melayani pelanggan agar tetap produkti selama pandemi meskipun harus bekerja dan bersekolah dari rumah,” lanjut Feby Sallyanto.

 

Jaringan telekomunikasi dan data XL Axiata saat ini didukung oleh total lebih dari 139.000 BTS, termasuk lebih dari 49.000 BTS 4G. Layanan 4G kini telah tersedia di 456 kota/kabupaten dan akan terus bertambah seiring dengan pembangunan jaringan yang masih berlanjut. Selain itu, XL Axiata juga terus melanjutkan program fiberisasi pada jaringan data guna memaksimalkan kualitas layanan data dan internet.

(008)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Bali, Senin  08  November  2021   Renungan  JOGER  

  • Terkait Ubur-Ubur Blue Bottle di Pantai Sanur, Dinas Perikanan Sebut Fenomena Tahunan, Imbau Masyarakat Lebih Waspada

    Terkait Ubur-Ubur Blue Bottle di Pantai Sanur, Dinas Perikanan Sebut Fenomena Tahunan, Imbau Masyarakat Lebih Waspada

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Denpasar,   Kamis  14  September 2023 Terkait Ubur-Ubur Blue Bottle di Pantai Sanur, Dinas Perikanan Sebut Fenomena Tahunan, Imbau Masyarakat Lebih Waspada   Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, Ida Bagus Mayun Suryawangsa   Bali,  indonesiaexpose.co.id   –  Fenomena munculnya ubur-ubur beracun atau yang dikenal dengan Ubur-Ubur Blue Bottle di Kawasan Pantai Sanur menjadi perhatian serius […]

    • calendar_month Jumat, 19 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  19  Maret  2021   Polri dan KPI Bahas Persiapan Hari Penyiaran Nasional     JAKARTA, indonesiaexpose.co.id  –  Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) melakukan audiensi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diwakili oleh Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono. Ada beberapa hal yang dibahas pada kesempatan itu diantaranya peringatan Hari Penyiaran Nasional tanggal 28 […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  29  Januari  2026 Renungan JOGER

    • calendar_month Senin, 7 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Jakarta,  Senin  07  Maret  2022

  • Utamakan Protokol Kesehatan, Periode Mei Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali Layani 268 Ribu Penumpang

    Utamakan Protokol Kesehatan, Periode Mei Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali Layani 268 Ribu Penumpang

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Mangupura, Jumat 4 Juni 2021   Utamakan Protokol Kesehatan, Periode Mei Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali Layani 268 Ribu Penumpang     Bali, indonesiaexpose.co.id  – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali sepanjang bulan Mei 2021 telah melayani 268.540 penumpang dan 2.343 pesawat udara, dengan tetap konsisten terhadap penerapan protokol kesehatan. […]

expand_less